#KARYA ORIGINAL!!!!
Update tiap hari
Dalam pertarungan melawan salah satu beast terkuat, Mo Yuan terbunuh akibat serangan bunuh diri beast itu. Padahal, dia baru saja mengetahui dalang dari insiden terbunuhnya istrinya, namun belum sempat balas dendam. Saat kondisi kritis, gelang peninggalan orang tuanya bersinar dan membangkitkan sebuah sistem!
Untuk menyelamatkan tuan barunya, sistem memutar kembali waktu ke masa saat Mo Yuan baru saja keluar dari panti asuhan diumur 15 tahun.
Karena telah diberikan kesempatan kedua, Mo Yuan bertekad untuk bertambah dan membalas orang yang menjadi dalang pembunuh istrinya. Untuk itu, ia mengumpulkan orang-orang berbakat dan membentuk organisasi rahasia miliknya. Ia berkembang diam-diam sebelum akhirnya menggemparkan dunia.
Dengan informasi dari masa depan dan juga bantuan dari sistem, Mo Yuan berkembang dalam kecepatan luar biasa!
Penasaran dengan kelanjutan, silangkan baca sendiri!!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur_Afif, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 15 – Gagal merekrut Mu Qing
Mu Qing mengarahkan Yan Zhu ke kasur dan menyuruhnya untuk berbaring. Setelahnya, bola-bola kecil terbang dari alat di atas meja. Bola-bola itu mengeluarkan sinar biru yang digunakan untuk memindai tubuh.
Semua data yang sudah didapat akan muncul di layar komputer. Jadi dokter atau healer maupun pasien dapat mengetahui apa masalahnya.
Setelah pemeriksaan, kondisi fisik Yan Zhu nampak sehat dan normal. Namun, bagian dalamnya luka parah. Seperti otot-otot yang rusak, pembuluh darah yang beberapa putus dan lain-lainnya.
Selain itu, pembuluh Veyra Yan Zhu juga terluka akibat kelebihan beban saat lepas kendali sebelumnya. Jika tidak disembuhkan, maka ia tidak dapat mengalirkan Veyra dan pada dasarnya menjadi lumpuh–abilitinya.
"Sangat parah sekali!" ucap Mu Qing terus terang. "Tapi bagaimana anda bisa menyembuhkan luka luar anda, tuan?"
Yan Zhu menoleh ke arah Mo Yuan sebentar sebelum menjawab, "Itu dilakukan oleh masterku!..."
Mendengar itu, Mu Qing menatap Mo Yuan, berharap mendapatkan penjelasan.
"Aku punya caraku sendiri, maaf tapi aku tidak bisa memberitahukan mu! Kecuali..." Mo Yuan tidak melanjutkan kalimatnya.
"Kecuali apa...?" tanya Mu Qing penasaran.
"Kita bicarakan nanti. Sekarang tolong sembuhkan bocah ini dulu..." kata Mo Yuan mengganti topik.
Mu Qing mengangguk, walau masih sedikit penasaran. "Bocah? Bukankah dia lebih muda?" pikirnya.
Tanpa banyak bertanya lagi, Mu Qing menjalankan tugasnya. Dia mengangkat kedua tangannya dan meletakan di atas tubuh Yan Zhu. Cahaya kehijauan muncul dari telapak tangannya, kemudian menyelimuti tubuh Yan Zhu.
Sesaat kemudian, vitalitas Yan Zhu yang ditampilkan di layar perlahan naik. Hal ini menandakan bahwa tubuh Yan Zhu kian membaik.
Yan Zhu merasakan kenyamanan yang sudah lama ia lupakan. Rasa kaku, perih, dan ketidaknyamanan didalam tubuhnya perlahan menghilang. Rasanya sekarang dia sedang berendam air hangat, sekujur tubuhnya menjadi rileks.
Di waktu bersamaan, Mo Yuan nampak melamun. Namun aslinya dia sedang menatap layar sistem.
[Ding... Ability World Tree Sacrament (Rank AAA) terdeteksi.]
[Menyalin ability......
"Mantap! Satu lagi ability Rank AAA!" pikir Mo Yuan dengan bahagia. "Dengan ini, aku sudah punya tiga ability Rank AAA."
[Berhasil menyalin dan menyimpan ability World Tree Sacrament (Rank AAA) kedalam database.]
[Mendapatkan 1.000 poin ability.]
5 menit kemudian, Mu Qing menurunkan tangannya dan duduk di atas kursi. Retakan hijau keluar dari lengan panjangnya.
Mo Yuan seperti melihatnya, namun diam saja.
"Anda sudah boleh bangun," ucap Mu Qing dengan ramah kepada Yan Zhu.
Mendengar itu, Yan Zhu membuka matanya dan bangun dari tempat tidur. "Sudah selesai?" ucapnya terheran-heran, "Cepat sekali!"
Mu Qing mengangguk, "Iya!"
"Oh ya. Saat penyembuhan, saya merasakan energi gelap yang berpusat di Core anda. Saya membiarkannya karena rasanya tidak berbahaya, tapi apa sebenarnya itu? Aku belum pernah melihat hal seperti itu!..." tanya Mu Qing.
Mo Yuan tersenyum kecil, "Oh... Kau dapat merasakannya ternyata... Memang hebat Healer jenius kota Yunshan!"
"Anda terlalu melebih-lebihkan saya!" ucap Mu Qing sedikit malu.
"Sebelum menjawab, aku ingin bertanya sesuatu!..." ucap Mo Yuan.
Mu Qing sedikit memiringkan kepalanya, "Apa itu?"
"Apa kau tidak takut?!" tanya Mo Yuan dengan raut muka serius.
"???" Mu Qing kebingungan. "Apa maksud anda?"
