NovelToon NovelToon
System Pohon Ajaib Warisan Kakek

System Pohon Ajaib Warisan Kakek

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:12.9k
Nilai: 5
Nama Author: ex

Lelah dengan kehidupan keras sebagai budak korporat di kota besar dan duka setelah kehilangan kedua orang tuanya, Lin Ye memutuskan untuk pulang ke Desa Qingshui, tempat kakeknya dulu tinggal.

Di sana, ia menemukan ladang dan rumah kakeknya yang sudah terbengkalai, kecuali sebatang pohon raksasa misterius di belakang rumah yang anehnya tetap subur dan hijau.

Saat tangan Lin Ye yang terluka menyentuh pohon tersebut, Sistem Warisan Alam yang terkunci sejak kematian kakeknya mendadak aktif, mengenali garis keturunannya sebagai pewaris sah.

Kini, dengan bantuan sistem yang memudahkan pekerjaan bertani dan kehadiran roh-roh alam fantasi, Lin Ye memulai kehidupan barunya yang santai namun penuh keajaiban untuk membangun kembali kejayaan ladang kakeknya, melawan intrik tetangga yang rakus, dan perlahan menjadi kaya raya di tengah kedamaian pedesaan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14

Wushhh.

Angin sore bertiup menyusuri aliran sungai, membawa hawa sejuk yang menyapu wajah Lin Ye. Dia masih duduk dengan tenang di atas batu pipih di bawah pohon willow, matanya terus mengawasi pelampung kayu yang mengapung di permukaan air.

Di dalam ember di sebelahnya, sudah ada dua ekor ikan yang berenang berputar-putar. Satu ikan mas dan satu ikan lele berukuran sedang yang baru saja dia tangkap sepuluh menit yang lalu.

"Tinggal satu ekor ikan lagi untuk menyelesaikan misi harian ini. Lenganku sudah mulai pegal karena hanya menggunakan satu tangan," batin Lin Ye sambil memperbaiki posisi duduknya.

Dug. Dug.

Pelampung kayu itu kembali memberikan sinyal. Lin Ye segera menajamkan fokusnya. Getaran yang menjalar melalui gagang bambu pancingannya kali ini terasa berbeda dari dua tangkapan sebelumnya. Getarannya terasa lebih berat dan ritmis.

Sreeet.

Tiba-tiba, pelampung itu ditarik ke dalam air dengan kecepatan yang luar biasa. Senar pancing langsung menegang kaku, mengeluarkan suara mendesing pelan karena bergesekan dengan udara. Ujung joran bambu itu melengkung tajam ke bawah, hampir menyentuh permukaan air sungai.

"Tarikan apa ini? Kuat sekali," teriak Lin Ye tertahan.

Dia segera berdiri dan menahan gagang pancingnya kuat-kuat dengan tangan kanannya, menjepit ujung gagang itu di bawah ketiaknya untuk mendapatkan tambahan tenaga. Lengan kirinya yang terbalut perban tidak bisa dia gunakan untuk membantu menarik.

Byur. Byur.

Air sungai bergejolak hebat di titik tempat kail itu berada. Lin Ye harus melangkah mundur selangkah agar tidak kehilangan keseimbangan. Dia bisa merasakan ikan di ujung senar itu terus meronta, berusaha melepaskan diri dan berenang menuju dasar sungai yang berbatu.

"Jangan harap kamu bisa lepas. Kakek pasti sudah membuat senar ini cukup kuat untuk menahan tarikan seberat ini," ucap Lin Ye kepada ikan yang masih berada di dalam air.

Lin Ye mulai mempraktikkan teknik tarik ulur. Saat ikan itu menarik kuat, Lin Ye menurunkan sedikit jorannya, lalu saat tarikannya mengendur, Lin Ye menarik jorannya ke atas dan menggulung senar secara perlahan. Proses ini berlangsung selama hampir lima menit yang terasa sangat melelahkan. Keringat mulai menetes dari dahi Lin Ye.

Akhirnya, perlawanan ikan itu melemah. Lin Ye menarik gagang pancingnya ke arah pinggir sungai dengan satu tarikan panjang terakhir.

Byur.

Seekor ikan melompat keluar dari air dan mendarat di atas rumput di dekat kaki Lin Ye. Ikan itu menggelepar-gelepar di darat.

Lin Ye meletakkan pancingannya dan mendekati ikan tersebut. Matanya membesar melihat bentuk ikan yang baru saja dia tangkap. Ukurannya sebesar lengan orang dewasa. Bentuknya mirip seperti ikan gurame, namun sisiknya tidak berwarna perak atau kehitaman. Sisik ikan itu berwarna biru terang yang memancarkan cahaya redup dari dalam, sangat mirip dengan cahaya Mata Air Murni dari sistem.

"Ikan apa ini? Kenapa sisiknya bercahaya?" tanya Lin Ye takjub.

Ting.

Layar hijau sistem langsung muncul menutupi pandangannya, memberikan jawaban atas pertanyaannya.

"Selamat, Pengguna berhasil menangkap Ikan Energi Kualitas Rendah."

