Di dalam, Vivi baru saja selesai merapikan selimut. Ia hendak berbaring ketika mendengar langkah kaki yang terburu-buru. "Mas?" Belum sempat ia berdiri Baskara sudah berada di hadapannya. Tanpa berkata apa-apa. Tanpa menjelaskan apa pun. Lelaki itu langsung berlutut di sisi ranjang. Lalu Pelan-pelan merebahkan kepalanya di pangkuan Vivi. Vivi membeku. "Mas..." Tidak ada jawaban.
Baskara hanya memejamkan mata. Seolah seluruh tenaga yang dimilikinya habis malam itu. Beberapa detik berlalu. Vivi akhirnya mengangkat tangan. Dengan sangat lembut ia mengusap rambut suaminya. Gerakan yang biasa ia lakukan kepada Lili saat balita itu mengantuk. "Capek ya..." bisiknya.
Baskara mengangguk pelan. Masih memejamkan mata. "Maaf." Suara itu terdengar lirih. Hampir tak terdengar.
"Untuk apa?" tanya Vivi lembut.
"Tadi aku membentakmu."
Vivi tersenyum kecil. "Aku tahu."
"Marah?"
Vivi menggeleng. "Nggak. Kamu bukan membentakku karena membenciku." jawab Vivi pelan. "Kamu sedang lelah."
Kalimat sederhana itu membuat dada Baskara semakin sesak. "Aku ini suami yang buruk ya."
Vivi langsung menggeleng. "Jangan bilang begitu."
"Akhir-akhir ini..." Baskara menarik napas panjang. "Aku pulang cuma membawa wajah kusut. Anak-anak mau cerita, aku nggak fokus. Kamu perhatian, malah aku bentak." Ia tertawa hambar. "Kalau begini terus, aku takut rumah ini ikut hancur."
Vivi menghentikan usapan di rambut Baskara. Lalu kedua tangannya memegang wajah suaminya dengan lembut. Memaksanya menatap ke atas. Menatap dirinya. "Mas. Aku guru. Selama bertahun-tahun aku mengajar, aku tahu bedanya orang yang pemarah dengan orang yang sedang kelelahan. Kamu bukan sedang berubah menjadi suami yang buruk. Kamu hanya sedang membawa beban terlalu banyak."
Air mata mulai menggenang di sudut mata Baskara. "Tapi... Aku tetap salah."
"Iya." Vivi mengangguk. "Kalau salah ya minta maaf."
"Aku minta maaf."
"Aku maafkan." jawab Vivi tanpa ragu. "Tapi..." Ia tersenyum usil. "Ada syaratnya."
Baskara mengernyit. "Syarat?"
"Kalau…
Calon Istri Nomor 33
45
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 70 Episodes
Comments
Vera Wilda
Tolol baskara bukannya ngomong k istrinya , lelaki tolol emang dia
2026-09-05
2
Misaza Sumiati
lapor polisi , biar si Nina di cari
2026-09-22
0
tiniteyok
tokoh laki² bodo😄
2026-09-12
0