Hanya cerita fiksi
Tidak terkait dengan agama manapun
maaf jika ada yang kurang berkenan 🙏
Bella Amanda awalnya adalah gadis cantik yang begitu periang. Tapi sikapnya lambat laun berubah ketika orang-orang membandingkan dirinya dengan adiknya sendiri yang katanya lebih cantik, lebih pintar dan lebih segala-galanya.
Bukan hanya itu Bella juga harus menelan pil pahit saat suaminya dengan tega bermain belakang dengan Belinda, adiknya sendiri dan diharuskan menikah.
Sanggupkah Bella tetap bertahan dengan pernikahannya atau memilih menyerah?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon airarahma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Honey moon
Acara resepsi pernikahan sebentar lagi digelar. Bella masih dirias untuk yang kedua kalinya.
Gaun yang dikenakan Bella tetap tertutup tapi tetap terlihat memukai karena siluet tubuh ramping tapi berisi ditempat yang seharusnya membuat penampilan begitu mempesona.
Erlan sampai menganga melihat penampilan istrinya.
"Kamu tidak usah ikut menyapa tamu ya, kamu dikamar saja" ucap Erlan yang memang dari dalam hatinya.
"Kenapa?" tanya Bella heran.
"Kamu terlalu cantik, aku takut banyak mata yang menatap lapar pada tubuhmu" ucap Erlan sungguh sungguh.
MUA yang masih ada disana sampai tidak bisa menahan tawanya. Menurut mereka Erlan terlalu konyol.
"Sayang... Sayang...kamu ini ada-ada saja" ucap Bella heran.
"Aku serius. Kamu sangat cantik" ucap Erlan pula.
"Iya iya sayang, kamu bisa berdiri disebelahku sepanjang acara jadi tidak akan ada yang berani macam-macam padaku" ucap Bella tersenyum.
"Kamu cantik sekali sayang" batin Erlan. Melihat wajah Bella yang tersenyum membuat Erlan semakin tidak rela melihat orang lain juga menatap penuh puja pada istrinya. Bella hanya milik Erlan seorang.
Ketukan pintu terdengar. Rahel datang memberi tau kalau acara akan segera dimulai.
"Kenapa kalian masih disini?" tanya Rahel berdecak heran.."Diluar tamunya sudah banyak yang datang, acara juga sebentar lagi dimulai" imbuhnya.
Erlan dan Bella saling pandang kemudian saling melempar senyum
Rahel yang melihatnya hanya geleng geleng kepala. Erlan kemudian meletakkan tangan Bella untuk merangkul lengannya.
Mereka masuk ke dalam Ballroom dan berjalan di red carpet dengan tersenyum ramah menyapa siapa saja yang mereka lewati.
Ditempatnya Marvel mengambil beberapa foto Bella untuk dia kirimkan pada Sean. Marvel yakin tidak akan mungkin Finn akan melakukan itu. Marvel lupa tindakannya itu justru membuat patah hati Sean semakin mendalam.
"Aku baik kan" tulis Marvel dalam pesannya.
Sean memandangi foto-foto yang dikirimkan Marvel. Seketika saja Sean membanding ponselnya.
"Arrgghhhh....." teriak Sean meluapkan rasa sakit hati yang dia rasakan.
Finn yang melihat apa yang dilakukan Marvel dengan tegas menegurnya.
"Apa yang kamu lakukan Vel? Kamu mengirim foto Bella pada Sean? Kamu gila?" ucap Finn cukup keras. Untung saja suasana pesta sangat ramai dan dipenuhi alunan musik hingga tidak ada yang menyadari teriakannya.
"A aku hanya ingin dia cepat Move on" ucap Marvel terbata.
"Bukan cepat move on, tapi kamu menaburkan garam di atas lukanya. Gila kamu" bentak Finn pula.
"Sorry aku tidak bermaksud begitu" ucap Marvel penuh sesal.
Erlan yang baru saja hendak ke toilet mendengar jelas apa yang adik dan sahabatnya itu perbincangkan.
"Jadi benar dugaanku selama ini kalau pria itu menyukai istriku" guman Erlan kesal.
"Pantas saja saat di Mall dan di kantor Papa Daniel tatapannya tidak bersahabat" imbuhnya.
Erlan kemudian mempunyai ide cemerlang untuk membuat pria bernama Sean itu semakin sakit hati.
Pesta resepsi pernikahan kembali berlanjut. Salah satu artis ibu kota yang memang master lagu romantis menyumbangkan lagunya di acara tersebut.
Erlan yang mengetahui istrinya memang penggemar berat artis tersebut dengan sengaja mengundang artis itu walau dia harus mengeluarkan biaya yang fantastis.
