Malam telah tiba.
Api unggun di sekitar perkemahan perlahan mengecil. Sebagian besar prajurit elite sudah beristirahat, sementara beberapa lainnya berjaga secara bergantian.
Aku sendiri masih belum bisa tidur.
Aku hanya berbaring di atas tanah dengan kedua tangan di belakang kepala.
Di sampingku, Selena bersandar santai pada tubuh Maximus. Entah bagaimana, monster kuda itu sekarang berubah menjadi semacam sofa berjalan.
Maximus bahkan tidak keberatan.
“Nyaman sekali,” gumam Selena.
Maximus menjawab dengan bangga.
“Tentu saja. Bulu saya adalah bulu premium.”
Aku menoleh.
“Premium?”
“Benar, Tuan.”
“Kau beli sendiri?”
“Tidak.”
“Lalu?”
“Bawaan lahir.”
Aku menghela napas.
“...Terserah.”
Aku kemudian membuka sistem.
Panel transparan muncul di hadapanku.
Hal pertama yang kulihat adalah Benteng Keenam.
Pembangunan masih berlangsung.
Bahkan pada malam hari.
Para penduduk bekerja secara bergantian.
Kelompok yang bekerja pada siang hari sudah beristirahat, sementara kelompok lainnya mengambil giliran malam.
Berbeda dengan mereka, para skeleton tidak mengenal pergantian shift.
Mereka terus bekerja.
Siang.
Malam.
Pagi.
Malam lagi.
Tidak ada tidur.
Tidak ada makan.
Tidak ada istirahat.
Aku melihat salah satu skeleton membawa batu besar.
Kemudian skeleton lainnya memasangnya.
KRAK.
Kemudian mereka mengambil batu berikutnya.
Aku menghela napas.
“Kalau terus seperti ini, bentengnya bisa selesai jauh lebih cepat.”
Selena melirik sistem dari samping.
“Mereka tidak lelah?”
“Tidak.”
“Menarik.”
Aku kemudian melihat laporan pembangunan.
[Benteng Keenam]
Pembangunan: 63%
Aku mengangguk puas.
Lumayan.
Kemudian pandanganku berpindah.
Aku membuka status Clone 2.
[Lokasi: Wilayah Utara]
[Status: Aktif]
[Bergerak bersama 10 pasukan summon]
Aku melihat mereka terus berjalan.
Tanpa berhenti.
Hutan.
Bukit.
Jalan kecil.
Sungai.
Mereka terus bergerak menuju wilayah utara.
Aku tersenyum.
Sudah waktunya melihat langsung.
Aku memejamkan mata.
Kesadaranku mulai berpindah.
WOOOOOM!
Ketika membuka mata k…
The Lazy Emperor: Rise Of The Undying Demon King
PETUALANG DI WILAYAH UTARA
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 61 Episodes
Comments