NovelToon NovelToon
Takdir Hidupku

Takdir Hidupku

Status: tamat
Genre:Hamil di luar nikah / Tamat
Popularitas:28.5k
Nilai: 5
Nama Author: Kristina dinata

Bercerita tentang seorang gadis yang bernama Alia yang tidak sengaja mengenal laki-laki asing dalam sebuah kecelakaan membuatnya dirinya jadi hamil karna suatu kehilafan. Ibu dari Alia tidak terima anaknya hamil dari lelaki asing yang tidak di kenalnya itu sehingga ia membuang Bayi Alia di panti asuhan.

Hingga akhirnya bayinya di adopsi oleh ayahnya sendiri namun sang ayah tidak tau kalau itu adalah anaknya sendiri.

Berbagai Peristiwa kelam dan berbagai konflik yang dialami Alia dalam perjuangannya menemukan Bayinya.

Akankah ia bertemu dengan anaknya kembali dan dapatkah ia bersatu dengan pria yang merupakan ayah dari anaknya yang sengaja di buang ibunya itu. Temukan jawaban selengkapnya di dalam cerita berikut 👉 Takdir hidupku.

Selamat membaca semoga suka dan dapat menghibur para Reader tercinta.
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian, untuk sesama author Like, Komen, Subscribed dan beri hadiah agar bisa saling mendukung.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kristina dinata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ternyata Bayu sudah pulang

Sinta merasa bersalah telah meninggalkan Bayu ia mencari-cari Bayu ketempat les ya namun tempat les tersebut sudah tutup anak-anak sudah pulang samua. Bara juga sudah tidak ada sana. Sinta pun menemui satpam untuk bertanya tentang Bayu.

"Maaf Pak, apa anda melihat anak saya Bayu?" tanya Sinta.

"Tidak ada Buk, semua anak-anak sudah pulang semua di jemput orang tuanya masing-masing," jawabnya.

Sinta tambah panik ia pun menangis dan segera mengajak Jodi untuk mencari Bayu.

"Anak aku hilang Jod, kita harus lapor polisi," ucap Sinta sugukan.

"Tenang Sin, tenang...!" ujarnya.

"Bagaimana aku bisa tenang Jod, Bayu gak ada aku harus bagaimana, kemana lagi kita akan mencarinya?" Sinta merasa sangat panik sudah banyak tempat mereka datangi namun tidak menjumpai Bayu.

"Tolong Sinta! kamu jangan panik, aku jadi ikutan panik nih, kita tanyakan pada Danu atau Tante Lisa dulu siapa tau mereka sudah menjemputnya."

"Iya kamu benar Jod, aku telpon Mas Danu dulu," ujar Sinta menimpali.

Setelah menelpon Danu bukannya di sambut baik oleh Danu, malah ia marah pada Sinta kenapa terlambat menjemput Bayu. Sinta semakin menagis Danu marah-marah menyalahkannya. Melihat Sinta histeris Jodi kembali menelpon Danu.

Danu pun langsung menjawab telpon Jodi.

📞"Danu maaf, tolong jangan marah pada Sinta. Aku yang salah Dan... aku yang mengajak Sinta melihat proyek. Tolong kamu tenang ya Dan... aku akan berusaha mencari anakmu. Kamu tenang saja tidak usah panik," ujar Jodi.

📞"Jika terjadi hal yang tidak diinginkan pada anakku maka kalian berdua yang harus tanggung jawab!" ancam Danu emosi. "Aku akan segera pulang!" Danu menutup ponselnya.

Jodi ikutan panik saat Danu menyalahnya juga. Lalu ia mengajak Sinta melapor ke polisi saat itu juga.

Saat di kantor polisi...

Sinta dan Jodi melaporkan anak nya Bayu yang telah hilang di tempat Lesnya dua jam lalu. Dengan alasan telat menjemput sang anak.

