NovelToon NovelToon
God Emperor Zhao Xuan

God Emperor Zhao Xuan

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Mengubah Takdir / Perperangan
Popularitas:18.5k
Nilai: 5
Nama Author: Sang_Imajinasi

Setelah meninggalkan Planet Vermilion, Zhao Xuan, Long Chen & Gu Tianxue menginjakkan kaki di Planet Shenzue sebuah dunia yang menjadi pusat dari Tiga Puluh Tiga alam Immortal Kuno.

Planet Shenzue terbagi menjadi Empat Benua Utama (Timur, Barat, Selatan, dan Utara) yang dikuasai oleh berbagai sekte tingkat puncak, klan kuno, dan kekaisaran raksasa. Lautan Shenzue yang tak berujung dikuasai oleh Ras Laut yang arogan dan tertutup, dipimpin oleh Kaisar Laut dan para keturunan naga airnya. Permusuhan antara kultivator daratan yang serakah dan Ras Laut yang kejam telah berlangsung selama ribuan tahun, menciptakan batas wilayah yang dipenuhi peperangan dan intrik.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sang_Imajinasi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15: Lautan Darah

Kata-kata Zhao Xuan bergema layaknya guntur yang bergulung di padang es, menghancurkan sisa-sisa energi dari bola hitam-merah yang tadinya mengancam eksistensi Puncak Gerhana.

Di udara, Penatua Agung Gu Ming dan Utusan Darah Kegelapan menatap tajam ke arah Kapal Bayangan Naga.

"Gu Tianxue..." urat di dahi Penatua Agung Gu Ming menonjol. Ia mengenali pemuda bersayap bayangan di sebelah Zhao Xuan. "Bocah ingusan dari garis keturunan utama! Kau berani kembali dari pembuanganmu di alam bawah dan membawa manusia yang sombong ini?! Apakah kau pikir satu kapal rongsokan dan seorang pria tanpa Qi bisa mengubah takdir klan ini?!"

Gu Tianxue melangkah maju menembus badai salju, pedang bergerigi hitamnya berdengung haus darah.

"Kau tidak lagi berhak menyebut nama klanku, Pengkhianat," suara Gu Tianxue lebih dingin dari gletser di bawah mereka. "Hari ini, darah kotor yang mengalir di nadimu akan kubekukan, dan kepalamu akan kugantung di gerbang benteng."

Utusan Darah Kegelapan, yang merupakan ahli ranah God King Puncak, tertawa meremehkan. "Drama keluarga yang menyentuh. Pasukan! Bunuh mereka semua! Biarkan daging naga dari pemuda barbar itu menjadi hidangan pembuka kita!"

Puluhan ribu pasukan pemberontak dan elit Iblis Darah kembali meraung, menerjang maju layaknya gelombang pasang berwarna merah.

"Hehe... Hidangan pembuka?" Long Chen menyeringai lebar hingga taring naganya terlihat. Ia memutar Tombak Naga Peraknya, dan api keemasan meledak menyelimuti tubuhnya. "Mari kita lihat siapa yang akan mengunyah siapa! Kakek Jian, jangan rebut mangsaku!"

Long Chen langsung melesat bagaikan meteor emas yang jatuh ke tengah-tengah lautan pasukan musuh. Jian Zui mendengus pelan, menenggak araknya, lalu mencabut ranting kayunya, melepaskan Niat Pedang Peraknya yang menyapu barisan belakang elit Iblis Darah.

Namun, mata Zhao Xuan tidak tertuju pada prajurit rendahan. Ia menatap lurus ke arah Utusan Darah Kegelapan. Sang Utusan juga menatap Zhao Xuan insting God King Puncak nya merasakan bahaya luar biasa dari pemuda berjubah hitam itu, meskipun Zhao Xuan tidak memancarkan fluktuasi Dantian sedikit pun.

"Gu Ming, urus bocah Iblis Malam itu. Biar aku yang menguliti manusia sombong ini!" perintah sang Utusan.

"Dengan senang hati," seringai Gu Ming. Ia melesat ke arah Gu Tianxue.

Kini, di langit yang menjadi medan perang utama, Gu Tianxue berhadapan langsung dengan Penatua Agung Gu Ming.

"Kau baru saja menyentuh ranah Setengah Langkah God King, Tianxue," ejek Gu Ming. "Kau pikir kau bisa mengalahkan seorang God King Awal yang berpengalaman sepertiku?!"

