BAB II

"eh bapak ada apa kemari, apa ada pekerjaan yg belum terselesaikan" tanyak abah tejo

"oh tidak abah, mak ada yg mau saya sampaikan kepada kalian?? " ucap pak joko sambil tersenyum sinis

"eh ayo pak silahkan masuk?? " kata mak inah

jatminah yg mendengar bahwa yg datang adalah pak joko, dia pun merasa takut dan langsung masuk kedalam kamarnya sebelum dia bertemu dengan pak joko.

pak joko pun masuk kedalam rumah yg sederhana milik mak inah dan abah tejo, denga melihat sekeliling rumah mereka.

"ayo pak silahkan duduk, ada keperluan apa ya pak??? " tanyak mak inah

"oh, jadi gini mak, abah kedatangan saya kesini mau melamar anak mak sama abah yg bernama jaminan, dimana dia mak, abah?? " kata pak joko, mata pak joko melihat sekeliling mencari keberadaan jatminah.

Kedua orang tua jatminah pun kaget, serta shock bagaimana pak jok tau dengan anak mereka jatminah, bukanya mereka belum pernah ketemu sebab jatminah jarang keluar rumah.

"ha??? bapak tau dari mana anak kami jatminah pak bukannya, bapak belum pernah ketemu anak kami, mengapa bapak ingin melamarnya?? " ucap kaget abah tejo

"saya sudah ketemu anak bapak tadi pagi, dia bersama temannya sedang berjalan jalan dikebun teh saya, dan tidak sengaja menabrak saya pas saya sedang liht lihat kebun, saya sangat terpesona dengan jatminah, maka dari tu saya mau melamar anak bapak itu?? " ucap pak joko yg tersenyum sumringah

kedua orang jatminah pun bingung mau bicara apalagi, karna mereka juga ga mau jatminah jadi istri pak joko, sebab mereka tau pak joko sudah memiliki 5 istri.

"" Aduh gimana ini bah, mak ga mau jatminah sama pak joko bah?? "ucap mak inah sambil berbisik bisik kepada abah tejo.

abah tejo pun mencoba menenangi mak inah, dari dalam jatminah mendengar percakapan mereka, bertapa terkejutnya jatminah mendengar apa yg mereka bicara kan, ternyata perasaan yg tidak enak itu ada pak joko yg mau melamarnya.

"aduh pak gimana ya?? saya tidak bisa menentukan ini, semua saya serahkan kepada jatminah saja pak, jika dia mau saya Terima, tapi jika dia menolak pak saya minta maaf kepada bapak?? " ucap abah tejo

Mak jatminah pun memanggilnya keluar kamar, untuk menemui pak joko di depan.

"jatminah, ndok sini dulu ada yg mau mak sama abah bicarakan?? " panggil maknya

jatminah pun keluar kamar dengan wajah gugup dan rasa takut yg menyelimuti nya.

pak joko yg melihat jatminah semakin menggebu gebu dan ingin langsung memeluknya namun ia menahannya.

"nggeh mak, ada apa ya??? " ucap jatminah yg langsung duduk di samping mak dan abahnya sambil menunduk takut.

"ndok jadi gini, ini ada pak tejo juragan kebun teh tempat abah dan mak. bekerja, jadi beliau datang dengan tujuan ingin melamar kamu menjadi istrinya?? kamu gimana ndok apa kamu Terima??? tanyak abahnya dengan lembut

jatminah pun merasa bingung dan takut apa yg harus iya jawab tapi tidak sampai menyakiti hati pak joko.

"jatminah, gimana abah sama mak?? " jawab jatminah

"enggak ndok, mak sama abah ga bisa paksa kamu, apa kamu mau tidaknya itu keputusanmu ndok abah sam amak ga bisa nentuin pilihan kamu ndok?? " jawab maknya

jatminah pun masih kebingungan dijawab dengan terbata bata, dan wajah yang begitu pucat serta cemas yg berlebihan.

