NovelToon NovelToon
MENCINTAIMU DALAM DIAM

MENCINTAIMU DALAM DIAM

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: Karlina Sulaiman

SEASON 1

Tentang Azzahra yang memiliki kehidupan rumit dan dicintai banyak laki-laki sampai hampir kehilangan nyawa.

SEASON 2

Tentang kehidupan Azzahra setelah menikah dan kehidupan kakaknya yang telah mendapatkan jodohnya masing-masing. Juga cerita laki-laki yang mendapat cinta tulus dari wanita lain setelah patah hati karena Azzahra.

SEASON 3

Tentang perjuangan cinta Azam dan Aisha dengan anak-anak dari sahabat orangtua mereka.

Penuh suka duka, juga perjuangan yang kuat dan tangguh dari mereka.

***

Ig. Karlina_sulaiman

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Karlina Sulaiman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18

"Mana ada hewan mati di do'a in?" tanya Kak Arvie. Kemudian memperhatikan Azzahra yang kelihatan gelisah di sampingnya.

"Ya pokok nya jawab aja!" timpal Kak Azmy.Kak Azmy juga melihat tingkah aneh Azzahra.

"Jawabannya mungkin Semut." ucap Kak Arta.

"Apa ya Kak?, Azzahra nggak tau." ucap Azzahra. Azzahra yang merasa di perhatikan dua pemuda itu langsung bersikap normal lagi.

"Nyerah apa pasrah?, aku kasih huruf depannya deh, jadi huruf depannya itu N, coba tebak!" ucap Kak Azmy masih tetap memperhatikan Azzahra.

"Nyerah aja deh Kak, Azzahra bingung."

"Ya Allah ini kepala Azzahra kenapa masih sakit, padahal Azzahra udah minum obat."

"Gue nyerah." ucap Kak Arta, yang juga menyadari kalau Azzahra tidak seperti biasanya.

"Gue juga nyerah lah."ucap Kak Arvie kemudian merangkul bahu adiknya.

"Kok pada nyerah sih?, pada males mikir ya?, jadi jawabannya itu Nyamuk."

"Kenapa jawabannya Nyamuk Kak?"ucap Azzahra menghindari tatapan mata kakaknya.

"Biasanya kan orang kalau bunuh Nyamuk pasti di tepuk kan, abis itu tangan mereka di buka layaknya orang berdoa."

Kak Arvie dan Kak Arta tidak memperhatikan penjelasan dari Kak Azmy, mereka malah fokus memperhatikan Azzahra.

"Elah, gue di kacangin dari tadi."

Azzahra meremas ujung kemeja kakaknya, Azzahra merasakan sakit di kepalanya seakan ada sesuatu yang memaksa masuk ke dalam otaknya.

"Kamu kenapa De?" tanya Kak Arvie.

"Aku nggak papa kok Kak, oh iya Kak tolong pesenin tiket ke Singapura ya, kalau bisa buat penerbangan besok." ucap Azzahra tiba-tiba.

"Mau ngapain kamu ke sana sayang?, Umi sama Abi sekarang lagi ke Australia lho."

"Azzahra punya urusan di sana Kak."

"Gimana kalau Azzahra ke Singapura nya bareng Kak Arta aja, kebetulan besok kakak juga mau ke Singapura karena ada beberapa urusan di sana, besok naik Jet punya kakak ya." tawar Kak Arta padahal sebenarnya ini hanya alasannya saja supaya Azzahra mau di temani.

"Boleh deh Kak." ucap Azzahra.

***

Keesokan paginya Azzahra dan Kak Arta sudah sampai di Bandara Internasional Dubai.

Jet telah menunggu mereka, setelah bersalaman dengan kakaknya Azzahra dan Kak Arta segera naik ke dalam pesawat, lima menit kemudian pesawat pun lepas landas.

Azzahra duduk di kamar di dalam jet itu, kamar yang sangat mewah. Saat Azzahra hendak istirahat terdengar pintu kamarnya di ketuk.

"Tok... tok... Azzahra ini Kak Arta, apa kakak boleh masuk?" ucap Kak Arta dari luar.

"Iya Kak boleh masuk aja.

Kak Arta pun masuk kemudian duduk di ranjang tepat di samping Azzahra. Kak Arta merasa ada yang janggal dari Azzahra.