Gu Ming tidak menahan diri. Ia langsung melepaskan kartu as-nya. Bukannya menggunakan teknik bayangan khas Klan Iblis Surgawi, tubuh Gu Ming tiba-tiba membengkak. Pakaiannya robek saat sisik merah darah tumbuh menutupi kulitnya. Sepasang tanduk iblis melengkung keluar dari dahinya.

"Teknik Darah Kuno: Transformasi Iblis Darah!"

Aura Gu Ming meroket drastis! Ia telah menanamkan relik jantung Iblis Darah tingkat tinggi ke dalam Dantiannya, mendorong kultivasinya secara paksa ke ranah God King Menengah!

BOOOOM!

Gu Ming menerjang dengan kecepatan kilat, menghantamkan cakar darahnya ke arah dada Gu Tianxue. Tianxue menyilangkan pedangnya, namun perbedaan tenaga murni membuat Gu Tianxue terlempar sejauh puluhan tombak, memuntahkan seteguk darah.

"Lemah! Terlalu lemah!" tawa Gu Ming menggila, terus menekan Gu Tianxue dengan rentetan pukulan yang merobek ruang hampa.

Di dalam benteng, Patriark Gu Cang dan Gu Yue menahan napas ngeri melihat Gu Ming yang kini berwujud monster. Namun, Gu Tianxue yang sedang terdesak justru tidak panik. Mengingat ajaran Zhao Xuan tentang Hati Dao yang tenang, mata hitam legamnya mengamati pola serangan Gu Ming.

Kekuatannya besar, tapi aliran Qi-nya kacau akibat penolakan antara Hukum Iblis Malam dan Iblis Darah di tubuhnya, batin Gu Tianxue. Kemenangan instan tidak mungkin diraih; ia harus mengiris pertahanan musuhnya perlahan-lahan bagaikan menguliti ular berbisa. Gu Tianxue menyatu dengan bayangannya sendiri, memulai tarian mematikan yang panjang dan menguras tenaga melawan sang monster.

Di sisi lain langit, pertarungan antara Zhao Xuan dan Utusan Darah Kegelapan baru saja dimulai.

Utusan Darah Kegelapan tidak meremehkan Zhao Xuan. Ia bisa merasakan ruang di sekitar pemuda itu terdistorsi.

"Kau bukan manusia biasa," geram sang Utusan. Ia merogoh cincin spasialnya dan mengeluarkan sebuah pusaka berbentuk kuali kecil berwarna tembaga yang memancarkan jeritan jutaan jiwa yang tersiksa.

Melihat pusaka itu, Niat Pembunuhan Zhao Xuan sedikit menyala. "Sebuah Kuali Pengorbanan Jiwa."

"Hahaha! Benar! Ini adalah Kuali Lautan Darah, Artefak Surga Puncak yang telah menyerap esensi dari tiga juta fana dan sepuluh ribu kultivator!" raung sang Utusan. Ia melemparkan kuali itu ke udara.

ZRAAAAAASH!

Kuali itu membesar hingga sebesar gunung kecil, lalu memuntahkan lautan darah yang luar biasa pekat, langsung menyelimuti langit dalam radius seratus mil! Seluruh medan perang kini berada di bawah Domain Lautan Darah.

Zhao Xuan tidak menghindar. Ia membiarkan lautan darah itu mengurungnya.

Mata sang Utusan menyala merah. "Di dalam Domain ini, setiap seranganku diperkuat sepuluh kali lipat, dan Qi-mu akan terus diserap oleh roh-roh penasaran! Matilah!"

"Tombak Penghakiman Darah Kuno!"

Ratusan tombak raksasa yang terbuat dari darah padat melesat menghujam Zhao Xuan dari segala arah.

Zhao Xuan mengangkat Pedang Kaisar Ketiadaannya. Mata kirinya memancarkan Hukum Ketiadaan Mutlak.

SYUUUT! SYUUUT!

Domain Ketiadaan meluas, mencoba menghapus tombak-tombak darah itu. Namun, sebuah fenomena aneh terjadi. Saat Hukum Ketiadaan menelan darah tersebut, darah itu segera digantikan oleh jutaan roh penasaran yang meledakkan jiwa mereka untuk menetralkan kekuatan Ketiadaan!

Utusan itu tertawa licik. "Kau memiliki Hukum Dao Peniada? Sangat langka! Tapi Niat Dao mu butuh waktu untuk mencerna Karma Kematian dari jutaan jiwa ini! Kekuatanmu tidak akan bekerja secara langsung di dalam Kuali ini!"

