NovelToon NovelToon
Ranjang Ibu Tiri

Ranjang Ibu Tiri

Status: tamat
Genre:Ibu Tiri / Cinta Terlarang / Romansa / Tamat
Popularitas:3.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: ntaamelia

Tiba-tiba menjadi gadis penebus hutang, Aina harus merelakan dirinya dinikahi oleh pria paruh baya, sosok yang lebih pantas menjadi ayahnya.

Namun, siapa sangka, ternyata pria tersebut adalah orang yang terhubung dengan masa lalunya.

Lalu bagaimana Aina keluar dari bayang-bayang itu, sementara masa lalu terus mengejarnya. Bahkan mengikatkan tali tak kasat mata di kakinya.

Salam anu👑

Ig @nitamelia05

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ntaamelia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12. Tidur Bersama

Gavin yang sudah pulang dari bengkel sempat melihat Aina mengekor pada Erzan dan masuk ke dalam kamar utama.

Namun, dia tidak bisa menguping apalagi mengintip apa yang akan dilakukan sang ayah terhadap kekasihnya. Sebab benda persegi panjang itu tertutup rapat.

Gavin menghela nafas dan hanya bisa menatap nanar, lalu tanpa bicara dia melenggang masuk ke kamarnya sendiri, yang berada tepat di sebelah kamar itu.

Hingga setelah makan malam selesai, Gavin tak dapat lagi membendung rasa penasarannya. Dia lantas turun dan diam-diam masuk ke kamar Aina.

Aina yang sedang bersiap-siap untuk tidur, sontak saja terkejut dengan kedatangan Gavin. Dia langsung bangkit dari kursi dan menghampiri pemuda itu. "Gav, untuk apa kamu datang ke mari?" Tanya Aina dengan suara pelan.

Gavin lebih dulu mengunci kamar Aina, lalu membawa sang gadis untuk duduk di sisi ranjang.

"Aku mengkhawatirkanmu, Na. Tadi sore aku sempat melihat kamu masuk ke kamar Daddy. Apa yang kalian bicarakan?" jawab Gavin sekaligus melayangkan sebuah pertanyaan yang sudah berputar-putar di otaknya.

"Tidak ada, Gav. Aku hanya menyiapkan pakaian," jawab Aina.

"Aku yakin tidak hanya itu." Dari sorot mata Aina, Gavin melihat sebuah kecemasan yang tergambar jelas.

Awalnya Aina bimbang, tetapi mengingat Gavin yang selalu berusaha untuk menolongnya, dia memutuskan untuk mengeluarkan kegelisahan yang bersarang di dadanya.

"Ada apa?" tanya Gavin lagi seraya memegang kedua sisi wajah Aina.

"Aku takut, Gav," jawab Aina, dia pun ikut memegang pergelangan tangan Gavin. Sementara kedua pasang mata itu saling tatap dengan intens. "Tuan Erzan pernah mengatakan bahwa dia tidak akan menyentuh gadis kampungan seperti aku."

Masih jelas dalam ingatan, saat pertama kali Aina datang ke rumah utama, tiba-tiba Erzan menemui gadis itu di dalam kamarnya.

Dan dari perkataan Erzan saat itu, mempertegas bahwa dia tidak akan memperlakukan Aina seperti istri pada umumnya. Di mata Erzan, Aina hanyalah sebuah boneka, benda yang bisa dia perlakukan seenaknya.

"Tapi tadi dengan tidak tahu malunya dia membuka baju di depanku dan berkata bahwa seburuk apapun dia memperlakukanku, dia tetap suamiku. Aku tidak tahu apa maksudnya, tapi aku benar-benar takut, Gav."

Mulai saat ini Aina akan berterus terang kepada Gavin tentang apapun yang dirasakannya, karena pemuda itu adalah satu-satunya harapan yang ia punya.

Gavin langsung memeluk tubuh Aina, sebab dia paham apa yang dikhawatirkan gadis itu. Terlebih dia tidak akan rela, jika sang ayah mendapatkan sesuatu yang paling berharga milik Aina.