"Kamu ke Singapura sebenarnya mau ngapain?, kakak nggak percaya kalau itu masalah pekerjaan kamu." ucap Kak Arta.

"Kenapa Kak Arta tanya seperti ini sih, Azzahra harus jawab apa Ya Allah, kalau bohong takut dosa kalau jujur kan bahaya."

Azzahra tidak menjawab dan hanya diam sambil memperhatikan pria yang duduk di sampingnya itu.Azzahra sangat dekat dengan Kak Arta semenjak delapan tahun lalu.

"Kenapa diam aja, jawab dong, kakak nggak mau ya kamu bohongin kakak." ucap Kak Arta lagi.

Azzahra enggan menjawab, tapi dia juga penasaran tentang kejadian delapan tahun lalu, dia akan memberitahukan kepada Kak Arta tapi dia akan bertanya terlebih dulu.

Azzahra meraih tangan Kak Arta kemudian berlutut di lantai dan meletakkan tangan Kak Arta di atas kepalanya.

"Azzahra kamu ngapain?, ayo berdiri!"

"Azzahra nggak mau berdiri Kak. Kak Arta sebelum Azzahra jawab pertanyaan Kakak, tolong Kakak jawab dulu pertanyaan Azzahra."

"Kamu mau tanya apa?, kakak bakal jawab tapi kamu bangun dulu, kalau kamu nggak mau bangun kakak nggak mau jawab."

Azzahra nurut, dia duduk di samping Kak Arta namun dia menggengam tangan lelaki itu dengan erat seperti seseorang yang sangat serius dengan permohonannya.

"Kak sebenarnya apa yang terjadi sama aku delapan tahun lalu, atau bahkan sepuluh tahun lalu, aku nggak pernah bisa ingat kejadian di masa lalu aku. Dan bekas luka di kepala aku, aku yakin itu bukan karena terbentur meja tapi karena sesuatu yang lain. Aku mohon Kakak kasih tau aku."

Kak Arta tidak pernah mengira kalau gadis itu akan menanyakan masalalunya yang telah di tutup rapat oleh keluarganya.Namun kalau dia tidak di beritahu dan malah tau dari orang lain pasti dia akan sangat kecewa terhadap keluarganya.

Kak Arta siap menerima konsekuensi yang akan dia dapatkan dia lebih memilih di hukum daripada nantinya akan membuat gadis ini kecewa.

"Azzahra apa serius mau tau?" tanya Kak Arta memastikan.

"Azzahra serius Kak." ucap Azzahra sambil menganggukkan kepalanya.

"Apa kamu ingat kalau dulu kamu pernah depresi?"

"Azzahra nggak ingat, bahkan Azzahra nggak tau kalau dulu aku pernah depresi.Tapi kalau dulu memang aku depresi apa hubungan depresi aku sama masa lalu aku yang lain Kak?"

"Azzahra dulu kamu depresi berat tepatnya sepuluh tahun lalu, kamu depresi selama dua tahun, dan ini yang menyebabkan luka di kepala kamu."

"Jadi benar Kak, kalau luka di kepala Azzahra bukan karena terbentur meja?"

"Luka kamu bukan karena terbentur meja memang benar."

"Jadi luka Azzahra karena apa?"

"Sebelum kakak cerita tentang luka kamu , kakak mau cerita penyebab depresi kamu dulu."

"Kak Azzahra nggak nyangka kalau dulu Azzahra pernah depresi."

"Azzahra dengerin kakak ya, masalah sebesar apapun dalam hidup kamu, kamu nggak boleh sampai putus asa. Kamu punya Tuhan yang jadi penolong kamu, kamu masih punya kekuarga kamu yang sayang sama kamu."

"Aduh Kak, mules kepala Azzahra tau."

"Kamu enak mules di kepala, kalau kakak pusing ini perut belum sarapan udah di kasih banyak pertanyaan kaya narasumber."

"Emang ada ya orang pusing di perut?"

"Ada, buktinya barusan kakak bilang kalau kakak pusing di perut kan."

"Oh gitu ya Kak?"

"Hmmm."

Azzahra sebenarnya sangat penasaran dengan kelanjutan cerita Kak Arta, namun Azzahra belum siap untuk mengetahui itu.