"Deskripsi: Ikan langka yang hanya hidup di perairan alami yang sangat bersih dan menyerap sisa-sisa energi alam di sekitarnya. Dagingnya sangat manis dan padat. Jika dimasak dan dikonsumsi, dapat memulihkan kelelahan mental, meningkatkan kejernihan pikiran selama 12 jam, dan mempercepat penyembuhan luka fisik ringan."

"Misi Sampingan Selesai: Tangkapan Pertama."

"Kondisi: Berhasil memancing 3 ekor ikan di perairan alami."

"Menyerahkan Hadiah Penyelesaian Misi: 15 Koin Alam, 1 Resep Umpan Herbal Penarik Ikan."

"Notifikasi Tambahan: Saldo Koin Alam saat ini adalah 15 Koin. Resep Umpan Herbal telah dimasukkan ke dalam basis data ingatan Pengguna."

Lin Ye tersenyum puas membaca rentetan notifikasi tersebut. Tangkapan ketiganya tidak hanya menyelesaikan misi, tapi juga memberikannya bahan makanan ajaib yang sangat dia butuhkan untuk mempercepat penyembuhan lengan kirinya.

"Sistem ini sangat menguntungkan. Ikan ini akan menjadi menu makan malamku," kata Lin Ye.

Dia dengan hati-hati melepaskan kail dari mulut ikan biru itu, lalu memasukkannya ke dalam ember bersama dua ikan lainnya. Ikan energi itu langsung berenang dengan tenang di dalam ember, membuat air di dalamnya ikut memancarkan sedikit pendaran biru.

Langit sore sudah berubah warna menjadi jingga kemerahan. Lin Ye menggulung senar pancingnya, mengambil ember tangkapannya, dan mulai berjalan menyusuri jalan setapak kembali ke rumahnya.

Perjalanan pulang terasa cukup menyenangkan. Beberapa warga desa yang sedang duduk di teras rumah menyapanya, dan Lin Ye membalas sapaan mereka dengan anggukan sopan. Gosip tentang dirinya yang dituduh aneh-aneh oleh Zhao He tampaknya sudah mulai mereda, kemungkinan besar karena Zhao He telah memenuhi janjinya untuk tutup mulut dan memperbaiki keadaan sesuai kesepakatan semalam.

Saat Lin Ye hampir sampai di depan rumahnya, dia mengernyitkan dahi.

Brummm.

Suara mesin mobil yang sangat halus dan bertenaga terdengar dari arah pekarangan rumahnya. Di desa yang sepi ini, suara kendaraan selain bus tua dan traktor tangan adalah hal yang sangat langka.

Lin Ye mempercepat langkahnya. Sesampainya di depan pagar kayu yang rusak, dia melihat sebuah mobil SUV berwarna hitam mengkilap terparkir sembarangan di pinggir jalan, tepat di depan gerbangnya. Mobil itu berukuran sangat besar dan dari desainnya terlihat sangat mahal.

Seorang pria berbadan tegap yang mengenakan jas hitam dan kacamata hitam berdiri bersedekap di samping mobil tersebut, tampak seperti seorang supir merangkap pengawal pribadi.

Di dalam pekarangan rumah Lin Ye, tepat di halaman depan yang tumbuhan liarnya sudah mulai mengering, berdiri seorang wanita muda. Wanita itu mengenakan kemeja sutra berwarna putih bersih, celana panjang hitam berpotongan lurus, dan sepatu hak tinggi yang ujungnya mulai kotor oleh tanah kering. Rambutnya lurus panjang berwarna cokelat gelap, dibiarkan tergerai menutupi sebagian punggungnya. Dia sedang mengangkat sebelah tangannya untuk menutupi hidungnya, menatap rumah kayu reyot Lin Ye dengan tatapan penuh penilaian.

Lin Ye berjalan mendekati gerbang. Pengawal berjas hitam itu langsung menegakkan tubuhnya dan menatap Lin Ye dengan waspada saat melihat Lin Ye membawa parang kecil di pinggangnya dan ember berisi ikan.

"Permisi, apakah Anda tersesat? Ini jalan buntu," sapa Lin Ye dengan suara datar kepada wanita itu dari balik pagar.

1
SENJA
hilang sombongnya 🤣
SENJA
udah jadi baek beneran dia 🤣
Manusia Biasa: udah tobat wkwk
total 1 replies
Heri Susanto8246
😄😄 jadi ingat novel nelayan yang tidak pernah mendapatkan ikan saat memancing.
Gege
bukannya ada ruang penyimpanan sistem ya tor.. simpan saja sampe menggunung didalamnya...
Junior Ian
Bgus
Manusia Biasa
keren thor mekanik Sistem nya🤣 benar benar kaya game rpg
Manusia Biasa
jir kirain dapat ikan grade s atau gede🗿
Yui: harus out of the box kak/Smile/
total 1 replies
Amrye Jhon
next
Amrye Jhon
bagus
Amrye Jhon
mantap
Amrye Jhon
semangat
Amrye Jhon
lanjut
Amrye Jhon
next
Amrye Jhon
bagus
Amrye Jhon
mantap
Amrye Jhon
semangat
Amrye Jhon
lanjut
Amrye Jhon
next
Amrye Jhon
bagus
Amrye Jhon
mantap
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!