"Kamu tenang saja, aku pastikan Daddy tidak akan pernah menyentuhmu," ucap Gavin dengan sungguh-sungguh. Dia akan menjaga Aina dan menjadikan gadis itu miliknya seutuhnya.

Aina benar-benar merasakan kenyamanan, hingga dia semakin memeluk tubuh Gavin dengan erat, bahkan menghirup dalam aroma tubuh Gavin yang tidak pernah berubah.

Aina berpikir bahwa Gavin akan kembali ke kamarnya, hingga dia melepaskan pelukan mereka, saat ia sudah merasa puas.

Namun, ternyata pemikiran Aina salah. Sebab Gavin malah naik ke atas ranjang dan mengajak gadis itu untuk tidur.

"Ke mari," ucap Gavin sambil menepuk lengannya, agar Aina meletakkan kepalanya di sana.

"Tapi, Gav. Apa tidak sebaiknya kamu kembali ke kamar?"

Aina nampak ketakutan, tetapi Gavin malah tersenyum dan menarik tangan gadis cantik itu agar lekas berbaring di sampingnya.

Hingga akhirnya Aina pun pasrah, dia berbaring di sisi Gavin, tetapi dalam posisi miring.

Gavin kembali menarik tangan Aina agar memeluk tubuhnya, sementara jemari pria itu bermain-main di rambut Aina.

"Aku rindu padamu, Na. Aku ingin kita tidur bersama malam ini. Jadi, kamu tidak boleh menolak," ucap Gavin dengan tatapan yang mampu melumpuhkan hati Aina.

"Lalu bagaimana dengan besok? Kamu keluar lewat mana?"

"Itu bisa diatur, yang penting sekarang aku bisa memelukmu sampai puas."

Bibir Aina melengkung seketika, dia percaya Gavin bisa keluar tanpa diketahui oleh orang-orang rumah.

Cup!

Aina memberanikan diri untuk mengecup bibir Gavin lebih dulu. Membuat pemuda itu merasa senang, karena jarang sekali Aina berinisiatif seperti itu.

Seperti kucing yang dipancing dengan ikan asin. Gavin langsung meraup bibir Aina, menciumnya sampai kehabisan nafas. Lalu mereka terkekeh bersama.

Sebuah pemandangan indah yang baru pernah Gavin lihat kembali setelah satu bulan lamanya.

"Selamat tidur cantiknya Gavin," ucap pemuda itu setelah mengecup kening Aina. Dan gadis itu hanya mengulum senyum, lalu kembali mengeratkan pelukannya.

***

Meleleh tidak gaes 🙈 kalo iya minta mawar-mawar berdurinya dong🤸🤸🤸

1
Gia Nasgia
Buah dari kejahatan yg meninggalkan penyesalan
Gia Nasgia
Otw nikah bang Gavin
Gia Nasgia
Nah lho 😂🤫
Gia Nasgia
Titik terang mulai kelihatan
Gia Nasgia
cemungut pak pengacara untuk kebebasan Gavin 😍
Gia Nasgia
Kirim aja di segitiga bermuda 😏
Gia Nasgia
Dasar pemuja harta 😡
Gia Nasgia
Kayaknya pak Bagas nggak tahu klau Gavin bukan anaknya Dad Erzan
Gia Nasgia
Next
Gia Nasgia
Kebenaran cpt atau lambat pasti akan terungkap
Gia Nasgia
Walau bagaimana pun Dad Erzan sdh mengnggap mu anak sendiri
Gia Nasgia
Akhirnya bom nya meledak juga
Gia Nasgia
Waduh jangan sampai hubungan Gavin dan Aina ketahuan dgn Ersan
Gia Nasgia
Aina dan Gavin cari masalah dgn memakai gelang couple
Gia Nasgia
Next
Gia Nasgia
sdh curiga dari awal klau Gavin bukan anak kandung makanya Danesh mengnggap Gavin bukan layaknya saudara
Gia Nasgia
Ini kakak kandung atau kakak tiri 🤔
Gia Nasgia
Gavin memang untuk Aina
Gia Nasgia
Semoga ke duluan anaknya 🤭
Gia Nasgia
Next
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!