NovelToon NovelToon
PERFECT REVENGE

PERFECT REVENGE

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:928
Nilai: 5
Nama Author: SuciptaYasha

Berlatar di Seoul, Seo Yerin adalah wanita karier sempurna yang hidupnya hancur setelah diracuni oleh suaminya sendiri dan dikhianati sahabat dekatnya. Namun setelah kematiannya, ia secara misterius kembali ke masa lalu tepat di hari saat dirinya dilamar.

Apa yang akan dia lakukan selanjutnya? Pertama, dia menghajar orang yang melamarnya tepat di hadapan semua orang dan merencanakan balas dendam kepada sahabat dan semua orang yang membuatnya menderita.

Namun di tengah usahanya mengubah takdir, ia tanpa sadar terlibat dengan seorang pria berbahaya dari dunia bawah tanah—seorang mafia dingin yang juga sedang menyiapkan balas dendamnya sendiri.

Apakah pembalasan dendamnya dapat membawanya menuju kebahagiaan? Atau malah membuatnya semakin terseret ke dalam jurang neraka? Saksikan perjalanan Yerin hanya di novel ini ☺️☺️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SuciptaYasha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

11 Keluarga Mafia

Tatapan mereka saling bertabrakan sengit di tengah meja seolah tatapan mereka dapat memunculkan percikan api yang saling beradu.

Pria itu, Kang Yo-han, untuk pertama kalinya setelah sekian lama merasa bingung.

'Apa sebenarnya yang salah dengan kepala wanita ini?' pikirnya dalaam hati.

Biasanya orang bahkan tidak berani menatap matanya secara langsung. Namun wanita di depannya ini bukan hanya berani melawan tatapannya, dia bahkan berani menghalangi makanannya.

Sungguh gila.

Akhirnya Yo-han menghela napas pelan lalu menurunkan sendoknya.

“Baik. Biar aku luruskan semuanya.”

Ia mulai menghitung dengan jari.

“Pertama, aku tidak datang ke sini untuk menemui siapa pun. Kedua, aku tidak mengenalmu. Dan ketiga…”

Tatapannya kembali dingin.

“Aku tidak punya rencana menikah dengan siapa pun.”

Yerin langsung menyilangkan tangan. Entah kenapa sikap santai dan acuh tak acuh pria ini mulai membuatnya kesal secara pribadi.

“Apa itu semua omong kosong? Kau bahkan tidak sepadan dengan keluarga Cha ataupun keluarga Seo.”

“Untuk yang satu itu aku sungguh-sungguh," ucap Yo-han dengan serius.

Tatapan mereka kembali bertemu. Kini jauh lebih intens. Beberapa detik terasa seperti perang dingin kecil di atas meja makan.

Namun akhirnya, Yerin menghembuskan napas panjang dan bangkit dari kursinya.

“Aku ditolak lagi....”

Ia mengambil mantelnya, lalu menatap pria itu untuk terakhir kalinya.

“Kalau begitu nikmati makananmu.”

Tanpa menunggu jawaban, ia langsung pergi keluar ruangan.

Brak!

Pintu ditutup dengan keras yang menandakan kekesalan Yerin.

Yo-han terdiam beberapa detik, lalu matanya perlahan bergerak kearah kursi kosong di depan.

Di sana, sebuah tas wanita tertinggal.

“Merepotkan...” gumamnya pelan namun tidak berusaha mengejar karena ia tahu jika itu bukan urusannya.

Ia akhirnya mengambil sendoknya kembali dan berniat untuk menyantap hidangan yang sudah lama ia nantikan setelah berbagai pekerjaan yang melelahkan.

Namun tepat saat hendak memakan kuenya—

Kring....

Ponselnya berdering, dari Asistennya, Jeong-won.

Ia mengangkat telepon. “Ada apa?”

Suara panik langsung terdengar dari seberang. “Bos, ada situasi darurat.”

Alis Yo-han langsung berkerut tipis. Saat itu juga mood buruknya kembali muncul. Gara-gara wanita aneh tadi, sekarang kuenya bahkan belum sempat dimakan.

Yo-han menatap kue itu beberapa detik dengan ekspresi dingin lalu berdiri perlahan.

Ia mengambil mantel hitamnya. Namun sebelum pergi, tatapannya kembali jatuh ke tas putih milik Yerin.

Hening sesaat. Lalu ia mengambil tas itu dengan satu tangan meski dia tahu jika itu bukan urusannya.

....

Sepanjang perjalanan pulang, suasana di dalam mobil dipenuhi gerutuan kesal Yerin.

“Aku bahkan tidak tahu kenapa aku datang…”

“Pria aneh…”

“Sok misterius…”

Ia bersandar di kursi sambil melipat tangan dengan wajah kesal.

