Bab 80 - Sebelum Ia Lupa
Riven mulai tidak tidur lagi.
Hari pertama, semua orang mengira itu wajar. Hari kedua, dr. Ningrum menambah obat. Hari ketiga, Riven berdiri di depan kamar Alina pukul tiga pagi, tidak masuk, hanya menatap pintu seolah jika ia berkedip, seseorang akan mengambilnya lagi.
Alina melihat dari kaca kecil di pintu.
Ia tidak memanggil.
Ia terlalu lelah.
Pagi keempat, Riven salah memanggilnya.
"Lina kecil."
Alina menegang.
Riven langsung sadar. Wajahnya berubah hancur.
"Maaf."
Itu nama dari Bandung, dari ingatan pecah, dari gadis remaja yang membawa air. Bukan dirinya hari ini. Bukan perempuan yang baru kehilangan anak.
Alina berkata pelan, "Dokter."
Riven menutup mata.
Ia tahu.
Dr. Ningrum datang bersama psikiater konsultan, dr. Ezra. Mereka meminta Alina hadir hanya jika ia sanggup. Nadia duduk di sampingnya. Riven duduk di kursi pasien, tangan di lutut, wajahnya seperti pria yang sudah menandatangani banyak keputusan hidup orang lain tetapi takut pada keputusan tentang kepalanya sendiri.
Dr. Ezra menjelaskan dengan bahasa hati-hati.
"Episode Riven memburuk. Trauma kehilangan, kurang tidur, dan pemicu lama membuat blok memori tidak stabil. Ada risiko disosiasi, impuls agresif, dan penggabungan memori masa lalu dengan sekarang."
Alina memegang gelas air.
"Pilihan?"
"Stabilisasi obat, isolasi rangsangan, terapi intensif. Jika tidak cukup, ada prosedur terapi memori terarah. Bukan menghapus orang seperti cerita fiksi, tetapi bisa menekan asosiasi tertentu agar sistem sarafnya berhenti bereaksi ekstrem."
Riven berkata, "Itu bisa membuat saya lupa bagian tentang Alina."
Dr. Ezra tidak berbohong. "Bisa membuat akses emosional terhadap beberapa memori melemah. Bisa sementara. Bisa lama. Tidak bisa diprediksi penuh."
Ruangan diam.
Alina merasa tubuhnya kembali berada di ruangan putih tanpa gagang.
Pilihan.
Selalu pilihan.
Riven menatapnya. "Saya tidak ingin."
"Aku tahu."
"Tapi saya mulai tidak aman."
Kalimat itu keluar seperti darah.
Riven Mahendra, pria…
Saat Aku Berhenti Pulang
Episode 80
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments
Reyhan
aku berhenti membaca karena bingung dengan jalan ceritanya
2026-09-04
0
T Sa
cerita ini maboknya bagian mana....
menyentuh saja ausuah...menamgatakan cinta aja gengsi ..tapi bisa hamil......apakah meniduri lebih gampang????🤣🤣🤣🤣
2026-06-26
1