Bab 20

Setelah puas mengomel sepanjang pagi dan menyita seluruh stok kesabaran Hanan, Kanza akhirnya terdiam di balik selimut.

Hanya matanya yang bulat terlihat mengintip waspada dari lipatan selimut tebal itu, seperti kucing yang baru saja kelelahan setelah mengeong tanpa henti.

Di luar kamar, suara sendok yang beradu dengan panci terdengar ritmis. Aroma bawang tumis yang gurih dan kaldu hangat perlahan merayap masuk, menyelinap di sela-sela pintu kamar.

Kanza menghirup harumnya dalam-dalam, perutnya berdemo, namun ia justru meringis kecil saat mencoba mengubah posisi duduk.

“Pak Dosen...” panggilnya lemah, mencoba mencari perhatian.

Tak ada jawaban. Yang terdengar justru bunyi spatula yang mengaduk cepat di atas wajan.

“Ustad!” panggil Kanza lagi, kali ini volumenya dinaikkan satu baris.

"Mass!"

Beberapa detik kemudian, pintu kamar terbuka perlahan. Hanan muncul dengan penampilan yang sangat kontras dengan wibawanya di luar rumah.

Mengenakan celemek berwarna abu-abu, lengkap dengan handuk kecil melingkar di leher dan wajah yang tampak kalem namun fokus.

“Mas sedang siapin sarapan, sayang. Sebentar lagi jadi buburnya,” ujarnya lembut, seolah suara omelan Kanza tadi hanyalah musik latar baginya.

Kanza mendengus, bibirnya mengerucut sebal.

“Kanza tuh butuh disayang, bukan cuma disuapin. Masnya tega banget ninggalin Kanza sendirian di kamar. Udah sakit, trauma, jiwanya hancur, hatinya remuk!”

Hanan tersenyum kecil, tipe senyum yang sanggup meluluhkan kemarahan siapa pun.

Ia berjalan ke sisi ranjang, membungkuk pelan, lalu mengecup kening Kanza dengan penuh perasaan.

“Mas nggak ninggalin. Mas cuma masak biar Kanza cepet pulih. Kalau nggak kuat berdiri, nanti Mas suapin di kasur. Full service,” bisiknya.

Mendengar kata "suapin di kasur", pipi Kanza langsung memanas merona merah. Tapi dasar keras kepala, gaya bicaranya tetap barbar.

“Huh, dasar Mas! Udah ngerusak hidup Kanza semalem, sekarang mau suapin pula! Ini Kanza tuh udah rusak pabrik, Mas! Mana bawahnya…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!