"Terima kasih sayang" ucap Bella dan masuk ke dalam pelukan suaminya. Bella sangat senang bisa bertemu langsung dengan penyanyi favoritnya.
...
Keesokan harinya sepasang suami istri yang semalaman memadu kasih kini sedang berpelukan dengan tubuh yang sama-sama polos.
Erlan menghadiahi ciuman bertubi di seluruh wajah istrinya.
"Good morning my wife" ucap Erlan dengan suara serak khas bangun tidurnya.
"Good morning sayang" jawab Bella yang saat itu baru saja membuka mata. Rasanya tubuhnya begitu remuk karena Erlan menggempurnya semalaman.
"Terima kasih karena sudah menjadikanku yang pertama untuk mu" ucap Erlan lalu menghadiahi ciuman di kening istrinya.
"I Love you so much" ucapnya pula.
"I Love you too, sayang" balas Bella.
Erlan merapatkan tubuhnya dan membenamkan bibirnya di atas bibir istrinya. Ciuman yang penuh tuntutan hingga membuat mereka mengulang kembali penyatuan semalam.
...
"Mas sudah siapkan tiket untuk bulan madu kita. Kita akan ke aussie" ucap Erlan penuh semangat.
Mereka berdua sedang duduk di Balkon hotel dengan Bella yang duduk di pangkuan Erlan dan Erlan memeluknya dari belakang.
"Kenapa bukan paris sayang? Atau yang dekat kita bisa ke Bali" tanya Bella memberi saran.
"Aku ingin sekali menikmati honeymoon kita di negara kangguru itu. Kamu tidak keberatan kan?" tanya Erlan sambil menghadiahi ciuman di pelipis istrinya.
Bella menggeleng.
"Dimanapun asal ada sayang pasti aku mau" jawab Bella sambil menatap lekat kata suaminya.
Erlan tersenyum.
"Pintar menggombal sekarang" ucap Erlan kemudian kembali menghadiahi ciuman basah dibibir mungil istrinya.
"Kamu cepat belajar" puji Erlan saat mengakhiri ciuman panas mereka. Dia bahkan menghadiahi kecupan gemas di kedua pipi Bella.
"Kan sayang gurunya" sahut Bella dengan tertaw kecil.
Erlan pun ikut tertawa menimpali.
"Ya, aku memang guru yang handal" ucao Erlan lalu menggendong tubuh istrinya menuju ranjang pengantin mereka. Apalagi kalau bukan untuk kembali mengulang kegiatan panas mereka.
Rasanya Erlan sudah kecanduan dan ingin lagi dan lagi.
...
Erlan dan Bella sudah di Bandara menuju ke kota Sydney. Selama di Australia mereka akan mengunjungi Sydney opera house, menikmati kapal pesiar di Sydney Hourbour dan mengunjungi tempat wisata lainnya. Ini pertama kalinya mereka menginjakkan kakinya du negara kangguru tersebut jadi mereka sengaja mencari tour guide selama disana.
Erlan ingin bulan madunya sangat berkesan dan tak terlupakan. 7 Jam perjalanan akhirnya mereka telah sampai di Kota Sydney. Keduanya tidak bisa menutupi rasa kagum mereka pada tempat tersebut.
"Sayang, coba kamu minta senior mu yang jadi tour guide kita selama disini. Bukankan lebih baik kalau kita mengajak orang yang kita kenal daripada mencari orang baru?" saran Erlan. Inilah rencana Erlan. Dia ingin membuat Sean cemburu dan menghapus nama Bella di hatinya karena Bella sudah menjadu milik Erlan seorang.
"Siapa?" tanya Bella pula. Dia memang tidak ingat kalau Sean melanjutkan pendidikan disini.
"Itu siapa ya namanya, yang terakhir ketemu di kantor papa" jawab Erlan yang pura-pura lupa nama Sean.
"Oh.. Kak Sean.. Tapi aku tidak tau kontaknya" jawab Bella apa adanya.
Dalam hati Erlan tersenyum, istrinya ini memang idaman. Bahkan sejelas itu Sean menyukainya tapi di tidak peka sama sekali.
"Beruntungnya aku menjadi pria mu satu-satunya" ucap Erlan dalam hati.
"Aku ada kontaknya" jawab Erlan yang memang sudah mencari tau sebelumnya.
"Nanti kita hubungi setelah sampai hotel ya" imbuh Erlan yang diangguki oleh Bella.
Erlan mengelus puncak kepala istrinya dengan sayang.
"I Love You" ucap Erlan kemudian tanpa malu-malu langsung mencium bibir istrinya dengan penuh perasaan.
Bersambung..