Gu Qingli berdiri terpaku di ujung halaman. Matanya menatap lekat punggung Shen Yunche yang kian menjauh. Pemuda itu terus melangkah tanpa berbalik, tanpa berhenti, dan tanpa menyapanya—sungguh berbeda dari kebiasaan yang biasanya.
Gu Qingli perlahan menundukkan pandangannya. Jemarinya meremas kain gaunnya erat-erat. Entah mengapa, ada perasaan hampa dan sedikit rasa kecewa yang menyelusup pelan ke dadanya.
"Qingli," panggil Xiao Hanzhou dari tengah lapangan.
Gu Qingli mendongak pelan. "Kakak Xiao."
"Bisa kita mulai?"
Gadis itu sempat melirik sekali lagi ke arah jalan yang dilalui Yunche, sebelum akhirnya mengangguk pelan. "Baik."
Mereka berdua berjalan menuju area latihan utama. Namun, entah kenapa, langkah kaki Gu Qingli terasa jauh lebih berat dari biasanya.
Sesi latihan pun dimulai. Xiao Hanzhou berdiri anggun di hadapan Gu Qingli. "Gunakan pedangmu."
SRING!
Gu Qingli menarik pedangnya. Kilatan cahaya dingin berkilat menusuk mata. Xiao Hanzhou mengulas senyum tipis. "Bagus, mari mulai seperti biasa."
Gu Qingli langsung melesat maju. Pedangnya menebas lurus—cepat, presisi, dan indah. Namun, Xiao Hanzhou memiringkan tubuhnya dengan sangat mudah untuk menghindar.
"Gerakanmu rapi," puji Xiao Hanzhou, "tetapi terlalu mudah ditebak."
Kening Gu Qingli berkerut. Dia memutar pijakan kakinya dan kembali melayangkan serangan berikutnya dengan tempo yang jauh lebih cepat.
TAK!
Xiao Hanzhou menangkis mata pedangnya tepat di tengah. Gu Qingli terdorong mundur beberapa langkah.
"Fokus, Qingli," tegur Xiao Hanzhou lembut.
"Aku fokus," sahutnya defensif.
"Benarkah?" Xiao Hanzhou menatapnya lekat. "Pikiranmu tidak ada di sini."
Gu Qingli enggan menjawab dan kembali memegang erat gagang pedangnya. "Serang lagi."
Namun, sekeras apa pun dia mencoba memfokuskan pikiran, bayangan lain terus mengganggunya. Dia teringat pada seorang pemuda yang biasa datang terlambat, pemuda yang selalu bertingkah konyol dan memicu kegaduhan, tetapi terus menantangnya tanpa kenal lel…
Langit Yang Menyimpan Janji
Bab 10
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 43 Episodes
Comments