Polisi menjelaskan pada Sinta anak tersebut belum bisa di pastikan hilang karna waktu nya belum lama. Korban boleh dikatakan hilang setelah 24 jam tidak pulang ke rumah dan belum di temukan.

"Sebaiknya ibu jangan gegabah dan panik dulu, barangkali anak Ibu sudah ada yang menjemputnya atau pergi dengan pihak keluarga atau temannya bisa jadi kan?" ujar Pak polisi.

Sinta terdiam mendengar ucapan Pak polisi ada benar nya juga. Ia berharap mamanya yang sudah menjemput Bayu.

Jodi memberi saran pada Sinta untuk mendatangi beberapa teman Bayu dan orang tua Sinta juga. Mereka telah menelpon Lisa beberapa kali namun ponsel Lisa tidak aktiv dari tadi. Sinta semakin mengkuatirkan Bayu.

Hari sudah sore Bayu belum di temukan. Mereka sangat ketakutan berharap Bayu baik-baik saja. Setelah mereka lelah tidak tau kemana lagi akan mencari Bayu akhirnya Jodi mengantarkan Sinta pulang. Jodi sudah tidak tahan melihat Sinta terus-menerus menangis. Ia pun mengantarkan Sinta pulang.

Ternyata Danu juga baru sampai di rumah ia berpapasan dengan Danu di halaman pintu gerbang rumah mereka. Danu mendahului mereka. Saat sudah sampai di halaman rumah Danu langsung keluar dari dalam mobilnya memarahi mereka berdua.

"Darimana saja kalian! apa Bayu sudah di temukan?" ujar Danu memandang sinis ke arah Jodi dan Sinta.

"Kami sudah mencari-cari Bayu. Mas, hingga sore ini kami juga sudah lapor polisi tapi belum juga ada kabar kami belum menemui Bayu," ujar Sinta tampak sedih dan ketakutan.

Danu pergi meninggalkan Sinta dan Jodi bergegas masuk rumah. "Ma... Mama... Mama... Bayu tidak ada bersama Sinta Ma...? Apa mama yang menjemputnya di tempat Les?" seru Danu.

Lisa keheranan melihat Danu teriak-teriak karna ia sedang bermain bersama Bayu.

"Papa...! teriak Bayu. Ia angsung berlari ke arah Danu.

"Kamu kenapa teriak-teriak sih Danu?" tanya Lisa.

"Sinta memang belum pulang, mungkin sebentar lagi pulang."

Bayu Papa kira kamu sudah hilang Nak... Papa sangat mengkuatirkan mu Sayang Danu terus menciumi putranya. Bayu dan Lisa jadi keheranan melihat sikap Danu.

"Ini sebenernya ada apa Danu? tanya Lisa masih tidak mengerti "siapa yang hilang?"

Sinta pun masuk saat mendengar suara Bayu ia berlari menuju ruang tengah tempat di mana Bayu dan Danu masih berpelukan.

Sinta menjadi lega melihat putra semata wayangnya ternyata ada di rumah.

"Bayu... kamu sudah pulang Nak... siapa yang menggambarkan kamu Sayang?"

"Tante cantik Ma... tadi Bayu tunggu Mama lama

Lalu Tante cantik datang, ia pun mengajak Bayu pulang."

"Perempuan itu lagi!" cetus Sinta memanas.

"Tante cantik? siapa dia Bayu?" tanya Danu heran.

"Dia orang yang selalu menemui Bayu akhir-akhir ini Mas, aku juga tidak tau maksud perempuan itu apa. Sepertinya ia akan menghancurkan kebahagian kita Mas...," lirih Sinta menghampiri anak dan suaminya.

"Kita harus selidiki siapa dia?" ujar Lisa menambahkan.

"Bayu kenapa melakukan nya lagi? harus berapa kali lagi mama bilang padamu jangan temui dia lagi! Sinta menangis melihat Bayu sudah melanggar perintahnya. Sinta takut wanita itu akan mencelakai Bayu.