Supir di depan melirik kaca spion berkali-kali, mencari waktu yang aman untuk bicara.

“…Nona.”

“Hm?”

“Kemana kita sekarang?”

Yerin menghela napas panjang.

“Pulang.”

“Baik.”

Mobil kembali melaju membelah jalan malam Seoul. Namun beberapa menit kemudian, Yerin tiba-tiba ingat sesuatu

“Tas!”

Sang supir berkedip.

“Nona?”

“Aku meninggalkan tasku.”

Ia langsung memeriksa kursi samping dan bawah mobil namun kosong. Yerin memijat pelipisnya dengan frustasi.

"Pasti tertinggal di restoran tadi..."

Ia mengambil ponselnya, untungnya ia menyimpan ponsel di mantelnya sehingga tidak ikut tertinggal.

Dengan cepat ia menelpon pria yang dia ajak kencan buta. Telepon tersambung.

"Halo, aku melupakan tasku disana. Aku minta tolong bisa kau ambilkan—"

[Halo?]

Yerin terdiam begitu mendengar suara di seberang yang sangat berbeda dengan suara pria yang tadi dia temui di restoran.

[Ah, Nona Yerin. Maafkan aku tapi aku tidak bisa bertemu denganmu tepat waktu karena restoran tempat kita seharusnya bertemu tiba-tiba dipesan seluruhnya oleh seseorang. Kalau bisa kita jadwalkan ulang— Beep....]

Yerin langsung memutus sambungan teleponnya. Ia meringkuk perlahan sambil menjambak rambutnya sendiri ketika menyadari apa yang barusan dia lakukan.

Menerobos ruangan VIP, mengganggu sarapan seseorang, bicara tidak sopan hingga mengajak orang asing menikah, semua itu terputar kembali di otaknya.

"Ahhh.... Ini memalukan, kenapa aku melakukan itu semua, ahh..."

Rasa malu yang tak tertahankan membuat wajahnya memerah.

Supir akhirnya bicara: " N-Nona, haruskah saya putar balik sekarang?"

"APA KAU INGIN AKU MATI KARENA MALU!" Teriak Yerin tanpa sadar.

Sang supir langsung terdiam, ia tidak melakukan apapun tapi entah kenapa ia merasa jika Nonanya melampiaskan rasa kesalnya kepadanya.

“Aku tidak ingin melihat wajah pria itu lagi. Buang saja tas itu kalau perlu, dasar....” ucap Yerin langsung menyandarkan kepala ke jendela dengan kesal.

Supir hanya bisa diam.

'Sebenarnya apa yang terjadi di restoran sampai Nona Muda tampak seperti habis kalah perang?' pikir sang supir.

....

Sementara itu.

Di sisi lain kota, sebuah mansion megah berdiri di balik gerbang besi raksasa dengan penjagaan ketat.

Kediaman Gyeomryeon Family, salah satu keluarga mafia paling berpengaruh. Di dalam dunia gelap, nama mereka jauh lebih menakutkan daripada banyak politisi.

Sebuah mobil sport mewah bermerek Lykan HyperSport yang hanya diproduksi 7 unit di dunia berhenti di halaman utama.

Puluhan bawahan langsung menundukkan kepala begitu melihat kemunculan pria itu.

“Eksekutif Kang!”

“Selamat datang!”

Yo-han bahkan tidak melirik mereka saat keluar dari mobil pribadinya itu. Ia langsung berjalan memasuki mansion dengan langkah tenang.

Suasana mansion malam ini terasa berat. Dan begitu memasuki kamar utama, ia langsung melihat alasannya.

Kepala keluarga Gyeomryeon sedang terbaring lemah di atas ranjang.

Pria tua itu bernama Yeon Janghwa. Penguasa dunia bawah yang bahkan polisi dan pejabat tinggi pun enggan menyentuhnya.

Namun sekarang tubuhnya tampak jauh lebih kurus dan rapuh.

Di ruangan yang sama sudah ada anggota keluarga lain.

Anak pertama, Yeon Taeguk. Pria berusia akhir empat puluhan dengan aura ambisius dan tatapan penuh perhitungan.

Dan anak kedua, Yeon Minjoon. Lebih muda, elegan, selalu tersenyum tenang seperti ular berbisa.

Hanya anak ketiga yang tidak hadir karena sedang menjalani masa tahanan atas perintah Sang Kepala Keluarga karena masalah yang dia buat tidak lagi bisa ditolerir.

Begitu Kang Yo-han masuk, tatapan beberapa anggota keluarga langsung berubah tidak nyaman.

