Menjelang malam, area taman di dekat danau sudah berubah.
Sebuah meja makan telah disiapkan menghadap langsung ke permukaan danau. Lampu-lampu kecil di sekitar gazebo memberikan cahaya lembut, sementara beberapa staf villa memastikan semuanya tertata dengan rapi.
Tiffany yang baru keluar dari villa langsung mengernyit.
"Kenapa tiba-tiba makan malam di luar?"
Gavin yang sudah menunggunya hanya tersenyum.
"Karena kita sedang liburan."
Tiffany menatap meja makan yang sudah tertata.
"Kamu yang mengaturnya?"
"Sedikit."
Tiffany masih terlihat curiga.
"Sedikit?"
Gavin menarikkan kursi untuknya.
"Sudahlah, Sayang. Cepat duduk."
Tiffany akhirnya duduk.
Ia tidak tahu bahwa sejak kemarin Gavin sudah membicarakan rencana malam ini dengan Paman Liu.
Dan di tempat yang tidak terlihat oleh Tiffany, persiapan terakhir untuk kejutan yang Gavin simpan sejak mereka berangkat sudah selesai dilakukan.
Gavin kemudian duduk di seberangnya.
Tiffany memperhatikan makanan yang tersaji.
"Kenapa banyak sekali?"
"Banyak?"
"Iya."
Gavin melihat meja.
Kemudian mengangguk santai.
"Menurutku biasa saja."
Tiffany langsung menatapnya dengan alis sedikit terangkat.
"Jangan bilang kamu mau menghabiskan semuanya."
Gavin mengambil sendok.
"Kalau tidak habis, kita bisa menghabiskannya bersama para pelayan."
Gavin tertawa kecil.
Makan malam pun dimulai.
Tidak ada suasana formal seperti jamuan keluarga Chen.
Hanya dua orang yang duduk di tepi danau sambil menikmati makanan dan udara malam.
Sesekali Gavin mengobrol tentang hal-hal yang sebenarnya tidak penting.
Tentang perjalanan mereka.
Tentang perahu kemarin yang menurutnya sama sekali tidak hampir terbalik.
Tentang bagaimana Tiffany ternyata mudah panik hanya karena perahu bergoyang sedikit.
"Itu bukan sedikit!" protes Tiffany.
"Menurutku sedikit."
"Kalau sampai jatuh ke air bagaimana?"
"Kan ada aku."
Tiffany berhenti makan.
Gavin mengatakannya begitu saja.
Tanpa nada khusus.
Tanpa maksud menggoda.
Seolah-olah kalimat itu memang sudah sewajarnya keluar dar…
My Ice CEO Is A Tante
Kenangan di Bawah Langit Malam
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 51 Episodes
Comments