Bab 10 : Memasuki Tahap Rendah

Setau mereka, selama ini putranya nya berada dilingkup kota Atan saja. Dia tidak pernah keluar dari Kota Atan sejak dari kecil. Tapi sekarang, Chu Nan malah mengatakan bahwa Chu Chen mengeluarkan sebuah Api Surgawi, Api yang begitu langka ini. Ternyata putra mereka yang sudah dianggap sebagai sampah memilikinya.

 Belum sampai disitu, kini Chu Nan kembali melanjutkan ceritanya. " Lihat ini! "Chu Nan berkata sambil mengeluarkan sebuah pil dari kantong semesta miliknya. " Ini adalah Pil Kelas 1 Tingkat tinggi yang dibuat oleh Tuan Muda sendiri dan diberikan kepadaku!" Kata Chu Nan dengan bangga.

 Sedangkan ekspresi Chu Tan dan Chu Yun jelas sudah sangat berbeda. Itu semacam senang, bahagia, bingung, dan tidak percaya. Keduanya saling menatap satu sama lain lalu secara bersamaan mengangguk pelan dan berdiri lalu berlalu pergi dari sana.

 Didalam kamar Chu Chen, Chu Chen sendiri terlihat berada dalam posisi lotus dengan kedua mata yang tertutup. Kesadarannya masuk kedalam lautan Dantian nya, disana dia juga terlihat tengah duduk dalam posisi lotus.

 Diluar Lautan Dantian, ditelapak tangan Chu Chen tiba-tiba muncul sebuah pil. Lalu Chu Chen memasukkannya kedalam mulut dan menelannya.

 Sekitar 1 menit kemudian, tubuh Chu Chen perlahan-lahan diselimuti oleh Dou Qi. berwarna merah Api. Didalam Lautan Dantian nya sendiri, tepat diatas kepala Chu Chen. Sebuah cahaya berwarna merah seperti nyala Api perlahan menyebar keseluruh tubuhnya, itu adalah Dou Qi. Memasuki setiap celah yang ada.

 Beberapa saat kemudian Chu Chen melihat ada sebuah dinding penghalang untuk menerobos ke Tahap Rendah. Dengan adanya Dou Qi yang masuk kedalam tubuhnya tadi, Chu Chen mengeluarkan semuanya untuk menghancurkan penghalang itu hingga akhirnya dia benar-benar dapat menghancurkannya.

 Di Lautan Dantian, tubuh Chu Chen melayang secara perlahan sekitar satu meter. Dia yang tadi dalam posisi lotus, kakinya mulai terunjur hingga dia berdiri sempurna. Kepalanya mendongak keatas, beberapa saat kemudian Dou Qi terlihat masuk kedalam tubuhnya dalam jumlah yang banyak.

 Diluar Lautan Dantian.

 Wusss...

 Wusss..

 Gelombang Dou Qi menyapu seluruh kamar Chu Chen.

 Bammm!

 Mata Chu Chen perlahan-lahan mulai terbuka. Dia menunduk menatap telapak tangannya lalu menggenggam nya.

 "Tahap Rendah! Lumayan! " Kata Chu Chen senang.

 Meskipun hanya di Tahap Rendah, bagi Chu Chen yang sebelumnya adalah seorang Kaisar Api. Untuk melawan orang seperti Lie Bei adalah hal yang mudah, Lie Bei masih berada di Tahap Menengah. Sedangkan dirinya saat ini sudah berada di Tahap Rendah, dengan bantuan Api Surgawi miliknya ditambah dengan pengalaman dikehidupan sebelumnya, bukankah akan sangat mudah untuk mengalahkan orang seperti Lie Bei.

 Bahkan Chu Chen merasa dia dapat mengalahkan orang yang berada di Tahap Puncak. "Baiklah, biar ku ingat teknik yang cocok dengan kekuatanku saat ini! " Chu Chen berkata sambil mengingat teknik-teknik nya dikehidupan lalu.

 Kreeek..

 Tiba-tiba suara pintu kamarnya terbuka, memperlihatkan kedua orang tuanya yang memasang ekspresi gembira dan tidak percaya.

 Chu Yun tiba-tiba saja berlari kearah Chu Chen lalu berjongkok memeluk Chu Chen dengan erat.

 "Chen'er, mengapa kau harus menyembunyikannya dari kami? " Chu Tan berkata sambil bersila tangan menunggu jawaban putranya itu.

 Chu Yun melepas pelukannya lalu menatap lekat Chu Chen dan menimpali perkataan suaminya. "Ayahmu benar, kenapa kau tidak bilang sebelumnya bahwa kau sudah menjadi seorang alchemist? "

 Chu Tan dan Chu Yun tentu saja sangat penasaran, sejak kapan putra mereka yang sudah menjadi seorang sampah tiba-tiba saja bisa membuat sebuah pil. Kenapa Chu Chen tidak menunjukkan bakatnya ini sejak dulu agar dia tidak dikatakan sebagai sampah.

 Pertanyaan demi pertanyaan masuk kedalam kepala mereka berdua. Tapi tidak mereka sampaikan kepada Chu Chen karena takut nantinya hal itu akan menyinggung Chu Chen. Mungkin saja Chu Chen punya alasan mengapa dia menyembunyikannya.

 Chu Chen tertegun, dia terdiam sesaat sebelum akhirnya menjawab. "Sebenarnya aku ingin mengatakannya diwaktu yang tepat! " Ucap Chu Chen menggaruk kepala belakangnya yang tidak gatal dengan wajah tersenyum.

 "Tapi yang jelas sekarang ayah dan ibu sudah tahu bukan. Anak kalian saat ini bukan lagi seorang sampah. Sebelumnya aku mengatakan bahwa aku akan membawa nama Klan kita ke puncak dunia praktisi. Sekarang aku akan mengulangnya lagi didepan kalian, Mulai saat ini! Aku, Chu Chen! akan membawa nama Klan Chu kita hingga ke puncak dunia praktisi! " Kata Chu Chen percaya diri.

 Kedua orang tuanya tanpa sadar meneteskan air mata. Putra mereka yang dulunya selalu dihina dan direndahkan sebagai seorang sampah kini telah memperlihatkan bakatnya. Dia bukan lagi sampah melainkan seorang Jenius yang diam diam menyembunyikan bakatnya.

 Chu Tan dan Chu Yun menghapus air mata mereka, lalu bertatap pandang dan kembali menatap putra mereka.

 Chu Yun berdiri lalu bertanya kepada Chu Chen. "Chen'er, bisakah kau menjelaskan kepada kami dari mana kau belajar meracik pil dan dimana kau mendapatkan Api Surgawi itu? " Kata Chu Yun bertanya dan diangguki oleh Chu Tan.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!