Kembalinya Tuan Ethan

Keesokan harinya para pelayan telah berbaris di aula tempat mereka berkumpul sebelum melakukan pekerjaan. Donna telah memberikan instruksi pada para pelayan untuk bekerja lebih cepat dan baik hari ini untuk menyambut kepulangan Tuan Ethan. Nyonya dan Tuam Thomson juga akan kembali esok hari dari kunjungan luar kota mereka, maka tidak heran kediaman Thomson hari ini terlihat sangat sibuk untuk menyambut mereka.

"Ingat, jangan sampai ada kesalahan dan keterlambatan penyelesaian pekerjaan sebelum jam yang telah di tentukan. Nyonya Monica begitu teliti, jika sampai ada celah maka sudah di pastikan kalian akan di pecat!" ujar Donna memperingatkan.

Lily seketika terdiam di tempatnya dengan gugup. Ia mencoba menenangkan dirinya dan menyemangati dirinya agar ia bisa bekerja dengan lancar hari ini.

Setelah itu para pelayan pun mulai melakukan pekerjaan mereka masing-masing. Seperti biasa, Lily pergi ke rumah kaca dan taman belakang untuk memilih bunga. Gadis itu tidak kesulitan dan bekerja dengan lancar. Kali ini Donna yang mengambil karangan bunga di guci yang telah di kerjakan Lily. Hari ini berbeda seperti kemarin, ia harus memilih bunga lebih banyak karena Lily di tugaskan merangkai 4 bunga di dalam pot kaca.

Jam sudah menunjukkan pukul 11 siang. Donna terlihat sibuk dan meminta para pelayan berjajar di tempatnya utuk menyambut kedatangan Nyonya dan Tuan Thomson serta Ethan. Mereka semua berjajar di sepanjang halaman depan kediaman Thomson yang sangat luas. Anne menarik Lily ke sebelahnya dan mereka pun berdiri sejajar. Anne terlihat sangat excited sedangkan Lily hanya diam dan mengikuti arahan Donna.

Terlihat dari gerbang depan kediaman Thomson, sebuah mobil mewah masuk ke dalam halaman. Di dalam mobil itu ada supir, Nyonya dan Tuan Thomson serta Ethan. Ethan menatap datar halaman rumah yang sudah cukup lama tidak ia lihat itu. Para penjaga serta pelayan berjajar di sepanjang jalan menuju rumah utama Thomson untuk menyambut kedatangan mereka. Mobil pun melewati barisan para pelayan yang berdiri dan menunduk untuk menyambut kedatangan Nyonya dan Tuan Thomson serta Ethan,

"Selamat datang di rumah kembali, Ethan" ucap Clara pada sang putra.

Ethan hanya diam sambil menatap keluar jendela. Ia menatap para pelayan yang berjajar di luar dengan datar,

"Bukankah ini sudah cukup lama kau tidak kembali ke rumah?" tanya Zack pada putranya.

Ethan menghela nafasnya pelan,

"Ya, begitulah. Rasanya cukup menyenangkan bisa kembali ke rumah" jawabnya.

Mobil itu pun tiba di dekat pintu utama kediaman Thomson. Dengan segera para pengawal membukakan pintu. Dari barisannya Anne terlihat mengarah kearah mobil untuk melihat Ethan yang keluar dari mobil. Nyonya dan Tuan Thomson keluar lebih dulu dan disusul Ethan. Dari kejauhan Anne tersenyum dan menyenggol tangan Lily,

"Lihat! Itu Tuan Ethan" bisik Anne antusias.

Lily hanya mengangkat kepalanya sekilas untuk melihat punggung seorang pria yang baru saja keluar dari mobil. Lily tidak begitu memperhatikan karena posisinya dan pintu utama kediaman Thomson cukup jauh. Setelah mereka masuk ke dalam rumah, para pelayan pun membubarkan diri dan kembali ke tempat mereka masing-masing untuk melanjutkan pekerjaan mereka.

