Dihukum

NovelToon
Pagi ini Aleena berlari kencang menyusuri jalanan kota yang lumayan padat, ia sudah tertinggal bus dan jarak kesekolah nya yang masih lumayan jauh
Bbrumm
Aleena
Aleena
*Menoleh*
Aiden Smith
Aiden Smith
*Tersenyum manis* Naik, nanti lo telat
Aleena
Aleena
Hmm
Aiden Smith
Aiden Smith
Udah gak usah banyak mikir, hari ini upacara jangan sampe lo terlambat
Aleena
Aleena
Yaudah deh
Aiden memberikan jaketnya untuk diikatkan pada pinggang gadis itu agar pahanya tak terlihat
Aiden Smith
Aiden Smith
Pegangan gue mau ngebut
Aleena
Aleena
Iya *memegang pundak pria itu*
Rambut Aleena berkibar tertiup angin karena gadis itu tak menggunakan helm
Ada yang memperhatikannya lewat kaca spion motornya dan tersenyum dibalik helm fullfacenya
Kemudian sedikit ide gila muncul di kepala laki-laki itu, ia menancapkan gas motornya dengan tiba-tiba, Aleena yang kaget langsung melingkarkan tangannya pada perut pria itu
Aleena
Aleena
AIDENNN!!!!
Aleena
Aleena
*Memukul punggung Aiden*
Aiden Smith
Aiden Smith
Hahaha
Tak ada obrolan di antara keduanya setelah itu, sampai mereka tiba di depan gerbang sekolah yang hampir saja tertutup
NovelToon
Satpam
Satpam
Kalian sudah telat, tidak bisa masuk
Aiden Smith
Aiden Smith
*menaikkan kaca helm nya*
Satpam
Satpam
Oh den Aiden, silahkan masuk Den *membuka gerbang*
Aleena
Aleena
(Semoga aja El gak liat gue di bonceng cowok lain)
Siswa 1
Siswa 1
Wuuuuu Aiden bonceng cewek njirrr
siswa 2
siswa 2
Haaaaa Aiden gueeee
Siswa 3
Siswa 3
Siapa cewe ganjen itu, berani banget duduk di motor pacar guee
Siswa 4
Siswa 4
Anak baru caperr
Siswa 5
Siswa 5
Cocok banget huaa cantik dan ganteng
Saat diparkiran sudah terdapat Cael, Ruben, Rion dan Leo
Kini Cael menatap tajam mereka berdua yang baru saja memasuki area parkiran
Aleena
Aleena
*turun lalu melepas jaket Aiden*
Aleena
Aleena
Thanks yah Den, nih jaket lo
Aleena
Aleena
Sekali lagi makasih yah, lo udah 2x nolongin gue *berlari meninggalkan mereka yg masih menatapnya*
Ia sama sekali tidak berani menatap Cael
Hari Senin tentu saja SMA Cempaka selalu melaksanakan upacara bendera
Pak Mamat
Pak Mamat
Yang atributnya tidak lengkap silahkan maju kedepan!
Pak Mamat
Pak Mamat
*Memandang XII IPA 1*
Pak Mamat
Pak Mamat
Heh kalian, planet dan teman-temannya maju!
Cael dan yang lain maju kedepan kecuali Aiden, Aiden memang selalu rapi dan lengkap setiap harinya, siswa berprestasi memang beda
Pak Mamat
Pak Mamat
Kalian ini mau sekolah apa mau jadi kuli bangunan hah?
Setelah mengatakan itu, pak Mamat mencari siswa yang tidak memakai atribut
Pak Mamat
Pak Mamat
Itu yang di kelas XII IPS 2 tidak pakai topi, silahkan maju!
Tak ada yang menyadarinya sampai Julia menyenggol lengan Aleena
Julia
Julia
Maju lo Na, lo kan gak pake topi
Aleena
Aleena
Hah? Gue pake kok *memegang kepalanya*
Aleena
Aleena
Loh? Topi gue kemana?
Aleena
Aleena
(Argh pasti terbang waktu naik motor)
Aleena maju dan berdiri tepat disamping Cael
Aleena
Aleena
*Mendongak memandang Cael*
Dari barisan lain ada Farra yang menatap kesal ke arah Aleena, ia semakin membencinya, entah apa yang akan gadis itu lakukan pada Aleena nantinya
Cael Cygnus
Cael Cygnus
Lo mau mata lo buta?
Aleena
Aleena
*mengalihkan pandangannya*
Setelah upacara selesai, pak Mamat memberi hukuman pada siswa yang tidak menaati peraturan
Pak Mamat menunjuk mereka berlima termasuk Aleena untuk membersihkan toilet
Aleena
Aleena
(Untung gue sayang)
Leonard Labh
Leonard Labh
El kasian banget Aleena, masa bersihin toilet sendirian
Cael Cygnus
Cael Cygnus
Gue gak peduli
Bukannya menjalankan hukuman mereka sedang asik berada digudang
Mereka berempat sedang asik menyesap rokok dan bermain game, tiba-tiba saja pintu gudang terbuka lebar menampilkan pak mamak yang berkacak pinggang dengan raut wajah marah
Pak Mamat
Pak Mamat
Kalian ini memang berandalan!
Pak Mamat
Pak Mamat
Siapa yang suruh kalian merokok disekolah hah?!
Leonard Labh
Leonard Labh
Kita gak ngerokok kok pak
Dengan cepat mereka membuang dan menginjak rokok yang baru saja mereka hisap
Rion yang baru saja menghisap rokoknya belum sempat mengeluarkan asap nya yang masih berada di dalam mulutnya
Rion sudah berusaha sekuat tenaganya tapi sia-sia, asap itu keluar melalui lubang hidungnya dan disaksikan oleh pak Mamat
Akhirnya mereka berempat dijemur dibawah tiang bendera sampai bell istirahat
Leonard Labh
Leonard Labh
Gara-gara lo sih Oon, nama sama otak sama-sama Oon
Rion Seth
Rion Seth
Ye gue udah berusaha ya, salahin tuh rokok murahan lo

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!