Tidak pernah terbayang sebelumnya. Lelaki yang dulu sangat mencintainya kini berubah drastis setelah pernikahan terjadi.
Pernikahan yang seharusnya penuh kebahagiaan justru berbanding terbalik dari angannya selama ini.
Tidak tau mengapa suaminya tiba-tiba bersikap dingin terhadapnya. Bahkan di malam pertama mereka suaminya meninggalkannya begitu saja.
Suamiku Membenciku....
Follow Akun Ig saya: lisa_gultom
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elizabetgultom191100, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kebohongan Kedua
“Kamu ada masalah sama Arian?” tanya Kak Angel menatapku intens. Aku tersentak mendengarnya, kenapa Kak Angel tiba-tiba menanyakan hal itu, pikirku. Sudah dua orang menanyakan hal yang hampir sama keluargaku, dan lagi-lagi aku tidak bisa menjawabnya. Aku hanya bisa terdiam, pikiranku mati-matian memikirkan alasan yang tepat agar mereka tidak curiga.
“Maksud Kakak apa?” Aku bertanya dengan jantung yang berdebar, aku takut Kak Angel mengetahui sesuatu tentang rumah tangga kami.
“Kamu ada masalah sama adik Kakak? Kakak serius Ra.” Kak Angel menatapku dengan serius, membuatku semakin gugup.
“Kak Angel apaan sih, emang aku ada masalah apa sama Mas Arian? Kami baik-baik aja kok, nggak ada masalah apa-apa.” Aku mencoba menjawab dengan wajah biasa saja.
“Bener?” Kak Angel menelisik wajahku, berusaha melihat kebohongan di sana.
“Iya benar. Emang kenapa sih Kak Angel nanya gitu?”
“Kakak lihat selama beberapa hari setelah pernikahan kalian, Kakak merasa aneh sama Arian.” Jelas Kak Angel masih menatapku.
“Ma maksud Kakak a aneh gimana?” Aku mulai tidak dapat menyembunyikan kegugupanku.
“Akhir-akhir ini Kakak sering lihat Arian melamun.” Sentak Kak Angel tiba-tiba membuatku gelagapan.
“Ma masa sih Kak, perasaan Kakak aja kali.” Aku berusaha menunjukkan wajahku senetral mungkin.
“Nggak mungkin Ra, Arian nggak biasanya seperti itu. Kamu jujur aja deh Ra, kamu ada masalah sama Arian kan?”
“Sumpah Kak, rumah tangga kita baik-baik aja kok. Kalau Kakak nggak percaya tanya aja sama Mas Arian.” Ucapku dengan penuh keyakinan. Kak Angel tidak membantahku lagi setelah itu, walaupun wajahnya terlihat belum yakin. Mungkin dia tidak ingin terlalu ikut campur dalam rumah tanggaku.
“Kamu nggak bohong kan Ra?”
“Iya Kak. Kami baik-baik aja kok.”
“Ya sudah, Kakak minta maaf ya, mungkin Kakak terlalu ikut campur sama rumah tangga kamu. Tapi Kakak nggak ada maksud apa-apa kok, Kakak cuma takut terjadi apa-apa sama rumah tangga kalian.” Kak Angel menjadi merasa bersalah.
“Aku mengerti Kak.” Jawabku tersenyum Aku bernafas lega karena bisa meyakinkan Kak Angel.
Setelah percakapan kami selesai, aku naik ke lantai atas kamarku dan Mas Arian. Ketika melewati ruang keluarga, di sana sudah tidak ada orang. Sampai di kamar, ternyata Mas Arian juga belum ada di sana, mungkin sedang di bawah pikirku.
Author POV
Di taman belakang terlihat dua pemuda tampan sedang duduk berhadapan, di sebuah gazebo dekat kolam renang.
“Gimana perkembangan cabang baru perusahaan Kakak?” Tanya Arian sembari menyesap kopi buatan pelayan. Kedunya terlihat sedang bicara serius, jika hanya berdua seperti ini mereka pasti membahas hal berbau pekerjaan, dan jauh dari guyonan mesum Angel dan Ricko.
“Sejauh ini baik-baik saja. Bahkan terkesan memberikan keuntungan besar.” jJawab Kak Ricko. Ricko memang menjalankan perusahaan keluarganya sejak masih muda. Berkat kerja kerasnya selama ini beserta dukungan dari istrinya, Angel, akhirnya perusahaannya semakin berkembang pesat.
“Aku salut dengan Kakak, sudah memiliki istri dan anak tapi masih bisa bekerja dengan komitmen yang kuat. Biasanya kalau sudah menikah orang-orang kebanyakan malah melupakan mimpi besarnya.” Puji Arian, karena memang benar adanya.
“Aku memang mengakui hal itu, tapi semua ini tidak luput dari dukungan Kakakmu juga. Dia selalu memberikanku semangat dan dorongan untuk menjalankan perusahaan. Tanpa Angel aku tidak akan bisa mencapai kesuksesan ini.” Ricko membayangkan wajah istri tercintanya, yang selama ini ada di sampingnya. “ Ternyata pepatah yang mengatakan, Dibalik pria sukses ada selalu ada wanita hebat di belakangnya.” Jelas Ricko.
Arian mengangguk, membenarkan ucapan Ricko.
“Lalu, bagaimana denganmu, kamu pasti bahagia dengan pernikahanmu. Mengingat Shara adalah wanita baik-baik, juga memiliki hati yang tulus sampai membuatmu tergila-gila dengannya.”
Arian mengangkat sudut bibirnya, “Kakak benar, aku bahagia bersamanya.” Jawabnya singkat, namun sangat berbeda jauh dengan isi hatinya.
“Kamu beruntung memiliki Shara, dia wanita yang baik. Kuharap kau tidak menyianyiakannya.” Ucap Ricko lagi.
Arian mengangguk, “Pasti Kak.”
“Kamu tau Arian, kalau saja aku belum menikah aku pasti sudah jatuh cinta dengan Shara.” Ucap Ricko tiba-tiba. Arian tersentak akan ucapan Ricko, langsung saja menoleh pada Ricko. Melihat Ricko dengan senyum menjengkelkannya membuat Arian mendengus kesal, ternyata Ricko kembali bergurau lagi.
“Oh jadi gitu yaa...” Terdengar geraman Angel dari arah belakang mereka. Ternyata Ricko sudah menebak bahwa Angel ada di belakang mereka sejak tadi.
“Sayang...” Ricko pura-pura terkejut, kemudian menerbitkan senyum menjengkelkannya.
TBC ☘️☘️☘️
kan govlok,,baru lihat foto aja langsung percaya tanpa tahu kebenaran nya,,seharusny kau selidiki dulu kebenaran foto itu,,asli atau editan,,kapan perlu kau panggil too ahli telematika untuk melihat asli ato palsu,, cape' deh,,olang kaya tapi GOBLOK🙉🙊🙈