NovelToon NovelToon
Warisan Mutiara Surgawi

Warisan Mutiara Surgawi

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Mengubah Takdir / Ruang Ajaib
Popularitas:11.4k
Nilai: 5
Nama Author: Agen one

Setelah hidup selama 500 tahun penuh pengkhianatan, kesengsaraan, dan perjuangan, Tian Hao akhirnya kembali ke masa lalu.

Dengan ingatan dari kehidupan sebelumnya, ia memperoleh Warisan Mutiara Surgawi yang mempercepat jalur kultivasinya.

"Kali ini... aku akan mencapai keabadian."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14: Murid terhormat

​Kota Tiancheng biasanya adalah tempat di mana hierarki terasa kaku, namun hari ini, udara di kediaman keluarga Tian terasa lebih berat sekaligus lebih berisik.

Kabar tentang kedatangan murid baru telah menjadi api yang merambat cepat, membakar rasa penasaran setiap praktisi, mulai dari murid luar hingga murid inti.

​Tian Hao berdiri di barisan paling belakang, terpencil di antara ratusan murid yang berdesakan demi melihat sekilas sosok yang begitu diagungkan.

Dari tempatnya berpijak, bayangan paviliun besar menutupi separuh tubuhnya, seolah-olah kegelapan memang tempat di mana ia seharusnya berada.

​Ia mendongak ke arah balkon tertinggi. Di sana, duduk dengan angkuh sang kepala keluarga Tian Fei dan istrinya Li Xian. Di samping mereka, Tian Mei duduk dengan gaun sutra yang indah.

Mata Tian Mei terus menyapu kerumunan di bawah, mencari satu sosok yang ia kenal, kakaknya. Tian Hao memperhatikan itu, namun ia tetap diam.

Ia tahu, di mata orang tuanya, jarak antara balkon itu dan barisan belakang bukan sekadar jarak fisik, melainkan jurang martabat yang tidak boleh diseberangi.

​GONG!

​Suara gong raksasa bergetar tiga kali, suaranya menggetarkan udara dan menenangkan hiruk-pikuk manusia.

Tak lama kemudian, deru kaki kuda yang berderap seirama terdengar dari gerbang utama. Tanah bergetar pelan.

Pasukan pengawal dengan zirah perak lengkap muncul terlebih dahulu, pedang mereka mengkilat tertimpa matahari pagi, memancarkan wibawa sebuah kekaisaran yang besar.

​Sebuah kereta kuda megah dengan ukiran naga emas dan tirai beludru merah darah masuk ke tengah lapangan.

Tian Fei dan Li Xian segera berdiri, membungkuk dengan derajat yang hampir menyentuh lantai sebuah pemandangan yang jarang terjadi di keluarga sombong ini.

​"Dia telah tiba," batin Tian Hao. Matanya menyipit, menganalisis setiap detail kecil dari kereta tersebut. Baginya, ini bukan sekadar kunjungan; ini adalah pergeseran papan catur politik.

​Kereta itu berhenti tepat di depan panggung kehormatan. Keheningan yang mencekam menyelimuti seluruh lapangan.

Murid-murid menahan napas, mata mereka membelalak penasaran. Perlahan, seorang pengawal membuka pintu kereta.

Sebuah sepatu bot dari kulit monster tingkat tinggi melangkah keluar, diikuti oleh sosok pemuda yang mengenakan jubah biru langit dengan sulaman perak yang rumit.

​Hening. Sunyi.

​Melihat sosok itu, para murid seolah lupa cara bernapas. Ketampanannya hampir tidak nyata, dengan garis wajah yang tegas namun halus, serta rambut hitam yang tertata rapi.

​"Pangeran Xiao Liu Xuan..." bisik-bisik mulai menjalar seperti riak di kolam.

​Ia adalah pangeran tunggal dari Kerajaan Selatan, satu-satunya pewaris takhta yang diberkati dengan bakat kultivasi yang konon melampaui rata-rata jenius zamannya. Di usianya yang masih lima belas tahun, auranya sudah terasa begitu menekan.

​"Selamat datang di kota Tiancheng, Yang Mulia Pangeran Xiao Liu Xuan," suara Tian Fei menggema penuh hormat, hampir terdengar seperti sanjungan yang memuakkan bagi telinga Tian Hao. "Sebuah kehormatan bagi keluarga Tian bisa menerima kehadiran Anda."

​Xiao Liu Xuan tersenyum. Senyumnya ramah, hangat, dan tampak begitu tulus bagi siapa pun yang melihatnya. Ia menyalami Tian Fei dan Li Xian dengan kesopanan seorang bangsawan tinggi.

​"Terima kasih, Tuan dan Nyonya Tian. Saya hanyalah seorang murid yang ingin menimba ilmu di sini. Mohon bimbingannya," ucap sang pangeran dengan nada rendah yang menawan.

1
aldo
lanjut thor seru sekali 🙏🙏
𝘿𝙚𝙬𝙖 𝘽𝙤𝙣𝙜𝙠𝙤𝙠
tes ..🤔
aldo
lanjut thor seru sekali 🙏🙏🙏🙏
Leon: /Bye-Bye/
total 1 replies
saniscara patriawuha.
sat set sat set...
Leon: 🙏🙏🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
saniscara patriawuha.
sikattttt...
Leon: 👍👍👍👍👍
total 1 replies
saniscara patriawuha.
gassddddd....
saniscara patriawuha.
kasihhh fahammm duluu lahhhh.....
saniscara patriawuha.
biasanya langsung masuk ke dentiannya untuk membantu kultivasinya...
Leon: Hehe, memang di dunia Tianxu sistem kultivasi nya begitu bang/Shy/
total 1 replies
saniscara patriawuha.
gassssdd....
Leon: 🥲🙂🙂🙂🙂
total 1 replies
saniscara patriawuha.
lanjuttttkeunnnnn
saniscara patriawuha.
gasssss...
saniscara patriawuha.
tapi bisakah nanti mang MC kembali lagi ke masa depan untuk membalaskan dendamnya....
y@y@
👍🏿⭐👍🏻⭐👍🏿
aldo
lanjut thor
Leon: siaapp. jangan lupa kasih bintang 5 ya🙏🙏🙏
total 1 replies
y@y@
👍🏿🌟👍🏼🌟👍🏿
y@y@
🌟👍🏿👍🏼👍🏿🌟
Leon
ngopi lur/Coffee/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!