"Mama jahat... marahin bayu! Bayu benci Mama... Tante cantik kan orang nya baik kenapa Bayu harus jauhi dia." Bayu berlari masuk ke kamarnya.

Sinta merasa bersalah telah membuat Bayu kesal padanya. Danu mengejar Bayu dan mengetuk pintu kamar Bayu.

"Bayu... buka pintunya Nak... Papa ingin bicara!" ujar Danu lembut.

"Papa mau bicara apa! apa Papa juga mau suruh Bayu untuk menjauhi Tante cantik?" ucapnya sambil menangis.

"Tidak Sayang, Papa ingin bicara tentang Tante cantik itu." Danu merasa penasaran dengan orang yang disebut Danu Tante cantik itu.

Bayu membukakan papanya pintu.

"Mama juga mau masuk Sayang...," ujar Sinta.

"Mama gak boleh masuk! cuma Papa yang boleh masuk," Sinta menyandar di depan pintu. Setelah Danu masuk Bayu menutup kembali pintunya tidak menginginkan Sinta masuk.

Sinta jadi kesal. Lisa di menenangkan nya dan menyuruhnya untuk istirahat saja.

Danu bertanya tentang wanita yang disebut Bayu Tante cantik itu. Bayu pun menceritakan pertama kali ia berjumpa dengan wanita itu. Danu tertegun mendengar cerita Bayu timbul rasa penasarannya ingin menjumpai wanita itu.

"Bayu... apa Papa boleh bertemu dengan Tante Cantik itu?" tanya Danu.

"Boleh kok Pa, setiap hari saat Bayu istirahat Tante itu selalu menemui Bayu dia membawakan Bayu makanan dan kami makan bersama setiap hari Pa," jelas Bayu.

Danu menarik napas panjang ingin marah namun tidak tega melihat putranya karna sudah berani bergaul dengan orang asing. Siapa gerangan orang tersebut jika dia berniat jahat pada Bayu kenapa tidak dari awal ia lakukan nya ini benar-benar aneh apa maksud dari semua ini, siapa dia sebenarnya? Danu membatin.

Bayu terus bercerita tentang Alia ia juga memamerkan beberapa mainan pemberian Alia pada Papanya. Danu melihat mainan itu bukan mainan murahan. Ia berpikir pasti ada misteri di balik kebaikan orang itu. Ia jadi bingung sendiri. Besok ia bertekad akan menyelidiki siapa wanita misterius itu.

1
Serlyoktva
Melahirkan adalah sakit yang tak bertahankan bertaruh jiwa untuk melihat sang anak
Serlyoktva
Gimana ceritanya ini kok gak kenal bapaknya?
Rini Antika
Semangat terus ya, iklan untuk cerita yang bagus ini, 💪💪
Rini Antika
Aku sedih baca endingnya, semoga selalu bahagia Alya, kasih Bayu adik juga, 😍😍
Rini Antika
masih aja nenek lampir sirik
Rini Antika
bagus deh kalau Alya sama Arif, mereka cocok sama sama baik dan dermawan
@Kristin: Iya cocok banget
total 1 replies
Rini Antika
semangat terus Mak
@Kristin
Wkwkwkwk ada2 saja tangan 🤭😂
Rini Antika
Semangat terus Mak iklan untukmu
Rini Antika
kasihan bgt sih Alya..
Rini Antika
kenapa Danu nya jd Daun Mak? 🙈
Rini Antika
halah dasar buaya buntung
@Kristin
ancorek 🤦
@Kristin
garasi maksudnya 😂
Rini Antika
kamu tega banget sih Danu bicara seperti itu
Rini Antika
mobil danu kok muat ya masuk bagasi? 🤭✌️
Rini Antika
semangat terus Mak, iklan untukmu
Rini Antika
ngomong aja km kangen Rif, 🤭
Rini Antika
itu harga yg harus kamu bayar Pak Arman..
Rini Antika
terus kemarin" Ayah kmn saja sampai lupa Anak istri? Ayah udah puas ya senang" sama selingkuhan? 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!