Wanita yang bernama Rembulan adalah anak dari keluarga miskin pasangan dari pasangan dari Cantik dan Angkasa namun Angkasa telah meninggal dunia sejak Rembulan kecil dirinya bekerja di rumah Ciko dan Cintya orang tuanya Crist sementara Arabela adiknya Crist mencintai Daniel sahabatnya Crist karena suatu kejadian membuat Arabela dan Daniel terpaksa menikah membuat Arabela senang namun Daniel belum mencintai Arabela
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Risa sangat cantik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kalau Aku Tinggal Di Rumahnya Suami Aku
Setelah beberapa menit Arabela melemparkan semua aksesoris yang ada di ranjangnya ke meja riasnya kini yang tersisa di atas ranjang empuk miliknya adalah hanya dirinya seorang tanpa di temani tikus dan semut yang lewat lalu Arabela menatap ke arah meja riasnya lalu Arabela menerbitkan senyuman lebar di wajah cantiknya dirinya menyandarkan punggungnya ke sandaran ranjang empuk miliknya
"Gue selesai juga membereskan dan memindahkan semua aksesoris yang ada di ranjang ke meja riasnya gue sekarang gue tinggal milih aksesoris yang akan di pakai buat ke kampus sebaiknya gue pilih sekarang saja takutnya gebetan gue sudah datang ke rumah gue harus semangat dan jangan loyo" batin Arabela beringsut dari duduk lalu dirinya berjalan ke arah meja riasnya sambil tak henti hentinya mengeluarkan senyuman lebar di wajahnya
Pintar berjalan ke arah kamarnya Rembulan sepanjang perjalanan dirinya memikirkan nasib Rembulan yang bakalan tinggal di rumahnya sang majikan yaitu rumahnya Ciko dan Cintya entah mengapa Pintar merasa sangat lega mendengar kakaknya akan bekerja di rumah Ciko dan Cintya
"Aku senang banget kak Rembulan bakalan bekerja di rumahnya pak Ciko dan bu Cintya aku yakin pasti kakak aku bakalan betah bekerja di sana karena pak Ciko dan bu Cintya orangnya terkenal baik banget, dermawan, dan ngga sombong jadi aku yakin pasti kak Rembulan bakalan bahagia bekerja di sana" batin Pintar sambil tetap melangkahkan kakinya menuju ke kamarnya Rembulan
Cantik dan Rembulan masih ada di ruang makan mereka berdua tenggelam dalam pikiran masing masing namun inti dari lamunan mereka berdua sama sama tidak bisa jauh antara satu sama lain Cantik melamun memikirkan Rembulan yang tidak akan tinggal di rumah mulai nanti malam karena akan menginap di rumahnya Ciko dan Cintya sementara Rembulan memikirkan nasib Cantik setelah dirinya bekerja di rumahnya Ciko dan Cintya karena biasanya Rembulan yang akan membantu Cantik jualan gorengan karena Pintar sibuk kuliah
"Ibu ngga papa kan aku tinggal bekerja di rumahnya pak Ciko dan bu Cintya ?" tanya Rembulan memecahkan keheningan yang tercipta sementara Cantik yang tadi sibuk dengan lamunannya langsung tersadar dan membuyarkan lamunan yang tadi berputar putar di kepalanya
"Rembulan kamu ngga usah khawatir dan ngga usah cemas ibu ngga papa lagian di rumah juga ada Pintar lebih baik kamu fokus bekerja di rumahnya pak Ciko dan bu Cintya jangan buat mereka kecewa" saran Cantik sambil mengusap pucuk kepala Rembulan sementara Rembulan menganggukkan kepalanya mantap sambil menaburkan senyum lebar di wajah cantiknya
"Iya bu tapi biasanya aku yang membantu ibu jualan gorengan dan membantu ibu untuk memasak gorengan bukan Pintar karena Pintar itu sibuk kuliah dan saat pulang dari kampus Pintar mengerjakan banyak mata kuliah jadi ngga bakalan sempat membantu ibu iya aku pasti bakalan fokus bekerja di rumahnya pak Ciko dan bu Cintya dan aku janji ngga bakalan mengecewakan mereka" jelas Rembulan menjelaskan kekhawatiran yang menerpa dirinya sedangkan Cantik tanpa terasa tersenyum lebar mendengar perhatian yang di berikan Rembulan
