Eve merasa tenggorokannya mendadak kering. Tatapan Lucien tidak berpindah sedikit pun darinya, seolah pria tersebut sedang menunggu celah sekecil apa pun dari jawabannya. Eve masih menggenggam tangan Vins, bahkan tanpa sadar jemarinya semakin erat mencengkeram tangan pria tersebut. Beberapa detik berlalu tanpa suara. Di sekeliling mereka, para bangsawan masih sibuk membicarakan hasil perburuan, tetapi bagi Eve, semua suara terasa semakin jauh.
'Gue harus jawab apa?'
Dia bisa saja mengatakan bahwa dirinya pernah membaca tentang manticore dalam kehidupan sebelumnya. Masalahnya, tentu saja tidak ada seorang pun yang akan percaya. Mengatakan bahwa dia mengetahui kelemahan monster karena pernah menjadi dokter forensik juga sama tidak masuk akalnya. Eve mengembuskan napas pelan melalui hidung, kemudian melirik sekilas ke arah kepala manticore yang masih dibawa Vins.
Tidak ada jalan keluar yang bagus.
'Kalau gue ngaku, Lucien bisa curiga. Kalau gue bohong, Vins bakal buka mulut.'
Eve kembali menatap Lucien. Pria tersebut masih diam. Dan justru sikap tenang seperti ini membuat Eve semakin gugup.
Kemudian sebuah ide muncul.
"Pel... pustakaan," ucap Eve pelan.
Lucien sedikit mengernyit. "Perpustakaan?"
Eve mengangguk cepat. "Apeline baca di pelpustakaan."
Dia berusaha menjaga wajahnya tetap polos meskipun jantungnya berdetak lebih cepat. "Ada buku... yang bilang kelemahan manticol ada di cini," lanjut Eve sambil mengangkat tangan kecilnya dan menunjuk bagian tengah dahinya sendiri. "Terus... ada gambal manticol juga."
Lucien tidak langsung menjawab. Tatapannya masih tertuju kepada Eve, membuat gadis kecil tersebut memaksa dirinya untuk tidak mengalihkan pandangan.
'Jangan kelihatan takut, jangan berkedip terus. Anak kecil yang bohong pasti gampang ketahuan kalau menghindari tatapan orang.'
Eve menelan ludah dan tetap menatap Lucien. Lucien akhirnya bertanya,
"Lalu bagaimana kau tahu makhluk yang menyerang kalian adalah manticore?"
Pertanyaan tersebut membuat dada Eve kembali…
Transmigrasi Dokter Forensik Jadi Anak Villain
Pengumuman Pemenang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 49 Episodes
Comments