"Orang tuamu dulu tidak beli rumah? Sampai kau harus tinggal di apartemen sekarang?" tanya Alex, alisnya sedikit terangkat.
"Dengan pekerjaan mereka, seharusnya mereka mampu beli rumah sendiri."
"Mereka punya rumah sendiri," jawab Lauren cepat, sedikit tersinggung dengan asumsi itu. "Rumah milik sendiri, bukan sewaan. Ayahku membelinya jauh sebelum aku lahir."
"Kalau begitu, kenapa kau harus sewa apartemen? Bukankah rumah itu seharusnya jadi milikmu?"
Lauren terdiam sejenak, jemarinya meremas ujung serbet di pangkuannya. "Seharusnya begitu. Tapi rumah itu diambil alih pamanku, kakak tertua ayahku."
"Diambil alih bagaimana maksudmu?"
"Begitu orang tuaku meninggal, dia langsung pindah ke rumah itu bersama keluarganya, bertindak seolah-olah itu rumahnya sendiri," jelas Lauren, suaranya mendatar meski jelas menyimpan kepahitan lama. "Waktu itu aku baru tujuh belas tahun, masih di bawah umur, jadi secara hukum dia yang jadi waliku. Dia manfaatkan itu sepenuhnya."
Alex menyimak tanpa menyela, matanya menajam mendengar cerita itu.
"Aku tetap tinggal di sana selama beberapa bulan setelahnya," lanjut Lauren. "Tapi bukan sebagai anggota keluarga. Aku lebih seperti pembantu di rumah sendiri. Disuruh masak, bersih-bersih, jaga anak-anaknya, sementara aku bahkan belum selesai berduka."
"Pamanmu itu tidak punya rasa malu sama sekali, ya?" tanya Alex, nadanya lebih tajam.
"Sama sekali tidak," jawab Lauren pahit. "Dia cuma peduli pada satu hal, yaitu warisan orang tuaku untukku. Suatu malam aku dengar dia bicara dengan istrinya, membahas cara mengakses rekening tabungan dan dana pensiun orang tuaku, karena dia tahu aku belum cukup umur untuk mengurusnya sendiri."
Alex meletakkan gelas anggurnya perlahan, rahangnya mengeras.
"Aku memang tahu PIN kartu rekening orang tuaku," kata Lauren pelan. "Dulu, setiap kali kami pergi berbelanja atau mereka menyuruhku membeli sesuatu sendiri, mereka sering memberikan kartu mereka kepadaku untuk membayar. Karena itu, mereka memberitahuku PIN-nya…
Untuk Wanita Yang Pernah Menyelamatkanku
Bab 11. Dua sisi alex yang berbeda
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 29 Episodes
Comments