Pagi menyingsing terlalu cepat.
Shen Yunche sama sekali tidak memejamkan mata semalaman. Dia hanya duduk mematung di sudut jendela, menatap kosong ke arah halaman yang perlahan tersiram cahaya fajar. Liontin hitam peninggalan ayahnya tergeletak begitu saja di atas meja kayu—sama sekali tak tersentuh.
Sejak kegelapan malam membungkus Kota Qinghe, satu nama terus bergema tanpa henti di dalam kepalanya: Gu Tianming. Ayah kandung Gu Qingli. Pria yang dituduh sebagai sosok pembunuh ayahnya.
Yunche memejamkan mata rapat-raptar, meremas jemarinya sendiri. Seketika, bayangan Gu Qingli berputar di benaknya—senyum tipisnya yang langka, tatapannya yang seolah dingin namun penuh perhatian, hingga bisikan lembutnya: 'Aku akan terus-menerus mengobatimu.'
"Tidak..." Yunche menggelengkan kepala keras-keras. "Aku tidak percaya begitu saja."
Memang benar suara gaib dari liontin itu menuding Gu Tianming sebagai dalang pembunuhan Shen Tianyu. Namun, Yunche tidak menyaksikannya dengan matanya sendiri. Lagi pula, selama belasan tahun tumbuh besar, Patriark Gu tidak pernah sekalipun menunjukkan gelagat buruk kepadanya. Hubungan antara Keluarga Shen dan Keluarga Gu pun terjalin amat erat.
Jika Gu Tianming memang benar-benar pembunuh ayahnya... lantas apa alasannya? Apa motif di balik pengkhianatan sekejam itu?
Yunche beranjak berdiri dari kursinya. "Aku harus mencari tahu kebenarannya sendiri."
Tetapi, bagaimana caranya? Dari mana dia harus mulai melangkah? Yunche menghela napas panjang, kepalanya terasa amat berat.
Tok! Tok! Tok!
Ketukan pelan di pintu kamarnya membuyarkan lamunan Yunche. Dia menoleh cepat. "Siapa?"
Hening, tak ada sahutan dari luar.
Tok! Tok!
Yunche melangkah mendekat lalu menarik pintu kamarnya lebar-lebar. Lorong di luarnya kosong melompong, tak ada sesosok manusia pun di sana. Namun saat Yunche menurunkan pandangannya, dia menemukan sebuah benda tergeletak di lantai depan pintu: sebuah gulungan surat.
Yunche mengambil surat tersebut. Tanpa nama pengirim, tanpa alamat…
Langit Yang Menyimpan Janji
Bab 21
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 43 Episodes
Comments
obeng min
hurra
2026-08-04
1