Tadi Azzahra hanya ingin tau saja tentang kebenaran di masa lalu tapi setelah tau kalau memang masa lalunya ada hal yang ganjil. Azzahra memutuskan untuk tidak mengetahuinya dulu.

"Kak nikah yuk." ucap Azzahra tiba-tiba.

Kak Arta menoyor kepala gadis di depannya itu karena kalau bicara suka ngawur.

"Kalau ngomong suka ngawur kamu ya."

"Aduh sakit tau kak." Azzahra mengusap-usap kepalanya.

"Haha... tapi boleh juga sih kalau kamu minta kakak nikahin sekarang. Tapi lebih baik nikahnya entar, malam pertamanya aja dulu." ucap Kak Arta bercanda.

"Dasar mesum."

"Hahahaha... habis kamu tuh aneh, kalau bercanda suka ngawur."

"Maafin Kak."

"Nggak papa, sekarang usiamu dua puluh tahun kan, lima tahun lagi kakak lamar mau?"

"Lamar jadi apa dulu?"

"Jadi ibu anak-anak ku."

"Hahahaha Kak udah ah capek ini Azzahra nggak mau ngelanjutin baca naskahnya."

"Ya elah, kakak kan cuman minta tolong sebentar buat nyoba naskah kakak bagus nggak."

Hayo pada bingung ya, jadi tadi itu.

***

Setelah bilang kalau perutnya pusing Kak Arta memberikan sebuah naskah kepada Azzahra agar gadis itu mempraktikan bersamanya.

Naskah itu merupakan naskah sebuah film yang sedang dalam rencana prosesnya, film buatan Kak Arta.

Jadi Azzahra menyetujuinya dan author ini mengambil cuplikan dari naskahnya yang isinya si cewe ngajak nikah sama cowoknya.

#Mohon maaf kalau ceritanya kurang menarik tapi memang authornya begini sih...

#Jangan lupa like all episode, komen, rate and vote nya, Terima kasih and love you all😘

1
Yuliana Hartini
Thor msh sekolah gimana bagi waktu utk belajar dan nulis karyanya semoga tdk terganggu ya sekolahnya semangat terus ya 👍😃
Yuliana Hartini
Saya selalu semangat membacanya semoga thor semangat juga 👍😃
Yuliana Hartini
Sorry thor jawaban suka2 gue boleh sja, tp bisa nggak yg agak lembut dikit 👏👍
Yuliana Hartini
Lanjut thor tolong biar enak yg baca jalan ceritanya lebih tersusun rapii ya dn semangat trus 👍😃😃
Nana Bati
bagus banget ceritanya walaupun awalnya agak membingungkan.... lanjoooot thor 👍👍👍
Nana Bati
bahagia ....ternyata Allah maha baik diatas kegundahan Azzahra dia dititipkan janin yg sedang berkembang dirahimnya smp 9 bln.. lanjut thor 👍👍👍
Nana Bati
seruuuuu.... semoga endingnya membahagiakan... semangat thor 👍👍👍👍👍
imam zulkifli
sadar dong azahra
᪙ͤæ⃝᷍𝖒ᵗᵃʳⁱ♡⃝𝕬𝖋🦄❁︎⃞⃟ʂᶬ⃝𝔣🌺
cerita ny bgus ka...sllu bikin para readers ketawa
aku joker
semangat thor
Rinjani
happy happy walau jalan nya sendat2
Rinjani
🥰🥰🥰🥰🥰🤪🤪❤❤❤🤭🙏🙏🙏🙏
Rinjani
gatol MP
Rinjani
sedih trus..kok Azhara apes trusss seh Thor ...thor dihhh kok buat susah trusss😭😭
Rinjani
Azmy gila kok malah nyulik Azhara krn cinta di tolak🤭🤭🥰
Rinjani
Arta drh
Rinjani
ini cerita org Dubai yg anak hilang di sadur apa gmn nih apa hanya ngarang aja🤭🤭🤦‍♀️🙏
Rinjani
Arya kakak yg hilang yaa Azhara adik bungsunya
Rinjani
siapa Arya ya apa kakak Arvie dan Azharra
Rinjani
ceroboh ibu kok kayak anak2 yg minta mainnan ya namanya bukan zaman siti nurbaya u nikah paksa..kayak kekurangan laki🤭🤭🤦‍♀️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!