Bab 37
Benih Rasa
Map yang dibawa Reyner tidak berisi hasil DNA.
Di depan rumah Halim, ia hanya mengatakan ingin memastikan satu nama dalam arsip lama. Sampel dari cangkir jamuan ternyata menghasilkan profil campuran karena benda itu telah disentuh dan dicuci staf sebelum dipakai Kayla.
"Laboratorium tidak bisa menyimpulkan apa pun," katanya kepada pengacara melalui telepon setelah kembali ke mobil. "Jangan kirim laporan itu kepada Mama."
Beberapa hari kemudian, Selina mengundang Kayla dan Tiana makan malam setelah mereka selesai dari Klinik Kecantikan Bella.
"Reyner juga ikut," katanya terlalu santai.
Tiana langsung menatap Kayla. "Kenapa saya merasa ini jebakan?"
"Karena Tante Selina tersenyum seperti Oma Melly saat mengatur perjodohan."
Selina tertawa. "Hanya makan."
Di Rumah Makan Sejati, Reyner sudah menunggu. Ia berdiri untuk menarik kursi Selina, lalu melakukan hal yang sama untuk Tiana.
"Terima kasih," kata Tiana. "Tapi saya masih bisa menarik kursi sendiri."
"Saya tahu. Saya juga masih bisa bersikap sopan."
"Kapten selalu menjawab seperti sedang memberi pengumuman kabin?"
"Hanya kalau dokter bertanya seperti sedang menginterogasi pasien."
Kayla menyembunyikan senyum di balik menu.
Adrian menelepon sebelum makanan datang. Ada perubahan jadwal dan ia menunggu Kayla di luar untuk makan malam bersama keluarga Sanjaya. Kayla pamit lebih dulu setelah memastikan Tiana tidak keberatan tinggal.
"Kamu meninggalkanku dalam jebakan?" bisik Tiana.
"Katanya hanya makan."
"Pengkhianat."
Kayla pergi sambil tertawa. Selina memandang punggungnya sampai pintu restoran tertutup. Lambungnya mendadak terasa berat, bukan karena sakit, melainkan rindu yang tidak punya nama.
Reyner menuangkan teh untuk ibunya. "Mama baik-baik saja?"
"Ya. Hanya kepikiran Kayla."
Tiana mengaduk sup. "Dia memang membuat orang kepikiran. Dari kecil terlalu terbiasa mengurus semua orang."
"Kalian sudah lama berteman?" tanya Reyner.
"Sejak pendidikan dokter. Dia jarang cerita soal rumah, tapi saya tahu g…
Terjebak Nikah Kilat dengan Kapten Dingin yang Diam-diam Memujaku
Episode 37
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 85 Episodes
Comments