"gimana ndok ini keputusan kamu apa pun yg kamu jawab abah sama mak pasti akan menyetujui itu?? " tanya sekali lagi abahnya jatminah

"ehmm, jatminah masih belum siap abah, mak? jatminah masih pengen menikmati hidup sendiri, belum mau menikah?? pak joko maaf ya, jatminah tidak bisa menerima lamaran pak joko, maaf ya pak jangan marah dengan jatminah" ucap jatminah dan langsung pergi ke dalam kamarnya kembali.

Pak joko merasa sakit hati, dia masih tidak Terima dengan ucapan jatminah, tanpa bicara sepatah kata pun pak joko langsung bangkit dan pergi bersama dengan pengawalnya dia merasa kecewa.

mak dan abah jatminah merasa tidak enak, mereka merasa khawatir terhadap anak perempuan satu satunya mereka, mereka takut pak joko melakukan hal hal yg tidak di inginkan kepada anaknya tersebut.

"aduh bah gimana ini, mak taku pak joko melakukan hal hal yg tidak kita inginkan kepada minah, abah kan tau pak joko itu orang nya nekatan apa yg dia mau harus ia dapatkan gimana pun caranya??? " ucap cemas mak inah kepada abah.

"udah ibu tenang aja, enggak akan terjadi apa apa kok sama minah, abah yg maju duluan kalo ada yg nyakitin anak kita mak?? " ucap abah

Mereka pun masuk kedalam rumah, dan menutup pintu,

sisi lain pak tejo masih sangat sangat kecewa dan tidak Terima , dia pun mempunyai rencana jahat untuk menyakiti jatminah, jika dia tidak bisa mendapatkan jatminah maka yg lain juga tidak.

Keesokan hari nya, mak dan abah jatminah tidak bekerja, mereka ingin menjaga jatminah karna takut ada yg berniat jahat kepadanya sebab semalam dia baru menolak lamaran pak joko.

disana, pak joko sudah menyusun rencana, dia ingin membuat jatminah menderita, dan merasa bersalah karna telah menolak dirinya mentah mentah.

"kali ini kamu akan menderita jatminah, belum ada satupun wanita yg berani menolakku, selain kamu wanita sialan?? " ucapnya

Joko pun pergi ke dukun dengan bermodalan foto wajah jatminah yg ia dapatkan semalam dirumah jatminah, tanpa sepengetahuan kedua orang tuanya.

pak joko meminta kepada dukun itu untuk membuat jatminah menderita terus menerus sampai orang orang membencinya, dan sangat sangat jijik jika melihat jatminah.

"mbah saya mau, mbah membuat wanita ini menderita, dan merasakan sakit teramat, sampai sampai orang orang membenci dan jijik jika melihatnya?? " ucap pak tejo

"baik, saya melihat kamu sangat membenci, sebab dia menolak lamaran mu bukan?? " ucap dukun tersebut

"iya mbah saya mau mbah melakukan yg saya suruh itu, berapa pun akan saya bayar jika mbah berhasil melakukannya?? "ucap pak joko dengan ambisi

"baik, akan saya lakukan, kamu tunggu sebentar ya" ucap dukun tersebut

dukun itu pun langsung membaca mantra mantra, dan melakukan apa yg di suruh oleh pak joko, setelah itu dukun tersebut memberikan sebuah kain putih dengan jarum beserta benang berwarna putih kepada pak joko.

"untuk apa ini mbah" tanyak pak joko

"ini kain putih beserta isinya, kamu kuburkan di samping kamar wanita ini, tapi jangan tau siapa pun, harus kamu sendiri??? " jawab dukun tersebut

"baik mbah kalo begitu, ini bayaran saya untuk mbah, jika berhasil akan saya tambahin bonus untuk mbah?? " ucap pak joko sambil pergi meninggalkan dukun tersebut

Dukun itu pun tersenyum senang dengan bayaran dari pak joko itu.

Terpopuler

Comments

falea sezi

falea sezi

😒 tua bangka g tau diri

2026-08-16

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!