Di dalam rumah, Brenda dan Mike telah duduk di ruang tamu untuk menunggu kedatangan Ethan, Clara dan Zack. Pintu terbuka dan memperlihatkan Ethan yang masuk lebih dulu. Brenda tersenyum bahagia dan menyambut cucu kesayangannya itu,

"Ethan, cucuku" sambutnya.

Ethan tersenyum dan menghampiri sang nenek untuk memeluknya,

"Ya Tuhan, sudah cukup lama kita tidak bertemu. Aku merindukanmu" ucap Brenda dengan mata berkaca-kaca.

Ethan tersenyum sambil mengusap punggung sang nenek dengan lembut,

"Aku juga merindukan nenek" balasnya.

Brenda melepaskan pelukannya sambil memukul pelan bahu Ethan,

"Kau bohong! Jika kau merindukanku seharusnya kau sering pulang ke rumah!" protesnya.

Ethan hanya tersenyum menanggapi ucapan sang nenek. Pandangan pria itu pun mengarah pada Mike yang menatapnya dengan datar. Ethan menghampiri Mike dan berdiri di hadapannya,

"Sudah lama tidak bertemu, kakak" sapa Ethan dengan tatapan sedikit dingin.

Hubungan kakak beradik itu memang tidak terlalu dekat. Sejak kecil Mike dan Ethan selalu saling bersaing dalam segala hal. Walaupun bukan tipikal yang saling memukul jika bertengkar, Mike dan Ethan hanya bertingkah seolah mereka tidak saling mengenal setelah bertengkar. Hubungan keduanya semakin tidak dekat karena Mike dan Ethan bersekolah di beda negara. Mereka jarang bertemu dan berkomunikasi walaupun melalui telepon sekalipun.

Jika berkumpul Mike dan Ethan juga jarang mengobrol. Hubungan keduanya semakin memburuk saat Mike memutuskan pertunangannya dan memilih untuk tidak dulu menikah. Lalu, perjodohan pun diberikan pada Ethan yang usianya dianggap sudah matang untuk menikah. Ethan tidak menolak perjodohan secara langsung, ia awalnya meminta waktu pada kedua orang tuanya untuk berpikir, sampai akhirnya Ethan pun menyetujui perjodohan dan telah bertunangan dengan Evelyn. Keduanya di rencanakan akan menikah pada tahun depan. Mike terlihat tidak keberatan jika di langkahi oleh sang adik, dan hal itu sebenarnya cukup membuat Ethan marah. Ia merasa di jebak dan menjadi kambing hitam karena Mike yang belum mau menikah.

Ethan bukan tipikal pria yang mementingkan urusan percintaan. Dia adalah pria yang suka menyibukkan dirinya dengan pekerjaan. Bisa dikatakan Ethan tidak pernah merasa benar-benar tertarik dengan wanita. Dia masih normal tentu saja, tapi Ethan belum pernah merasakan yang namanya jatuh cinta. Mungkin ketika masih remaja ia pernah sempat menyukai lawan jenisnya, namun saat ia mengetahui bahwa gadis yang ia sukai itu juga menyukai kekayaannya maka rasa suka Ethan pun menghilang. Ethan pria yang tampan dan akan sangat mudah baginya untuk mendapatkan wanita, namun belum ada wanita yang benar-benar membuatnya merasa jatuh cinta.

Jika di tanya tentang Evelyn, Ethan merasa wanita itu cukup cantik dan pintar, mungkin hal itu yang membuat Ethan mau menerima perjodohan orang tuanya. Namun jika ditanya tentang perasaan atau cinta, Ethan masih belum menemukan jawabannya. Evelyn adalah tipikal wanita yang cerdas dan anggun. Ia sangat cocok menjadi wanita karir dan ibu yang baik kelak. Mungkin karena alasan itu yang membuat Ethan mau untuk bertunangan dengan Evelyn.

