Rumah itu mulai hening, setelah Pak Kemal dan Bu Lila akhirnya berpamitan pulang.
Sebelumnya, Nayra meminta Ibunya untuk tinggal di rumah mertuanya beberapa hari untuk sekedar menemaninya. Sebab Nayra mengaku merasa canggung.
"Ibu tahu apa yang kamu rasakan. Sekarang, kamu sudah berada di sini, di rumah mertua kamu. Di sini juga ada Ardana suami kamu. Kamu masih di bawah tanggung jawabnya meskipun selama tiga tahun ini, kalian saling berjauhan dan ada masalah," bujuk Bu Lila sebelum pergi.
"Tapi, Bu...." Nayra seperti berat hati.
"Ibu mertua kamu meminta kamu untuk tinggal di sini. Ikuti maunya. Luruskan niat kamu untuk membuat Ibu Mertuamu sehat kembali. Ibu berharap, dengan kehadiran kamu dan Anara di sini, bisa membuat Bu Karina segera sembuh dari sakitnya," bujuk Bu Lila lagi.
Nayra termenung, ia bukan tidak mau dekat dengan ibu mertuanya dan membuatnya sembuh, akan tetapi kehadiran Ardana, membuat langkahnya di rumah ini pasti terasa sempit. Terlebih ia memang masih belum bisa melupakan sikap Ardana dulu, meskipun Ardana pernah berjuang sampai keliling Indonesia, untuk mencarinya.
"Nayra, Anara...."
Bu Karina memanggil Nayra dan Anara cucunya. Wajahnya tersenyum. Ia menghampiri Nayra dengan memutar gelinding kursi roda oleh tangan kirinya kuat-kuat.
Kursi roda itu berjalan menuju Nayra. Nayra buru-buru menyambut Bu Karina dengan wajah terkejut. Sebab tadi, ia tidak menyadari ada Bu Karina di ruang tengah itu.
"Mama."
Bu Karina tersenyum bahagia, wajahnya yang tadi sempat murung ketika pertama kali melihat Nayra, kini berubah penuh senyum.
"Mama ingin gendong Anara," pinta Bu Karina.
Nayra bingung, sebab Anara tidak mudah dekat dengan orang baru walaupun orang itu adalah nenek kandungnya. Namun, pada akhirnya, Nayra dituntut untuk mendekatkan Anara pada nenek dan kakeknya, termasuk Papanya.
"Nara Sayang, ini Oma Karina. Nara peluk Oma, ya," bujuk Nayra lembut.
Anara masih diam dan belum m…
Biar Luka Itu Kubawa Pergi, Letnan!
Bab 60 Maafkan Aku, Beri Aku Kesempatan Sekali Lagi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 95 Episodes
Comments
Yuliana Tunru
pelqn2 nay buka pintu maaf mu krn kasihan ortu jg ankmu yg tak kenal ayah x krn memaafkan buat hati lapang
2026-05-12
1
Nar Sih
saling memaaf kan lebih baik nayra ,dri pda menyimpan sakit hti yg akan bikin hidup ngk nyaman,
2026-05-12
1
Rina
Semoga Nayra bisa mberikan kesempatan kedua buat Arda , tapi tetep harus di beri pelajaran dikit Nay 🫢🫢🫢
2026-05-13
0