Pagi akhirnya tiba.
Di salah satu kamar penginapan, Yan Kai sudah bangun sejak matahari belum sepenuhnya muncul. Dia merapikan pakaiannya, memastikan cincin ruang masih berada di jarinya, kemudian membuka pintu kamar.
Sebelum pergi, dia sempat berhenti. Yan Kai menoleh ke tiga kamar yang berada tidak jauh dari tempatnya.
"Sepertinya aku harus memberi tahu mereka."
Dia berjalan menuju kamar pertama. Itu adalah kamar Yun Xi. Yan Kai mengetuk pintunya pelan.
Tok. Tok.
Tidak ada jawaban.
Dia mengetuk sekali lagi. "Senior Yun Xi?"
Tetap hening. Yan Kai mengerutkan kening. "Masih tidur?" Dia mendekatkan telinganya ke pintu, namun tidak terdengar apa-apa. Yan Kai akhirnya mengangkat tangannya hendak mengetuk lebih keras, namun mengurungkan niatnya.
"Sudahlah."
Dia kemudian berjalan menuju kamar Liu Xue. Hal yang sama terjadi. Tidak ada jawaban.
"Sepertinya semuanya masih tidur."
Yan Kai lalu mendatangi kamar Su Lian. Dia mengetuk dua kali. "Guru?"
Hening. Yan Kai menunggu beberapa detik. Tetap tidak ada jawaban. Dia menghela napas.
"Kalau aku membangunkan mereka sekarang, mungkin aku malah akan dimarahi."
Setelah berpikir sejenak, Yan Kai memutuskan untuk pergi tanpa membangunkan ketiganya. Lagipula, dia hanya pergi ke Istana Langit untuk berbicara dengan Wu Zetian. Seharusnya tidak membutuhkan waktu terlalu lama.
Namun, ketika sudah berada di luar penginapan, Yan Kai tiba-tiba berhenti. Dia menatap langit, lalu menepuk dahinya.
"Sebentar."
Dia teringat sesuatu. Wu Zetian telah membantunya beberapa kali. Kemarin malam, wanita itu bahkan dengan senang hati bersedia menjelaskan informasi mengenai terobosan ke Ranah Penguasa. Kalau dia datang ke Istana Langit begitu saja tanpa membawa apa pun, rasanya sedikit tidak enak.
"Setidaknya aku harus membawa buah tangan."
Yan Kai mulai berjalan menyusuri jalanan ibu kota. Namun, masalah baru segera muncul. Apa yang harus dia beli? Dia tidak terlalu memahami hadiah untuk wanita.
Pil? Terlalu biasa.
Buah spiritual? Terlalu formal.
Senj…
Yan Kai
Bab 192: Membeli Buah Tangan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 264 Episodes
Comments
Arie Chaniago70
goooooood mantul Bangettt semangat up Thor 😃😃😃😃
2026-10-01
0