"Rembulan walaupun biasanya kamu yang membantu ibu tapi ibu harus membiasakan diri tanpa bantuan kamu karena umurnya kamu sudah dewasa jadi saat kamu sudah menikah dan kamu tinggal ikut dengan suami kamu ibu sudah terbiasa tanpa bantuan kamu ibu bisa jualan gorengan sendiri dan bisa mengolah makanan sendiri bukannya kamu belajar jualan gorengan dan memasak makanan dari ibu jadi ibu sudah mahir biarkan saja Pintar fokus dengan kuliahnya tanpa membantu ibu supaya Pintar menjadi orang sukses dan ibu juga tahu kalau kuliah banyak tugas tugas yang di dapat oleh mahasiswa" jelas Cantik panjang kali lebar melebihi panjangnya rel kereta api sedangkan Cantik mengerucutkan bibirnya ratusan juta centi ke depan
"Ibu ngomong apaan sih bu aku saja belum memikirkan menikah karena tujuan aku sekarang adalah membahagiakan ibu dan menyekolahkan Pintar sampai lulus sarjana kuliah walaupun suami aku minta aku tinggal di rumahnya dia aku bakalan minta aku tetap tinggal di rumah ini atau kalau aku tinggal di rumahnya suami aku ibu juga harus tinggal di rumahnya suami aku juga aku tahu ibu yang mengajari aku jualan gorengan dan mengolah makanan tapi aku juga ingin bantu ibu supaya ngga kecapekan iya aku juga ingin Pintar sukses dan mempunyai pekerjaan yang layak seperti bekerja di kantor ngga kayak aku yang bekerja menjadi buruh rumah tangga atau kerja di warung makan kirain ibu belum tahu kalau orang kuliah banyak tugas beruntung aku ngga kuliah dahulu kalau aku dahulu terima beasiswa buat kuliah aku jamin ngga bakal bisa bantu ibu buat beli gorengan dan mengolah makanan karena kesibukan aku di kampus" cerocos Rembulan sambil menatap Cantik sementara Cantik mengulum senyum mendengar ocehan Rembulan
"Rembulan kamu itu wanita dan umurnya kamu sudah dewasa jadi walaupun kamu belum siap menikah tapi kalau ada yang melamar dan berniat menikahi kamu tetap kamu harus memikirkan berumah tangga kamu sudah membahagiakan ibu dengan cara bantuin ibu jualan gorengan, mengolah makanan buat di jual, dan bekerja di warung makan walaupun kamu menyekolahkan Pintar ngga ada yang melarang kamu buat menikah setelah kamu menikah kamu harus ikut kemanapun suami kamu pergi dan kamu harus mengikuti apa kata suami supaya ngga dosa seumpama suami kamu meminta kamu tinggal di rumahnya suami kamu tetap kamu harus ikut suami kamu jangan membantah dosa lho karena tanggung jawab ibu sudah berpindah ke suami kamu setelah kamu menikah ibu bisa tinggal di rumah ini sama Pintar atau kalau Pintar bekerja di jarak yang jauh dari rumah ibu bisa tinggal di rumah sendirian kamu ngga usah mengancam suami kamu supaya ibu ikut ke rumahnya suami kamu karena ibu sudah betah ada di sini dan ibu ngga mau ikut ke rumah suami aku harusnya kamu belajar mandiri kalau kamu sudah menikah dan ikut ke rumah suami kamu ibu ngga kecapekan dan kamu sudah sering membantu ibu jadi ngga usah berpikir kamu mau membantu ibu lagi setelah kamu menikah iya ibu juga ingin Pintar bekerja di kantor ibu sudah tahu kalau orang kuliah banyak tugas tugas harusnya kamu malah bersemangat ingin kuliah malah jadi senang karena ngga kuliah tapi seandainya kamu dahulu menerima beasiswa tersebut ibu ngga keberatan harus jualan gorengan dan harus mengolah gorengan buat di jual sendirian yang penting anak ibu merasakan kuliah ngga seperti ibu yang cuma lulus sd ingat kamu harus patuh dan nurut sama suami kamu supaya ngga dosa" nasehat Cantik panjang kali lebar sambil menatap ke Rembulan sementara Rembulan menganggukkan kepalanya mantap
"Iya bu" jawab singkat Rembulan setelah mencerna semua perkataan Cantik sementara Cantik tersenyum bahagia
Dirinya pasti senang bisa kerja ditempatkan orang kaya di negaranya💃