Mereka tidak pernah menyukai keberadaan pria itu. Terlalu kuat. Terlalu menonjol. Dan yang paling penting, terlalu dipercaya oleh Yeon Janghwa.

“Yo-han…”

Suara lemah pria tua itu terdengar.

Yo-han langsung berjalan mendekat lalu tanpa ragu berlutut di samping ranjang dan mencium tangan pria tua itu dengan penuh hormat.

Tindakannya menunjukkan kesetiaan mutlak yang jarang dilakukan bahkan oleh anggota keluarga lainnya.

Yeon Janghwa tersenyum kecil. “Kau masih sama seperti dulu… Aku masih ingat saat pertama kali menemukanmu. Anak kecil kotor yang nyaris mati kelaparan di pinggir jalan..."

Ruangan menjadi sunyi. Yo-han tetap diam menundukkan kepala karena semua itu benar.

Jika saja Yeon Janghwa tidak membawanya pulang dulu, mungkin dirinya sudah mati kelaparan entah di gang mana.

“Aku membesarkanmu… Aku memberimu nama… Aku memberimu tempat untuk hidup dan berkembang.” Tatapan pria tua itu mulai melemah. “Dan sekarang… Aku tidak punya banyak waktu lagi. Kau harus melindungi keluarga ini bahkan setelah aku mati.”

Yo-han mengangkat kepala perlahan. Tatapannya dingin namun penuh keteguhan. “Aku akan melakukannya bahkan tanpa Anda meminta."

Yeon Janghwa tersenyum puas.

Tapi disisi lain ruangan, Yeon Taeguk tampak semakin kesal.

Akhirnya ia berdiri lebih dulu.

“Kalau begitu aku permisi dulu.”

Yeon Minjoon ikut berdiri sambil tersenyum tipis.

Mereka keluar dari ruangan bersama.

Begitu pintu tertutup, ekspresi Taeguk langsung berubah dingin.

"Sial!"

BUGH!

Ia memukul dinding dengan kesal.

“Ayah terlalu mengistimewakan Yo-han. Itulah sebabnya bajingan itu mulai tidak sopan pada keluarga inti," ucapnya dengan nada suara penuh rasa tidak suka.

Minjoon terkekeh kecil. “Apa kau takut posisimu direbut olehnya?”

Taeguk ikut tertawa pelan. “Tidak mungkin. Orang luar tanpa ikatan darah sepertinya tidak akan pernah bisa mewarisi keluarga Gyeomryeon.”

Tatapannya kemudian menyipit pada adiknya. “Daripada bajingan itu, aku justru lebih waspada padamu, adikku."

"Kau melukai hati kecilku dengan ucapanmu, kakak," balas Minjoon sambil tersenyum kecil.

Namun Taeguk tidak tertipu dengan senyuman itu. Meski tampak murah senyum dan ramah, ia tahu jika hati adiknya itu lebih licik daripada ular.

Minjoon lah yang menjebak adik paling bungsunya hingga melakukan kesalahan dan mendapat hukuman berat dari ayahnya.

Pria itu terlalu licik dan berbahaya untuk dibiarkan hidup tanpa pengawasan.

1
Kustri
qu diundang gk nih, pengen jd pagar betis, eh pagar ayu☺
Kustri
nyogok pkai vote biar crazy up😊😍
Caveine: makasihhh😍
total 1 replies
Kustri
klu ayah kandung yohan kakek nara, berarti nara ponakan yohan dong
Caveine: iya kak 😍👍👍
total 1 replies
Kustri
setelah yerin yo han tamat, bisa x thor kisah nara diangkat, unik soal'a☺🥺
Kustri
apa situasi ini ada dikehidupan yerin sblm'a
biasa'a akan mengulangkan kejadian" sblm'a
Kustri
lanjuuut
Kustri
qu terkejut, ternyata nara...waow!
keren crita'a
Kustri
nyogok ☕ biar crazy UP
Kustri
yo han anak terbuang... kebetula sekali yg nemu ayah'a

bagus alur'a... jgn smp gk lanjut ya thor
Kustri
lagi" perebutan warisan
oowh... ternyata anak pungut yg menguasai dunia bawah calon'a yerin, gpp yg penting kuat smua
😂🤭
Kustri
mgkin pas yerin dilamar, blm ada tanda" klu sahabat & pacar'a saling suka
betul g yaa🤔
lanjuuut thor💪
Kustri
siapa dia?
aah inilah org yg akan menolong yerin, seorang dr dunia bawah
Kustri
☕u yerin, semangat cpt sadar kembali u balas dendam
Kustri
thor, kembalinya jendral perang koq blm dilanjut... pdhal qu sukaa lho
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!