Perjalanan menuju wilayah utara akhirnya membawa kami semakin dekat dengan laut.
Aku berjalan di depan bersama sepuluh pasukan summon, sementara Talos berada beberapa langkah di belakangku.
Hutan yang sebelumnya sangat lebat perlahan mulai berubah.
Pohon-pohon semakin jarang.
Udara terasa lebih lembap.
Dan suara yang sejak tadi hanya terdengar samar mulai semakin jelas.
Ssshhh...
Ssshhh...
Suara ombak.
Aku berhenti sejenak.
Di hadapan kami terbentang sebuah bukit kecil.
Aku menaikinya bersama Talos dan sepuluh pasukan summon.
Begitu sampai di puncak—
Aku terdiam.
Laut luas terbentang di hadapan kami.
Cahaya matahari memantul di permukaan air.
Namun pemandangan indah itu hanya bertahan beberapa detik.
Karena di kejauhan aku melihat asap hitam.
Banyak sekali asap.
Talos langsung berdiri di sampingku.
“Tuan...”
“Aku melihatnya.”
Di bawah bukit terdapat sebuah desa kecil yang berdiri tepat di tepi pantai.
Desa itu memiliki pelabuhan sederhana.
Beberapa rumah sudah terbakar.
Penduduk berlarian.
Dan di pelabuhan...
Ada sebuah kapal besar.
Kapal itu jauh lebih besar daripada kapal nelayan biasa.
Tiangnya tinggi.
Lambungnya hitam.
Di atasnya berkibar bendera dengan lambang tengkorak.
Talos langsung mengepalkan tangan.
“Itu mereka.”
Aku menoleh.
“Kau mengenalnya?”
Talos mengangguk.
“Bendera seperti itu ada di kapal yang menyerang pasukanku.”
Aku kembali melihat kapal tersebut.
Jadi benar.
Mereka memang bukan sekadar bajak laut biasa.
Tiba-tiba—
“TOLOOONG!”
Teriakan terdengar dari bawah bukit.
Kemudian suara lainnya.
“Jangan ambil itu!”
“Ampun!”
“Tolong jangan bunuh kami!”
Aku langsung berbalik.
“Turun.”
Talos mengangguk.
Sepuluh pasukan summon langsung mengikuti.
Kami berlari menuruni bukit.
---
Begitu masuk ke desa, keadaan semakin jelas.
Para bajak laut sedang menjarah rumah-rumah.
Sebagian membawa karung makanan.
Sebagian mengambil ternak.
Beberapa bahkan menyeret penduduk keluar dari rumah mereka.
Seorang bajak laut membawa sebuah peti.
“Cari semua barang berharga!”
“Baw…
The Lazy Emperor: Rise Of The Undying Demon King
DESA DI TEPI LAUT UTARA
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 61 Episodes
Comments