----- Sekuel of Istri Cantikku Yang Angkuh -----
Queena Almeera Putri Diora atau dikenal dengan Queena Diora adalah gadis cantik Kaya Raya yang super Angkuh. Gadis yang dipenuhi cinta kedua orangtuanya. hidup mewah adalah kehidupannya.
Kehidupannya berubah saat kedua orangtua Queena berencana menjodohkan Queena dengan anak Sahabat Mereka.
Muhammad Alif Bin Abdul Malik adalah Pria tampan dari negeri Jiran Malaysia. Seorang CEO muda Real Estate yang sangat sukses ini adalah calon suami Queena.
Bagaimana kisah Cinta Mereka ?? jangan lupa terus ikuti kisah Cinta Queena dan Alif
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mrs.A, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Acara Resepsi dan Kesedihan Queena
"Cowok kurang ajar. Nyuri kesempatan dalam kesempitan". Queena memukul tubuh Alif dengan bantal berulang-ulang.
"Hey you dah gila ya". Alif menahan bantal yang terus menyerangnya.
"Kamu tuh yang Gila! Sembarangan peluk-peluk! Lagian, ngapain dikamarku hah?". Kesal Queena.
"Nona Queena yang bar-bar, you lupa ya Kita dah kahwin? Dah semestinya Kita satu kamar". Ujar Alif menatap tajam Queena.
Queena baru sadar bahwa Ia sudah menikah
Ia terdiam dan berfikir. "Ah, tapi Aku tidak mau satu kamar denganmu! Keluar tidak?". Kesal Queena.
Grab!
Alif menarik tubuh Queena sehingga sekarang Alif berada diatas Queena.
"Ka... Kamu mau apa?". Tanya Queena gugup.
"Diam tak? You betul-betul bising lah. Jika tak diam, Saya makan sekarang juga". Ancam Alif.
"Ma... Makan apa?". Tanya Queena.
"Makan you! Diamlah pening pala Saya dengar you sangat bising". Ujar Alif.
Queena hanya terdiam. Ia takut Alif melakukan sesuatu padanya.
"Meski Saya lakukan sesuatu pada you, itu juga tak berdosa. Tapi, Saya tak selera lah melakukan itu dengan you". Alif bangun dari tempatnya lalu pergi keluar.
"What the....? Memang Aku tidak menarik apa? Sampai Dia berkata seperti itu? Apa jangan-jangan Dia penyimpangan? Ihhhh ya Allah kenapa Aku menikah dengan Pria yang suka.......???". Queena tiba-tiba merinding membayangkan Alif suka sesama jenis.
Diluar kamar, Alif benar-benar kesal dengan tingkah Queena. Ia mengambil air minum didapur. Ia duduk meneguk air itu dengan cepat.
"Gadis bar-bar. Benar-benar membuat kepalaku pening". Kesal Alif.
"Hey Alif". Sapa Tiffany.
Alif tak menggubris sapaan Tiffany.
Tiffany sudah tahu sifat Alif dari yang Ia dengar. Tiffany duduk dihadapan Alif.
"What happen to you? Why your face really looking bad? (Apa yang terjadi padamu? Kenapa wajahmu terlihat buruk?)". Tanya Tiffany.
"It's not your business (ini bukan urusanmu)". Alif pergi meninggalkan Tiffany.
"OMG Wife Husband so Arrogant! How their life after stay together? (Ya Tuhan, Suami Istri sangat angkuh! Bagaimana hidup Mereka setelah bersama?)". Tanya Tiffany yang melihat tingkah Alif yang sama dengan Queena.
Setelah beristirahat, Semua keluarga dan Sahabat bergegas menuju Hotel untuk acara Resepsi. Alif satu mobil bersama Queena. Kedua wajah Mereka terlihat sama-sama kesal.
Mungkin hanya Mereka yang memiliki tampang kesal saat pernikahan Mereka.
Sampailah Mereka di hotel. Dengan disambut oleh semua Staff ditambah karangan bunga selamat telah memenuhi area hotel.
Dengan terpaksa, Alif dan Queena harus memasang senyuman yang manis.
"Selamat datang Nona, Tuan". Ujar Haris memberi sebuah bucket bunga. "Selamat atas pernikahannya". Ujarnya kembali.
"Terimakasih, Haris". Jawab Queena.
Semua keluarga masuk kedalam kamar masing-masing untuk bersiap. Queena dan Alif diajak langsung keruang make up begitu juga para Bridesmaids dan Groommaids serta para orangtua mempelai.
________________________________
Pukul tujuh malam para undangan telah memenuhi hotel D'Cozy. Mereka penuh dengan wajah yang tersenyum. Berbeda dengan salah satu undangan yang terlihat sedih yaitu Langit. Langit datang bersama Vallery sang Istri. Ia berjalan menuju Hall. Terlihat dekorasi mendominasi putih juga pink seperti warna favoritenya Queena.
Lampu ruangan sudah dimatikan. Lampu sorot sudah menyoroti pintu utama Hall yang berarti Sang Pengantin telah siap.
