10 tahun kemudian

Sepuluh tahun telah berlalu, namun nama Kaisar Aeros tidak lagi sekadar nama—itu adalah vonis mati. Di usia 29 tahun, ia telah menjelma menjadi penguasa absolut yang menggenggam dunia bawah dan atas. Mansion megahnya bukan lagi sebuah rumah, melainkan benteng kematian yang memancarkan aura mencekam.

​Di ruang bawah tanah yang kedap suara dan berbau logam karat, cahaya remang-remang hanya menyinari satu titik: sebuah kursi besi tempat seorang pengkhianat terikat, dan sebuah kursi kebesaran tempat Kaisar duduk dengan kaki bersilang.

​Kaisar tampak sangat tampan dengan setelan tuxedo hitam tanpa dasi, rambutnya tertata rapi, dan matanya... matanya sehitam jurang yang tak berdasar.

​"Saya... saya mohon, Tuan Aeros... saya khilaf..." rintih pria di depannya yang sudah bersimbah darah.

​Kaisar tidak bergerak. Ia hanya menatap kuku tangannya dengan tenang, sebelum perlahan mengangkat pandangannya. Suaranya rendah, berat, dan mengandung getaran yang membuat nyali siapapun menciut.

​"Anda tahu aturan saya," ucap Kaisar pendek. Dingin.

​"Tolong, Tuan! Saya punya anak—"

​"Dua," potong Kaisar datar. "Anda punya dua anak. Dan satu istri yang sedang menunggu Anda pulang. Sayangnya, Anda lebih memilih uang musuh daripada nyawa mereka."

​Kaisar bangkit berdiri. Gerakannya sangat anggun namun mematikan, seperti predator yang sedang bermain dengan mangsanya. Ia mengambil sebuah pisau bedah kecil yang berkilau di bawah lampu.

​"Tangan ini," Kaisar mencengkeram jari telunjuk pria itu. "Tangan ini yang mengirim data perusahaan saya ke pihak lawan."

​KRETEK!

​Tanpa perubahan ekspresi sedikit pun, Kaisar mematahkan jari itu sebelum perlahan mulai mengiris dagingnya dari tulang. Suara teriakan memilukan memenuhi ruangan, namun wajah Kaisar tetap sedatar permukaan es. Ia memotong jari itu satu per satu dengan presisi seorang ahli bedah.

​"Satu jari untuk satu rahasia," gumamnya pelan.

​Setelah lima jari tergeletak di lantai, Kaisar menjatuhkan pisau itu dan mengambil sebuah alat penjepit ke…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

dome🌬️🌀🌀🌀

dome🌬️🌀🌀🌀

bener ternyata ucaak melody didepan si raga kalau dia bakalan balik lagi. waduhhh malah transmigrasi ke tubuh yg lain. baklan ngulang pengenalan lagi ini mah. mungkin bisa jadi si asha bakal bongkar identitas asli dia yg bertransmigrasi kedunia novel

2026-08-22

0

ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢

ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢

demi apa ini mati dalam novel trus transmigrasi nya di novel ini lagi wkwk

2026-09-23

0

Allfa Rizky

Allfa Rizky

balik lagi ternyata,, dan baliknya d saat yang tidak tepat

2026-08-09

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!