Zhao Xuan menyipitkan matanya. Apa yang dikatakan Utusan itu benar. Hukum Ketiadaan adalah hukum absolut, namun jika dipaksa menelan jutaan karma jiwa fana secara serentak, ia akan menciptakan distorsi spasial yang bisa meruntuhkan seluruh Puncak Gerhana, membunuh faksi loyalis yang mencoba diselamatkan oleh Gu Tianxue.

Zhao Xuan tidak bisa menggunakan solusi instan tanpa mengorbankan sekutunya.

"Menarik," Zhao Xuan menyarungkan Pedang Kaisar Ketiadaannya. Ia mengulurkan lehernya hingga berbunyi krek. "Jika aku tidak bisa langsung menghapusmu... maka aku akan memukulimu sampai kualimu ini hancur."

Sembilan Roda Bintang di Dantian Zhao Xuan berputar dalam harmoni yang sempurna. Fondasi God King Puncak Fana nya, yang telah dipadatkan oleh Inti Leviathan, meledak!

BOOOOOOM!

Zhao Xuan melesat menembus lautan darah hanya dengan kekuatan fisik murninya. Ia membelah air berdarah itu layaknya torpedo, muncul tepat di hadapan Utusan Darah Kegelapan, dan melepaskan sebuah pukulan lurus!

Sang Utusan terkejut, namun segera menyilangkan lengannya yang dilapisi zirah darah tingkat Surga.

KRAAAAAAAK!

"Ugh!" Utusan itu terlempar ke belakang, zirah darahnya retak parah. "Kekuatan fisik macam apa ini?! Dia monster!"

Pertarungan jarak dekat tingkat tinggi pun meledak! Kedua ahli itu saling bertukar pukulan, tendangan, dan teknik di udara. Langit Benua Utara terus bergemuruh oleh dentuman. Zhao Xuan menggunakan Seni Tinju Petir Surgawi miliknya, menghanguskan setiap darah yang mencoba mendekatinya, sementara sang Utusan terus beregenerasi dengan cepat menggunakan pasokan dari Kuali Darah.

Ini adalah pertarungan adu daya tahan yang luar biasa menguras Qi dan stamina. Sepuluh menit berlalu, lalu setengah jam, rentetan ledakan di langit belum juga mereda.

Namun, di tengah-tengah pertarungan sengit itu, hal yang mengerikan mulai menampakkan wujud aslinya.

Di bawah mereka, Gu Ming yang sedang menekan Gu Tianxue, tiba-tiba memuntahkan darah hitam. Sisik iblis di sekujur tubuhnya mulai retak dan mengeluarkan asap.

"A-Apa yang terjadi pada tubuhku?!" jerit Gu Ming ngeri. Ia merasa Dantiannya disedot secara paksa oleh sebuah kekuatan luar biasa besar.

Di langit, Utusan Darah Kegelapan yang sedang menangkis pukulan Zhao Xuan, tiba-tiba tersenyum gila. Ia mundur sejauh puluhan tombak, menatap ke arah medan perang di bawahnya.

"Waktunya sudah matang!" teriak sang Utusan, suaranya kini berubah. Bukan lagi suara pria paruh baya, melainkan suara kuno yang luar biasa serak dan menggema.

Kuali Lautan Darah raksasa di udara tiba-tiba memancarkan cahaya merah yang membutakan. Lautan darah yang tadinya digunakan untuk menyerang Zhao Xuan, kini berbalik arah, menyelimuti seluruh pasukan pemberontak dan pasukan elit Iblis Darah di daratan!

"T-TIDAAAK! APA YANG KAU LAKUKAN?!" jerit Gu Ming saat pusaran darah dari Kuali itu mencabut nyawa pasukan pemberontaknya satu per satu. Tubuh puluhan ribu kultivator itu langsung meleleh menjadi cairan merah murni yang tersedot ke dalam Kuali!

Utusan itu tertawa terbahak-bahak. Wajahnya mulai mencair, menampakkan wujud aslinya. Ia bukanlah seorang utusan, melainkan Avatar Darah dari Patriark Klan Iblis Darah itu sendiri!

