BAB 15

Naya melangkah masuk ke dalam gedung firma hukum yang berdiri kokoh di kawasan bisnis. Lobi yang luas terasa dingin oleh hembusan AC, lantai marmer mengilap memantulkan cahaya lampu kristal di langit-langit. Ia tidak ragu. Langkahnya stabil, punggung tegak, dan wajahnya tenang.

Resepsionis di meja depan langsung mengenali namanya. “Selamat siang, Bu Naya. Pak Adrian sudah menunggu di ruangannya.”

Naya hanya mengangguk singkat. Ia menolak tawaran untuk diantar, lalu menaiki lift sendirian menuju lantai tujuh. Di dalam lift yang sunyi, ia menatap bayangan dirinya di dinding cermin. Kemeja putih rapi, celana bahan hitam, rambut terurai dengan make-up tipis yang membuatnya terlihat formal sekaligus tidak mudah digoyahkan.

Ting

Begitu pintu lift terbuka, koridor panjang dengan dinding kayu gelap menyambutnya. Di ujung koridor, pintu kaca ruang kerja Adrian sudah terbuka sebagian. Naya berjalan mendekat dengan langkah elegan, sepatu high heels-nya berbunyi pelan di atas karpet tebal.

Adrian sudah duduk di balik meja kerja besar dari kayu jati. Pria berusia empat tahun itu mengenakan kemeja biru muda dengan lengan digulung rapi hingga siku, dasi longgar di leher, dan kacamata tipis yang menempel di batang hidung. Wajahnya serius, seperti biasa. Ia sudah bertahun-tahun menangani kasus perceraian, perselingkuhan, dan sengketa harta gono-gini. Tidak ada yang mengejutkannya lagi, kecuali klien yang datang dengan bukti yang sangat lengkap.

“Selamat siang. Silahkan duduk” sapa Adrian dengan suara rendah dan profesional. Ia berdiri sebentar sebagai tanda hormat, lalu mengisyaratkan kursi di depan mejanya.

Naya mendekati meja itu tanpa terburu-buru. Ia meletakkan tas kulit cokelat di samping kursi, lalu perlahan mendudukkan tubuhnya. Punggungnya tegak, kedua tangan tersusun rapi di pangkuan, dan matanya menatap langsung ke arah Adrian. Tidak ada rasa canggung. Tidak ada keraguan yang terlihat.

“Hari ini selingkuhannya datang ke rumah,” ucap Naya tanpa basa-basi. Suaranya datar, je…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

sunaryati jarum

sunaryati jarum

Semangat semoga prosesnya cepat, karena bukti kuat Aslan sulit membantah.Ancam pasal perzinahan,pasti dua sidang selesai seperti keponakan emak Bukti akurat langsung skakmat tergugat.

2026-09-01

1

Adinda

Adinda

lanjut thor

2026-08-31

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!