Meskipun mereka tidak ingin menanyakan hal ini, tapi kedua hal ini sangatlah penting bagi mereka.
Chu Chen terdiam, Api Surgawi adalah harta langka yang sangat sulit didapatkan. Apalagi dia berada di kota Atan yang kecil ini. Mana mungkin ditempat seperti ini ada Api Surgawi. Dan lagi dia tiba-tiba saja sudah bisa meracik pil, bahkan pil kelas 1 tingkat tinggi.
Bukankah ini terlalu tidak masuk akal, seseorang yang dulunya berbakat hanya dalam semalam menjadi seorang sampah dan sekarang yang dulunya dianggap sebagai seorang sampah tiba-tiba saja bisa membuat sebuah pil. Sangat tidak masuk akal.
"Ehem... Sebenarnya selama ini aku memiliki seorang Guru! Dialah yang memberiku Api Surgawi itu dan mengajariku meracik pil! " Hanya itu jawaban yang tepat yang dapat dipikirkan olehnya.
Sangat tidak mungkin bukan jika dia mengatakan bahwa dia adalah Reinkarnasi dari seorang Kaisar Api dan Raja pil. Yang ada dia akan dianggap gila oleh kedua orang tuanya.
Chu Tan dan Chu Yun kaget, mereka tidak menyangka bahwa putra mereka telah memiliki seorang Guru.
"Lalu dimana gurumu itu sekarang? Bisakah ayah bertemu dengannya? Ayah ingin mengucapkan terimakasih kepadanya! " Chu Tan sangat ingin berterima kasih kepada orang yang telah menerima putranya sebagai murid.
Memberikan putranya Api Surgawi bahkan mengajarinya meracik pil, bukankah sangat tidak manusiawi jika dia tidak berterima kasih kepada orang baik seperti itu.
"Ya, atau kau undang lah gurumu datang ke Klan Chu kita. Kami semua pasti akan menyambutnya dengan senang hati! " Tambah Chu Yun.
Chu Chen benar-benar tidak habis fikir, sekali lagi dia hanya bisa berbohong kepada orang tuanya.
"Guru sangat misterius! Dia tidak ingin bertemu dengan orang-orang dan selalu tinggal digunung! " Ucap Chu Chen.
"Sangat disayangkan sekali! Padahal ayah ingin berterima kasih kepadanya karena telah membantumu keluar dari keterpurukan! " Ungkap Chu Nan.
"Chen'er, sampaikan terima kasih ayah kepada gurumu ya! " Tambahnya.
Chu Chen turun dari ranjangnya. Menatap kedua orang tuanya lalu berkata. "Ayah tenang saja, aku akan menyampaikannya kepada guru! " Kata Chu Chen. Dia mendekati kedua orang tuanya lalu memeluk mereka berdua dengan pelukan hangat. 'Aku bersumpah akan melindungi kalian berdua dengan nyawaku! ' Chu Chen membatin.
Dikehidupan sebelumnya dia tidak memiliki orang yang dia sayangi untuk dilindungi. Dia menempuh jalan dewa sendirian dengan hati yang kokoh. Tujuannya hanya untuk mencapai kekuatan tertinggi dalam dunia praktisi.
Sedangkan dikehidupan barunya ini, dia memiliki banyak orang yang menyayanginya. Tidak meninggalkan dirinya saat dia sedang dalam kondisi terpuruk sekalipun, itu adalah tanda seseorang yang menyayanginya. Dalam kehidupan nyata sekalipun akan terlihat seseorang yang benar-benar menyayangi kita.
Jika dalam keadaan terpuruk masih ada orang disebelahmu yang selalu memberikan semangat. Maka orang itulah yang benar-benar menyayangimu, Namun jika kebalikannya. Saat kau sedang terpuruk dan mereka meninggalkanmu, maka orang-orang tersebut sebelumnya hanya memanfaatkanmu. Itulah dunia sebenarnya.
Kedua orang tuanya pun membalas pelukannya. Mereka benar-benar keluarga yang harmoni, menyayangi satu sama lain.
"Chen'er, jika suatu hari nanti Ayah dan Ibu pergi meninggalkanmu. Kau jagalah klan Chu baik-baik! " Chu Yun berkata dengan berlinang air mata.
Chu Chen melepaskan pelukannya dari kedua orang tuanya itu. Dia memandang Ibu dan Ayahnya silih berganti, jantungnya berdebar begitu kencang.
Apa maksudnya itu?
Meninggalkan dirinya?
Chu Chen kebingungan. "Apa maksudmu, ibu? " Kata Chu Chen bertanya.
Chu Yun memandang suaminya, mendapatkan gelengan dari sang Suami. Chu Yun kembali berkata. "Suatu saat nanti kau akan tau! "
Chu Chen termenung. Telinganya seketika berdengung saat itu juga. Apa yang sebenarnya akan terjadi kepada kedua orang tuanya? Apakah ada sesuatu hal besar yang akan terjadi namun tidak dia ketahui?
'Sialan! Aku benar-benar harus cepat-cepat meningkatkan kekuatanku! Jika tidak, aku tidak akan bisa melindungi orang-orang yang menyayangiku! ' Chu Chen membatin.
"Baiklah, kalau begitu aku ingin keluar dulu ayah, ibu! " Ucap Chu Chen. Dia berlalu pergi meninggalkan kedua orang tuanya.
Melihat punggung putra mereka yang sudah menghilang dari pandangan. Chu Tan menoleh menatap istrinya.
"Istriku, sebaiknya jangan beritahu Chen'er dulu. Kekuatannya yang sekarang masih sangat lemah! "
"Baiklah! "
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 25 Episodes
Comments