Minggu Pagi - Taman The White Manor
Matahari baru saja terbit, menyinari embun di dedaunan. Biasanya, jam segini Orion masih bergung di balik selimut tebal, terlalu lemah untuk menghadapi udara pagi yang dingin.
Tapi pagi ini berbeda.
"Ayo, Kak! Kejar aku!"
Suara tawa riang memecah keheningan pagi. Orion, mengenakan setelan olahraga training berwarna pink muda dan sepatu lari baru, sedang berlari mengelilingi jogging track pribadi di halaman belakang mansion.
Atlas berlari santai di belakangnya, mengenakan kaos oblong hitam yang basah oleh keringat. Dia tersenyum lebar, matanya tak lepas dari punggung adiknya.
Dulu, lari 10 meter saja sudah membuat bibir Orion biru dan napasnya putus-putus. Sekarang? Dia sudah lari 2 kilometer tanpa henti, dan wajahnya justru merona merah segar. Keringat yang menetes bukan tanda sakit, tapi tanda kehidupan.
Orion berhenti di dekat air mancur, mengatur napasnya yang memburu tapi lega.
"Hah... hah... Rasanya enak banget, Kak," kata Orion sambil memegang dadanya. "Jantungku berdetak kencang, tapi nggak sakit. Paru-paruku rasanya penuh udara."
Atlas memberikan botol air minum. "Itu rasanya jadi manusia sehat, Rion."
Orion menenggak air itu, lalu menatap kakaknya dengan mata berbinar.
"Kak, minggu depan di kampus ada Imperial Art Festival. Dulu aku cuma bisa nonton dari kursi roda atau bangku penonton. Tapi tahun ini... aku mau ikut."
"Ikut apa? Melukis lagi?"
Orion menggeleng. "Menari. Aku mau menari balet kontemporer. Dulu Dokter Susan selalu melarangku melakukan gerakan yang memicu jantung. Sekarang aku mau membuktikan kalau aku bisa terbang."
Atlas mengusap kepala adiknya. "Daftar. Kakak akan beli tiket barisan paling depan."
Universitas Imperial - Aula Besar (Grand Hall)
Malam puncak Imperial Art Festival adalah acara paling bergengsi di kampus. Ribuan mahasiswa, dosen, dan orang tua (yang rata-rata pejabat dan konglomerat) memenuhi aula yang megah itu.
Di barisan VVIP paling depan, Atlas duduk di kursi khusus. Di sebelah kirinya ad…
THE TRILLIONAIRE GUARDIAN
Bab 23: Tarian Sang Dewi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 61 Episodes
Comments