Bab 12: Bayangan Masa Lalu
Hari ketika Liana belajar jadwal penerbangan ke Bali di Loh Group, rumah keluarga Phua di BSD City sudah kehilangan bentuknya sebagai rumah.
Di meja makan, ada piring bekas makan malam dua hari lalu yang belum dicuci. Nasi di rice cooker mengering di pinggir panci. Kantong sampah di dapur menggelembung, bau bawang busuk dan kuah basi menempel di udara. Mesin cuci berhenti sejak entah kapan, meninggalkan baju basah yang mulai berbau apek.
Albert berdiri di depan kompor dengan kemeja lengan panjang yang kusut. Satu tangannya memegang spatula, satu tangan lain menekan layar ponsel, mencari video cara membuat telur dadar.
Minyak di wajan terlalu panas.
Begitu telur masuk, bunyinya meletup keras. Albert mundur setengah langkah, hampir menjatuhkan spatula.
"Sial," gumamnya.
Dulu, pukul enam pagi, kopi sudah ada di meja. Kemejanya sudah rapi di gantungan. Bekal sudah masuk tas. Obat lambungnya ada di samping gelas air hangat. Ia tidak pernah bertanya siapa yang menyiapkan semua itu.
Sekarang rumah itu seperti sengaja membalas kelalaiannya satu per satu.
Ponselnya berdering. Nama Kim Hwa muncul di layar.
Albert menutup api dengan kasar. "Ya, Mama?"
Suara Kim Hwa langsung meledak dari seberang sana. "Kamu ini laki-laki macam apa, Albert? Istri sendiri saja tidak bisa kamu pegang!"
Albert memejamkan mata. Dari Panti Jompo Kasih Mulia, omelan ibunya datang setiap pagi, siang, dan malam. Kadang lewat telepon. Kadang voice note lima menit penuh.
"Mama, jangan mulai lagi. Aku sedang buru-buru."
"Buru-buru apa? Rumah berantakan, baju tidak ada yang cuci, makanan tidak ada. Jason kemarin telepon Oma, katanya kemejanya rusak karena disetrika sendiri. Semua ini gara-gara kamu!"
Albert menahan napas. "Liana yang minta cerai."
"Karena kamu bodoh!" Kim Hwa membentak. "Perempuan itu tiga puluh tahun di rumahmu. Seharusnya kamu tahu cara membuat dia tidak berani pergi. Kamu malah kasih dia kesempatan keluar."
Tidak sekali pun Kim Hwa menyebut Yuni sebagai kesal…
Perceraian di Usia 50: Awal dari Segalanya
Episode 12
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 130 Episodes
Comments
🌹🪴eiv🪴🌹
Albert ibumu sepertinya perlu di beri racun
kok gething aku 🤧
2026-07-10
1
Ita Xiaomi
Saat seorg ibu rumah tangga yg mengabdikan seluruh hidupnya utk mengurus rumah dan keluarga memutuskan utk pergi maka rumah beserta isinya akan berubah wujud.
2026-07-08
4
EMINEM Resi
sesuatu yg busuk, biar di sembunyikan pasti tercium juga
2026-08-14
0