Hidangan sop buntut yang nikmat dan hangat telah tandas, meninggalkan rasa kenyang dan kehangatan yang merata di perut mereka berempat.
Setelah menikmati makan siang dan berbincang santai untuk melepas rindu, mobil yang mereka tumpangi kembali membelah jalanan kota Jakarta, mengantar kepulangan mereka menuju unit apartemen.
Setibanya di lantai unit apartemen, suasana berubah menjadi lebih intim.
Namun, waktu kunjung kedua orang tua Alena hari itu harus usai karena urusan pekerjaan sang Papa yang tidak bisa ditinggal lama.
Di ruang depan, Mama Alena memeluk putrinya erat-erat, mengusap punggung dan perut buncit Alena penuh kasih sayang.
"Jaga kesehatan baik-baik ya, Sayang. Kalau ada apa-apa, jangan ragu kabari Mama atau Papa."
Papa Alena menepuk bahu Baskara dengan senyuman bangga.
"Bas, istirahat yang cukup. Jangan terlalu memaksakan diri bekerja dulu. Urusan perusahaan biarkan Kenan dan tim yang handle sementara waktu."
"Baik, Pa, Ma. Terima kasih banyak sudah datang menemani kami hari ini," jawab Baskara sopan sambil menyalami tangan kedua mertuanya bergantian, diikuti oleh Alena.
Setelah berpamitan dan melepas senyuman terakhir, ayah dan ibu Alena melangkah masuk ke dalam lift, meninggalkan Baskara dan Alena yang berdiri berdampingan di ambang pintu.
Pintu lift tertutup rapat, menyisakan keheningan yang nyaman di dalam unit apartemen mereka—menandakan babak baru kehidupan yang tenang, damai, dan sepenuhnya milik mereka berdua.
Pintu unit apartemen tertutup rapat, mengunci segala kebisingan dan hiruk-pikuk kota Jakarta di luar sana.
Suasana mendadak menjadi jauh lebih tenang, menyisakan keheningan yang nyaman di antara Baskara dan Alena.
Baskara mengembuskan napas panjang, melepaskan sisa-sisa ketegangan yang masih melekat di pundaknya sejak dari pemakaman hingga rumah makan tadi.
Ia menoleh ke arah istrinya, lalu merentangkan sebelah lengannya.
Alena tersenyum manis, dengan sigap melangkah mendekat dan membiarkan tubuhnya masuk ke dalam dekapan hangat san…
Baskara Lelaki Yang Memilihku
Bab 28
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 41 Episodes
Comments