Di sisi lain, Yan Zhu yang mendengar pertanyaan masternya juga ikut kebingungan. Tapi dia hanya diam, tidak ikut campur dengan percakapan.
Mo Yuan mengangkat kursi lain dan duduk diatasnya, "Tentu saja dengan kematian!..."
"!!!" Mu Qing sedikit terkejut, "Tentu saja aku takut! Tapi apa hubungannya dengan ini?!"
"Tentu ini tidak berhubungan dengan Yan Zhu, tapi..." Mo Yuan menunjuk ke arah Mu Qing, "... Ini berhubungan denganmu!..."
"Hah..." Mu Qing menghela napas. "Ternyata anda menyadarinya..."
Ia kemudian mengangkat lengan panjang yang menutupi lengan kanannya. Dapat terlihat jelas retakan berwarna kehijauan dari bahu sampai hampir ke pergelangan tangan.
Mo Yuan yang melihatnya tidak terkejut sama sekali, tapi beda hal nya dengan Yan Zhu yang melongo. Dia mencerna apa yang sebenarnya sedang terjadi didepannya ini.
"Katamu kau takut kematian, lantas kenapa kau berkorban sebegitunya?" tanya Mo Yuan.
Mu Qing terdiam sejenak sebelum tersenyum tipis, "Karena saja menyukainya! Ini mungkin terdengar bodoh, tapi aku ingin menyembuhkan orang sebanyak-banyaknya!..."
"Apa itu sepadan?" tanya Mo Yuan. "Menukar nyawamu dengan nyawa orang lain?!..."
"Aku tidak tahu! Tapi..." Mu Qing terdiam sejenak. "Kalau aku masih bisa menyelamatkan nyawa seseorang, aku merasa nyawaku layak ditukar!..."
"...."
Mo Yuan terdiam sejenak, raut mukanya masih serius.
"Kau naif dan bodoh sekali!"
Mendengar itu, Mu Qing tersenyum tipis, "Aku tahu itu!"
"Tapi setiap aku melihat orang yang aku sembuhkan, rasanya sangat membahagiakan. Aku tidak ingin menghapus senyum itu... Dan juga, hanya ini yang bisa aku lakukan agar berguna! Aku tidak ingin dibuang!"
"Hah!..." Mo Yuan menghela napas, ia menyenderkan tubuhnya. "Rela menyelamatkan nyawa orang lain, tapi tidak dengan nyawa sendiri! Rela membahagiakan orang lain, tapi tidak dengan kebahagiaannya sendiri! Bodoh sekali!"
Mendengar itu, Mu Qing hanya diam. Dia tidak marah, karena memang begitu faktanya.
"Kau terlalu baik! Menjadi orang baik itu bagus, tapi terlalu baik itu bodoh namanya!" ucap Mo Yuan. "Terserahlah.... Itu keputusanmu sendiri..."
"Hm..."
"Sebenarnya aku bisa mengatasi masalahmu, tapi ada syaratnya!..." kata Mo Yuan tiba-tiba.
"!!!!" Mu Qing terkejut bukan main, dia bahkan berdiri secara refleks. "Apa benar?! Apa syaratnya?!..."
"Jadilah muridku!" ucap Mo Yuan langsung pada intinya.
"Maaf?!" Mu Qing kebingungan, "Apa saya tidak salah dengar?!"
"Tidak! Kau mendengarnya dengan benar!" Mo Yuan mengkonfirmasinya. "Tapi, saat kau jadi muridku, aku ingin kau lebih menghargai hidupmu sendiri! Jangan sok menjadi seorang pahlawan!"
Mendengar itu, Mu Qing terdiam sejenak sebelum menjawab, "Kalau begitu saya minta maaf! Saya tidak bisa menerimanya!"
Mo Yuan tersenyum tipis, "Aku tahu kau pasti akan menolaknya. Yah, terlihat konyol sekali menyembah anak kecil sebagai master!..."
"Tidak... Tidak..." Mu Qing menggoyang-goyangkan kedua tangannya. "Bukan itu maksudku..." sesekali dia melihat Yan Zhu dengan tidak enak hati.
"Iya... Aku tahu!..." kata Mo Yuan santai.
Mo Yuan bangkit dari kursinya, "Jika kau mengubah pikiranmu, kau bisa menghubungi nomor ini," ucapnya sambil menyerahkan kartu namanya.
Sebelum pergi, Mo Yuan mengangkat tangan kanannya ke arah Mu Qing. cahaya kehijauan muncul dari telapak tangannya, sama seperti saat Mu Qing menyembuhkan Yan Zhu.
Cahaya hijau menyelimuti sekujur tubuh Mu Qing dan secara perlahan, retakan hijau di lengannya menghilang. Lengannya yang sakit kini sembuh dan kembali seperti semula.
"Ini kan!..." ucap Mu Qing sambil mencerna apa yang sedang terjadi.
Karena talent Absolute Origin Codex milik Mo Yuan, jadi dia dapat dengan cepat menguasai skill ability. Saat ia melihat skill Mu Qing, ia secara instan dapat mengetahui cara penggunaannya.
"Anggap saja rasa terima kasihku telah menyembuhkan muridku!..." ucap Mo Yuan sambil berjalan pergi.
Yan Zhu yang masih kebingungan hanya diam saja dan mengikuti masternya. Banyak pertanyaan yang terlintas di benaknya, tapi bingung apa yang harus ditanyakan pertama.
Setelah Mo Yuan dan Yan Zhu keluar ruangan, Mu Qing menyenderkan punggungnya dan menatap langit-langit. "Sungguh anak yang aneh! Bagaimana cara dia melakukannya?!"
Ia melihat kartu nama yang diberikan Mo Yuan, "Mo Yuan...." gumamnya.