Episodes
1 Bab 1: Mahar di Balik Notulensi
2 Bab 2: Antara Harga Diri dan Nyawa
3 Bab 3: Di Bawah Atap Hajah Fatimah
4 Bab 4: Akad di Ambang Kematian
5 Bab 5: Garis Lurus dan Titik Balik
6 Bab 6: Zirah yang Tertinggal di Depan Pintu
7 Bab 7: Mata Ketiga di Balik Kanvas
8 Bab 8: Air Mata di Ujung Kabel
9 Bab 9: Serpihan Kaca dan Dekap Pertama
10 Bab 10: Sirine dan Detak Terakhir
11 Bab 11: Zirah yang Tertinggal di Ambang Pintu
12 Bab 12: Debar di Ruang Tengah
13 Bab 13: Luka Lama dan Jangkar Baru
14 Bab 14: Sandiwara di Atas Luka
15 Bab 15: Ratu dan Benteng Rahasianya
16 Bab 16: Sandiwara Ganda dan Panggung Kenangan
17 Bab 17: Panggung Kemenangan dan Resleting Gaun
18 Bab 18: Ruang Kedap Suara dan Luka di Lengan
19 Bab 19: Garis Batas Bantal Guling
20 Bab 20: Rahasia di Sepertiga Malam
21 Bab 21: Bubur Hangat dan Debu Tayamum
22 Bab 22: Raja Tanpa Mahkota
23 Bab 23: Perangkap Cahaya dan Suara Sirene
24 Bab 24: Zirah Hitam dan Ratu yang Bangkit
25 Bab 25: Skakmat Sang Ratu dan Reuni di Balik Jeruji
26 Bab 26: Kertas Tak Bernyawa dan Ultimatum Resor
27 Bab 27: Sangkar Emas di Uluwatu
28 Bab 28: Tiga Puluh Menit di Atas Mawar
29 Bab 29: Mahkota di Balik Jas Hitam
30 Bab 30: Darah di Atas Mawar dan Suara dari Masa Lalu
31 Bab 31: Fajar Kehancuran dan Singa yang Tumbang
32 Bab 32: Aroma Antiseptik dan Akhir Sebuah Tugas
33 Bab 33: Pembatalan Kontrak Sepihak
34 Bab 34: Kebohongan Terbesar Sang Ksatria
35 Bab 35: Air Mata Terakhir dan Gaun Berdarah
36 Bab 36: Sujud Sang Ratu dan Air Mata Ibu
37 Bab 37: Seragam Oranye dan Air Mata Tembaga
38 Bab 38: Lelang Keadilan dan Iblis Berjas Merah
39 Bab 39: Hujan Darah di Balik Jeruji
40 Bab 40: Air Mata Tobat di Ujung Sajadah
41 Bab 41: Konferensi Pers dan Cincin yang Tertinggal
42 Bab 42: Bangun dalam Kehampaan dan Cincin di Atas Nakas
43 Bab 43: Lima Ratus Hari dan Siluet Sang Penakluk
44 Bab 44: Antara Algoritma dan Sujud
45 Bab 45: Hujan di Rumah Kaca dan Luka yang Terbuka
46 Bab 46: Runtuhnya Zirah Sang Ratu
47 Bab 47: Gerbang Baja dan Sujud Sang Ratu
48 Bab 48: Usapan Tangan Ibu dan Kabut Pegunungan
49 Bab 49: Kedinginan di Balkon dan Runtuhnya Tembok Es
50 Bab 50: Lima Ratus Surat Tak Terkirim
51 Bab 51: Menghitung Hari dan Ketukan di Pintu
52 Bab 52: Cincin yang Pulang dan Rencana Akhir Pekan
53 Bab 53: Tiga Hari yang Sibuk dan Gaun Tanpa Harga
54 Bab 54: Kata Sah dan Ciuman di Kening
55 Bab 55: Labuhan Terakhir sang Ratu
56 Bab 56: Pagi Pertama dan Kemeja Kebesaran
57 Bab 57: Sindrom Istri CEO & Suami Posesif
58 Bab 58: Kepulangan Sifa dan Manisnya Gula
59 Bab 59: Makan Malam Keluarga dan Rencana Bulan Madu
60 ​Bab 60: Stiletto di Jalan Tanah
61 Bab 61: Daster Batik dan Asap Tungku
62 Bab 62: Tatapan yang Meremehkan
63 Bab 63: Doa di Sepertiga Malam
64 Bab 64: Senyum di Balik Luka
65 Bab 65: Kembali ke Medan Perang
66 Bab 66: Klinik VVIP dan Pil Pahit
67 Bab 67: Lebam Biru dan Dinding Kaca
68 Bab 68: Perang Dingin yang Gagal
69 Bab 69: Gencatan Senjata di Ujung Jarum
70 Bab 70: Runtuh di Atas Luka
71 Bab 71: Keajaiban yang Sesungguhnya
72 Bab 72: Cuti Paksa Sang Ratu
73 Bab 73: Sang Ratu yang Terlahir Kembali
74 Bab 74: Garis Merah Muda
75 Bab 75: Protokol Keamanan Level Satu
76 Bab 76: Dasbor Kehamilan dan Nasi Goreng Gerobak
77 Bab 77: Mahkota Zamrud dan Protokol Amira
78 Bab 78: Abu Kontrak dan Sorotan Kamera
79 Bab 79: Tuan Putri dan Benteng Biometrik
80 Bab 80: Runtuhnya Logika Sang Penjaga
81 Bab 81: Epilog - Dunia Dalam Genggaman
Episodes

Updated 81 Episodes

1