Saat ini, keluarga Thomson tengah berkumpul dan makan siang bersama. Mereka mengobrol dan saling menanyakan kabar satu sama lain,

"Jadi, bagaimana disana? Apa kau telah menemukan seorang wanita?" tanya Clara pada Mike.

Mike terdiam sejenak dan tersenyum pelan,

"Aku disana untuk bekerja, bukan untuk mencari wanita" jawab Mike.

Clara menghela nafasnya mendengar jawaban sang putra,

"Mike.. apa kau akan benar-benar membiarkan Ethan menikah lebih dulu? Setidaknya carilah wanita yang selevel denganmu. Ibu yakin di luar negri sana lebih banyak wanita yang berkualitas. Jangan terlalu sibuk dengan pekerjaan" protesnya.

"Tahun depan Ethan akan menikah, ibu ingin setidaknya tahun ini kau juga bertunangan" lanjutnya.

Mike tersenyum pelan mendengar ucapan sang ibu,

"Aku sedang ingin fokus bekerja. Masih banyak hal yang ingin aku kerjakan sebelum menikah. Jadi, biarkan Ethan menikah lebih dulu. Kurasa, dia juga sudah ingin menikah dan berkeluarga. Bukan begitu, Ethan?" tanyanya sambil menatap Ethan.

Ethan berhenti mengunyah makanannya dan menatap sang kakak dengan dingin,

"Ya, kau benar. Memiliki keluarga sendiri kurasa terdengar menyenangkan" balas Ethan sedikit tajam.

Mike tersenyum dan mengangkat bahunya,

"Ibu dengar sendiri bukan, jadi jangan berpatok padaku. Aku tidak ingin menghalangi Ethan karena aku kakaknya. Aku sama sekali tidak keberatan dengan hal itu. Jadi, tidak usah memikirkan ku" ujar Mike lagi.

Clara hanya dapat menghela nafasnya mendengar jawaban keras kepala Mike,

"Sudahlah, ibu tidak bisa berdebat denganmu" ucap sang ibu menyerah.

Bersambung...

Yuk, bantu support cerita ini dengan tinggalkan like, komen, vote dan beri gift nya ya ☺️ boleh bantu share juga 🙏

Terpopuler

Comments

Ita rahmawati

Ita rahmawati

mungkin mike sedikit tertarik pada lily

2025-07-09

1

Brendan Markus

Brendan Markus

ayo semangat lily

2025-05-29

0

lihat semua
Episodes
1 Lily Amberlyn
2 Hari Pertama
3 Bertemu Putra Pertama
4 Bertemu Nyonya Tertua Thomson
5 Kembalinya Tuan Ethan
6 Pertemuan
7 Kucing Putih
8 Terkena Masalah
9 Masalah
10 Sesuatu Yang Asing
11 Taman Mawar
12 Terjebak Hujan
13 Pria Menyebalkan
14 Sakit
15 Sang Tunangan
16 Evelyn
17 Membantu Merangkai Bunga
18 Menjadi Pelayan Pribadi
19 Pelayan Pribadi
20 Pertemuan
21 Pelayan Pribadi Tuan Ethan
22 Kehilangan Kendali
23 Rencana Evelyn
24 Mabuk
25 Kekhawatiran
26 Tergila-gila
27 Kamar Ethan
28 Debaran Jantung
29 Pesta
30 Cemburu
31 Milikku
32 Pria Menyebalkan
33 Memaksa
34 Toko Buku
35 Pria Gila
36 Makan Siang
37 Majikan Menyebalkan
38 Kembali
39 Kura-Kura
40 Sakit
41 Penyembuh
42 Perasaan Asing
43 Memandikan Kucing
44 Rencana
45 Pelayan Pribadi Mike
46 Ke Kantor
47 Aku Bukan Milikmu
48 Tes
49 Berdebar
50 Menyusul
51 Siuman
52 Ungkapan
53 Kecurigaan
54 Mengetahui
55 Berkunjung
56 Menginap
57 Tidur Bersama
58 Perasaan Yang Mengganggu
59 Kembali
60 Panti Asuhan
61 Perasaan Yang Tak Pantas
62 Mengungkapkan
63 Ironi
64 Perasaan Yang Berbeda
65 Paviliun
66 Perasaan
67 Mengakhiri
68 Wanita Licik
69 Menjaga Jarak
70 Rumah Hantu
71 Pernyataan Cinta
72 Memutuskan
73 Membatalkan
74 Makan Siang
75 Kalung
76 Mencari Hadiah
77 Selamat Ulang Tahun
78 Berharga
79 Duka
80 Keributan
81 Malaikat Pelindung
82 Melindungi
83 Halangan
84 Kembali
85 Pengakuan
86 Percaya
87 Mengalah
88 Harapan
89 Mengikhlaskan
90 Tanggung Jawab
91 Hidup Bersama
92 Kesedihan
93 Kehilangan
94 Jangan Menangis
95 Hidup Bersama
96 Meminta Izin
97 Memperbaiki
98 Terbuka
99 Mencari Bukti
100 Rencana Jahat
101 Penjahat
102 Obsesi
103 Menjadi Iblis
Episodes