"Idiot!" raung Patriark Iblis Darah ke arah Gu Ming. "Kau pikir Klan Iblis Darah benar-benar peduli pada aliansi?! Aku memanfaatkannmu untuk mengumpulkan seluruh kultivator Iblis Malam dan elitku di satu tempat yang padat! Kuali Lautan Darah tidak di sini untuk menghancurkan benteng... kuali ini di sini untuk memurnikan seluruh Puncak Gerhana beserta isinya menjadi sebuah Pil Darah Dewa Sejati!"

Gu Ming jatuh berlutut, wajahnya dipenuhi penyesalan dan keputusasaan. Ia telah menjual klannya, hanya untuk disembelih sebagai bahan dasar obat!

Hanya dalam hitungan belasan napas, setengah dari pasukan pemberontak dan musuh di bawah sana telah dikorbankan. Kuali Lautan Darah kini memancarkan fluktuasi Qi yang melampaui ranah God King Puncak, menyentuh ranah sakral Setengah Langkah God Emperor!

"Mati kau, Gu Ming!" Patriark Iblis Darah mengangkat jarinya, bersiap mencabut jantung sang pengkhianat itu dari jarak jauh.

Namun, sebelum jari itu tertuju... sebuah tangan pucat menembus dada Gu Ming dari belakang.

Itu adalah Gu Tianxue.

Pemuda Iblis Malam itu mencabut jantung Gu Ming dengan tangannya sendiri, membunuhnya seketika. Mata Tianxue menatap sang Patriark Iblis Darah tanpa emosi. "Pengkhianat klan ini... adalah mangsaku. Bukan milikmu."

Di udara, melihat Patriark Iblis Darah yang kini memegang Kuali yang kekuatannya telah mencapai Setengah Langkah God Emperor, Zhao Xuan tidak terlihat panik.

Napas Zhao Xuan sedikit terengah-engah setelah pertarungan fisik yang panjang tadi, namun Seringai Asura di wajahnya semakin lebar dan liar. Urat-urat di lehernya menonjol, dan rambut hitamnya berkibar liar.

"Pengorbanan darah untuk sebuah Pil?" Zhao Xuan terkekeh tiranik, matanya berkilat oleh Niat Petir Ungu yang mulai membelah langit. "Patriark Darah... kau baru saja memberiku alasan yang sempurna untuk tidak lagi menahan diri. Mari kita lihat, apakah kualimu itu cukup kuat untuk menampung murka Surga yang sebenarnya."

1
eka suci
ngga rela iiihhhh😥
eka suci
duuuuhhh masa si kakek mati sih long Ceng bakal mewek😥
eka suci
makanan mewah 😥 udah lama Zhao xuan ngga berdarah " shenzu emang agak beda🤭
eka suci
si batu kemana tuh ada camilan gratis malah bobo cantik
eka suci
kakek pemabuk jangan kaget ya ,jantung aman kan😄
eka suci
bantu mengarahkan biar ngga mati
eka suci
panggung nya masih dibutuhkan jadi petir nya harus di serap kau kejam Zhao 🤣🤣🤣
saniscara patriawuha.
blarrrrrrrrrr..... sikatttttt epribadiiii...
Xiao Bar
lanjutin
Xiao Bar
lanjut thor
Sang_Imajinasi
Halo Para Reader.
Jika Kalian Suka dengan cerita ini mohon bantuan untuk beri rating bintang dan vote nya.. 🙏 Penilaian kalian sangat berharga bagi author tetap semangat untuk update cerita ini. TERIMA KASIH.... ✌️
Mahyuni Muhyar
Lanjuuuttttt thor 🦾👍🏻
Boo Ceng Li
💪💪💪🔥🔥🔥
Sang_Imajinasi: Terima Kasih Bintang 5 nya 🙏
total 1 replies
eka suci
si batu itu mirip si kerak 🤭 udah si gembul tukang tidur, si burung suka main api sekarang si batu suka makan qi🤣🤣🤣
Sang_Imajinasi: tahan ya ingat sekerak🤭
total 1 replies
eka suci
arogan ngga akan kalah🤣🤣🤣
Agung Curvanord
jooos
Sang_Imajinasi: Terima Kasih Bintang 5 nya 🙏
total 1 replies
Nova Bustomi
lanjutkan update nya Thor
Sang_Imajinasi: siap kak💪💪
total 1 replies
Arinto Ario Triharyanto
mantuaapp Thor😎
Sang_Imajinasi: mantap dong 🤭
total 1 replies
saniscara patriawuha.
gassdddd pollll 5 bintang lagi mang suannnn...
saniscara patriawuha.
gasssssssdddd....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!