Bab 1: Mahar di Balik Notulensi
2
Bab 2: Antara Harga Diri dan Nyawa
3
Bab 3: Di Bawah Atap Hajah Fatimah
4
Bab 4: Akad di Ambang Kematian
5
Bab 5: Garis Lurus dan Titik Balik
6
Bab 6: Zirah yang Tertinggal di Depan Pintu
7
Bab 7: Mata Ketiga di Balik Kanvas
8
Bab 8: Air Mata di Ujung Kabel
9
Bab 9: Serpihan Kaca dan Dekap Pertama
10
Bab 10: Sirine dan Detak Terakhir
11
Bab 11: Zirah yang Tertinggal di Ambang Pintu
12
Bab 12: Debar di Ruang Tengah
13
Bab 13: Luka Lama dan Jangkar Baru
14
Bab 14: Sandiwara di Atas Luka
15
Bab 15: Ratu dan Benteng Rahasianya
16
Bab 16: Sandiwara Ganda dan Panggung Kenangan
17
Bab 17: Panggung Kemenangan dan Resleting Gaun
18
Bab 18: Ruang Kedap Suara dan Luka di Lengan
19
Bab 19: Garis Batas Bantal Guling
20
Bab 20: Rahasia di Sepertiga Malam
21
Bab 21: Bubur Hangat dan Debu Tayamum
22
Bab 22: Raja Tanpa Mahkota
23
Bab 23: Perangkap Cahaya dan Suara Sirene
24
Bab 24: Zirah Hitam dan Ratu yang Bangkit
25
Bab 25: Skakmat Sang Ratu dan Reuni di Balik Jeruji
26
Bab 26: Kertas Tak Bernyawa dan Ultimatum Resor
27
Bab 27: Sangkar Emas di Uluwatu
28
Bab 28: Tiga Puluh Menit di Atas Mawar
29
Bab 29: Mahkota di Balik Jas Hitam
30
Bab 30: Darah di Atas Mawar dan Suara dari Masa Lalu
31
Bab 31: Fajar Kehancuran dan Singa yang Tumbang
32
Bab 32: Aroma Antiseptik dan Akhir Sebuah Tugas
33
Bab 33: Pembatalan Kontrak Sepihak
34
Bab 34: Kebohongan Terbesar Sang Ksatria
35
Bab 35: Air Mata Terakhir dan Gaun Berdarah
36
Bab 36: Sujud Sang Ratu dan Air Mata Ibu
37
Bab 37: Seragam Oranye dan Air Mata Tembaga
38
Bab 38: Lelang Keadilan dan Iblis Berjas Merah
39
Bab 39: Hujan Darah di Balik Jeruji
40
Bab 40: Air Mata Tobat di Ujung Sajadah
41
Bab 41: Konferensi Pers dan Cincin yang Tertinggal
42
Bab 42: Bangun dalam Kehampaan dan Cincin di Atas Nakas
43
Bab 43: Lima Ratus Hari dan Siluet Sang Penakluk
44
Bab 44: Antara Algoritma dan Sujud
45
Bab 45: Hujan di Rumah Kaca dan Luka yang Terbuka
46
Bab 46: Runtuhnya Zirah Sang Ratu
47
Bab 47: Gerbang Baja dan Sujud Sang Ratu
48
Bab 48: Usapan Tangan Ibu dan Kabut Pegunungan
49
Bab 49: Kedinginan di Balkon dan Runtuhnya Tembok Es
50
Bab 50: Lima Ratus Surat Tak Terkirim
51
Bab 51: Menghitung Hari dan Ketukan di Pintu
52
Bab 52: Cincin yang Pulang dan Rencana Akhir Pekan
53
Bab 53: Tiga Hari yang Sibuk dan Gaun Tanpa Harga
54
Bab 54: Kata Sah dan Ciuman di Kening
55
Bab 55: Labuhan Terakhir sang Ratu
56
Bab 56: Pagi Pertama dan Kemeja Kebesaran
57
Bab 57: Sindrom Istri CEO & Suami Posesif
58
Bab 58: Kepulangan Sifa dan Manisnya Gula
59
Bab 59: Makan Malam Keluarga dan Rencana Bulan Madu
60
​Bab 60: Stiletto di Jalan Tanah
61
Bab 61: Daster Batik dan Asap Tungku
62
Bab 62: Tatapan yang Meremehkan
63
Bab 63: Doa di Sepertiga Malam
64
Bab 64: Senyum di Balik Luka
65
Bab 65: Kembali ke Medan Perang
66
Bab 66: Klinik VVIP dan Pil Pahit
67
Bab 67: Lebam Biru dan Dinding Kaca
68
Bab 68: Perang Dingin yang Gagal
69
Bab 69: Gencatan Senjata di Ujung Jarum
70
Bab 70: Runtuh di Atas Luka
71
Bab 71: Keajaiban yang Sesungguhnya
72
Bab 72: Cuti Paksa Sang Ratu
73
Bab 73: Sang Ratu yang Terlahir Kembali
74
Bab 74: Garis Merah Muda
75
Bab 75: Protokol Keamanan Level Satu
76
Bab 76: Dasbor Kehamilan dan Nasi Goreng Gerobak
77
Bab 77: Mahkota Zamrud dan Protokol Amira
78
Bab 78: Abu Kontrak dan Sorotan Kamera
79
Bab 79: Tuan Putri dan Benteng Biometrik
80
Bab 80: Runtuhnya Logika Sang Penjaga
81
Bab 81: Epilog - Dunia Dalam Genggaman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!