Updated 103 Episodes

1
Lily Amberlyn
2
Hari Pertama
3
Bertemu Putra Pertama
4
Bertemu Nyonya Tertua Thomson
5
Kembalinya Tuan Ethan
6
Pertemuan
7
Kucing Putih
8
Terkena Masalah
9
Masalah
10
Sesuatu Yang Asing
11
Taman Mawar
12
Terjebak Hujan
13
Pria Menyebalkan
14
Sakit
15
Sang Tunangan
16
Evelyn
17
Membantu Merangkai Bunga
18
Menjadi Pelayan Pribadi
19
Pelayan Pribadi
20
Pertemuan
21
Pelayan Pribadi Tuan Ethan
22
Kehilangan Kendali
23
Rencana Evelyn
24
Mabuk
25
Kekhawatiran
26
Tergila-gila
27
Kamar Ethan
28
Debaran Jantung
29
Pesta
30
Cemburu
31
Milikku
32
Pria Menyebalkan
33
Memaksa
34
Toko Buku
35
Pria Gila
36
Makan Siang
37
Majikan Menyebalkan
38
Kembali
39
Kura-Kura
40
Sakit
41
Penyembuh
42
Perasaan Asing
43
Memandikan Kucing
44
Rencana
45
Pelayan Pribadi Mike
46
Ke Kantor
47
Aku Bukan Milikmu
48
Tes
49
Berdebar
50
Menyusul
51
Siuman
52
Ungkapan
53
Kecurigaan
54
Mengetahui
55
Berkunjung
56
Menginap
57
Tidur Bersama
58
Perasaan Yang Mengganggu
59
Kembali
60
Panti Asuhan
61
Perasaan Yang Tak Pantas
62
Mengungkapkan
63
Ironi
64
Perasaan Yang Berbeda
65
Paviliun
66
Perasaan
67
Mengakhiri
68
Wanita Licik
69
Menjaga Jarak
70
Rumah Hantu
71
Pernyataan Cinta
72
Memutuskan
73
Membatalkan
74
Makan Siang
75
Kalung
76
Mencari Hadiah
77
Selamat Ulang Tahun
78
Berharga
79
Duka
80
Keributan
81
Malaikat Pelindung
82
Melindungi
83
Halangan
84
Kembali
85
Pengakuan
86
Percaya
87
Mengalah
88
Harapan
89
Mengikhlaskan
90
Tanggung Jawab
91
Hidup Bersama
92
Kesedihan
93
Kehilangan
94
Jangan Menangis
95
Hidup Bersama
96
Meminta Izin
97
Memperbaiki
98
Terbuka
99
Mencari Bukti
100
Rencana Jahat
101
Penjahat
102
Obsesi
103
Menjadi Iblis

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!