Dengan dress pengantin berwarna Pink, menggunakan accessories set berlian juga sebuah mahkota dikepala, Queena terlihat seperti Princess dalam dongeng. Tak kalah dengan penampilan Alif dengan tuxedo warna terlihat sangat tampan menggandeng Sang Queen malam itu.
Semua orang sangat takjub melihat pasangan ini. Dua CEO hebat yang disatukan dalam pernikahan. Mereka tak akan pernah melewatkan kesempatan ini. Semua yang hadir meraih ponselnya dan memfoto pasangan ini. Queena begitu anggun berjalan dengan digandeng Pria tampan disampingnya. Membuat semua orang iri terhadap keduanya.
Sampailah Mereka dipelaminan. Mereka duduk disinggasananya. Acarapun dimulai. Berbagai acara telah dihadirkan.
Semua tamu saling berbaris untuk memberikan ucapan selamat pada kedua pasangan tersebut.
Langit hanya bisa menatap Queena dari kejauhan. Ia Tak berani untuk datang memberi selamat pada Queena. Perasaannya masih sangat mencintai Queena. Ia sangat menyesal telah berkhianat pada Queena hingga akhirnya Ia harus menikahi Vallery Karena Vallery hamil olehnya. Saat Queena tahu, Ia benar-benar hancur. Bahkan mengalami depresi berat hingga Eriska dan Dito menghubungi banyak Psikolog untuk menyembuhkan Queena.
Langit dan Queena sudah dekat sejak kecil. Hanya Langit orang terdekat Queena. Mereka selalu bersama sejak dulu. Hingga saat Lulus SMU, Langit menyatakan cintanya pada Queena. Tanpa ragu, Queena mengatakan iya untuk menjadi kekasihnya.
Setelah lulus SMU Langit pun pergi ke Inggris untuk kuliah Serta tinggal disana. Karena Queena tidak ingin lama berjauhan dengan Langit, Queena sampai belajar giat untuk loncat kelas agar lulus segera dan menyusul Langit. Akhirnya, diusia 16 tahun, Queena bisa lulus dan menyusul Langit kuliah di Inggris.
Hari-hari Mereka di Inggris bergitu indah. Sampai Queena lulus gelar Masternya dan Langit melamar Queena. Tanpa ragu, Queena menerima lamaran Langit. Ia tidak perduli akan menikah muda hanya karena ingin selalu bersama Langit.
Namun, satu bulan sebelum pernikahan Mereka, datanglah Vallery dengan keadaan perut yang sudah hamil besar mengatakan bahwa Ia hamil anak Langit. Saat itu Queena tahu bahwa Langit berselingkuh sejak dua tahun. Saat itu, Queena benar-benar kacau, depresi berat sampai Dito dan Eriska membawa Queena pulang ke tanah air. Selama dua tahun Queena depresi sampai akhirnya bisa kembali beraktivitas. Akhirnya Queena memutuskan mengambil alih Jabatan sang Mama menjadi CEO hotel. Sejak kejadian itu, Queena enggan dekat dengan Pria. Ia selalu takut jika memiliki pasangan akan dikhianati lagi. Karena trauma itu, membuat Eriska dan Dito khawatir hingga tiba saat Datuk Malik dan Datin Aminah datang menemui Eriska dan Dito untuk mengutarakan niat baik melamar Queena.
Eriska dan Dito yang sangat kenal keluarga Datuk Malik dan tahu bagaimana Alif mengatakan setuju untuk menjodohkan Queena dan Alif.
Acara Resepsi pun selesai digelar selama tiga jam. Dengan gontai, Queena berjalan menuju kamar yang sudah disiapkan.
Queena begitu terkejut dengan dekorasi kamarnya. Kamar yang dihias begitu indah layaknya untuk pengantin baru.
Bunga mawar bertaburan dimana-mana, lilin aromatherapy yang menyegarkan penciuman, membuat kamar itu terlihat sangat indah dan romantis.
Queena masuk kedalam kamar. Ia berjalan melihat setiap dekorasi indah itu.
"Andai saja pernikahan ini atas dasar cinta, mungkin kamar ini akan jauh lebih indah menemani malam Kita". Ujar Queena meraih bunga mawar berwarna pink lalu duduk dibibir ranjang.
"Langit... andai saja Kamu tidak berkhianat, mungkin....". Queena tidak melanjutkan perkataannya. Ia menangis meratapi perasaannya yang masih merasakan Luka sangat dalam atas kejadian lima tahun lalu.
...Pesan Author untuk Queena yang sedang galau...
Yang sabar ya Queena, tenang aja nanti Author bikin Kamu klepek-klepek sama Abang Alif. jangan sedih lagi. cup cup cup. ini malam pertamamu enjoylah...
*Ayo para readers, jangan hanya baca. kasih support untuk Queena yang masih Sedih dengan Cara Vote, Like, Komen, Rate Serta Favorite ya. Dijamin setelah itu, Queena yang cantik akan tersenyum
Salam Manis dari Mrs. A*