NovelToon NovelToon
Mas Bule Kekasihku

Mas Bule Kekasihku

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: xeynica_10

Merasa kesal karena ada yang mengatakan bahwa dirinya tidak akan laku bahkan akan terus menjomblo seumur hidup, tidak ada satu pun pria yang tertarik padanya.

"Enak aja dia bilang begitu padaku! Awas saja kau! Akan aku buktikan diriku ini bisa memiliki seorang kekasih dan layak untuk dicintai!" geramnya wanita cantik itu.

Ia bersumpah pada dirinya sendiri, setelah mendapatkan kekasih justru ia akan langsung memamerkan kemesraannya terhadap orang yang telah berani berkata seperti itu.

"Tapi tunggu! Dari mana aku akan mendapatkan seorang kekasih!?" ia gelisah dan mondar-mandir.

"Astaga..." dirinya mengusap wajah dengan kasar.

"Hah, semoga dapat ya?" batinnya berdoa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon xeynica_10, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hubungan Menjadi Lebih Baik

"Jadi...?" pria bule itu setia menunggu perkataan yang sempat Cellsyia tunda.

"Hah? Jadi?" kini Cellsyia bingung sendiri.

"Ih! Maksudnya Aren itu, jangan putusin Aren, ya? Aren pengen melanjutkan hubungan ini bersama Yia seorang. Please jangan putus" pria bule itu memohon dengan kedua tangannya mengatup tepat dihadapan Cellsyia.

"Baiklah...ak.." perkataan wanita itu malah dipotong oleh Aren.

"YEAY!" Aren tampak kegirangan kemudian tanpa diduga, pria itu berdiri lalu ketika Cellsyia terdiam malah dirinya digendong secara tiba-tiba dan hal tersebut membuat wanita itu terkejut.

"Astaga!" batinnya Cellsyia.

Pria itu membawanya ke tengah dan berjalan memutar, Cellsyia syok bukan main.

"Gula Aren!" batin wanita itu menjerit kesal.

"HAHAHAHA, AKHIRNYA HUBUNGAN KITA TIDAK PUTUS! AKU SANGAT SENANG SEKALI!" pria bule itu berteriak dan dirinya masih berputar-putar.

***

1 Jam Telah Berlalu.....

"Sayang maafkan, Aren..." pria itu memohon pada sang kekasih agar kelakuannya dimaafkan.

"Nggak! Kau mengapa hah mendadak membawaku segala! Lalu putar-putar seperti kincir angin! Pusing nih kepala ku!" wanita itu menggerutu kesal, ia memegang kepalanya yang terasa pusing nyut-nyut.

Cellsyia menatap sinis ke arah Aren, sementara orang yang ia tatap tidak berkutik sama sekali.

"Aaa, maafkan Aren ih!" pintanya Aren dengan memaksa.

"Tidak mau!" bantah wanita itu seraya melotot.

"....." tapi setelah demikian Aren menangis, sampai wanita itu hanya mampu menghela nafas.

"Hiks..hiks..Sayang marahin Aren..hiks huwaa" pria itu berkata dan tangisannya tak terlalu kencang.

"Huh.." beberapa kali Cellsyia menghela nafas perlahan.

"Aren.." Cellsyia memanggil pria bule itu.

"Sini" segera wanita itu menarik lembut lengan Aren lalu ia membawanya ke dekapan hangat.

"Sttt, sudah jangan menangis lagi, ya?" Cellsyia menepuk-nepuk punggungnya Aren agar pria itu berhenti menangis.

"Kekasihnya Yia yang paling tampan sejagat alam semesta, Yia sudah maafin Aren kok, nah jadi Aren jangan menangis lagi, ya?" mendengar penuturan itu Aren seketika tidak mengeluarkan isakan tangisan, pria bule didekapannya sudah tenang.

"Sayang" pelukan terlepas pria itu menatap kekasih hatinya.

"Aren tampan sejagat alam semesta, ya?" tanyanya Aren dengan wajah polosnya.

"Iya, kekasihnya Yia ini tampan sejagat alam semesta, dan tidak ada yang bisa menandinginya!" balas Cellsyia.

Entah hantu dari mana yang merasuki wanita itu, Cellsyia mencium singkat kedua pipi Aren.

Cup

Cup

Kian wajah tampannya pria itu tampak memerah merona bagaikan kepiting rebus, dirinya tercengang bahkan mulutnya sampai terbuka.

"Astaga!" batinnya Cellsyia merasa gemas terhadap kekasihnya.

Dan kemudian wanita itu mencium kembali kedua pipi Aren.

Cup

Cup

"Ih! Sayang!!" ucap Aren dan terlihat wajahnya cemberut.

"Apa, Sayangku?" tanya Cellsyia.

Kini wajah pria bule itu semakin merah tak tertolong.

"Ih! Sekarang kamu sudah pintar ya menggoda Aren!" pria itu menatapnya tajam ke arahnya, dibalas senyuman manis ala Cellsyia.

"Aku menggoda Aren? Karena itu pun Aren duluan loh yang goda aku!" ujar wanita itu.

"Hah? Mana ada tuh! Kapan coba Aren goda kamu? Tidak pernah loh!" pria itu mencoba mengelak namun kenyataannya justru Aren yang dari awal sudah menggoda dirinya.

"Hahaha, iya-iya aku percaya kok" kata Cellsyia.

Wanita itu mendekap tubuh besarnya Aren, dibalas oleh Aren dengan erat.

"Aaaa! Malu banget Aren!" batinnya pria itu.

"Hahaha, menggemaskan sekali Aren!"

1
bila la
bagus ceritanya menarikkk, rekomendasi guys untuk dibaca🥰🥰🥰
xeynica_10: terima kasih sudah mampir☺️...
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!