Draft
⚡.(hujan deras di sertai dgn kilatan petir menyambar dgn kencang mlm itu)
tara 5 th
(membuka kedua matanya lebar²)
tara terbangun dari tidurnya dan kemudian mengubah posisinya menjadi duduk, ia mencari cari keberadaan sang ibu yg tdk ada di sampingnya.
tara 5 th
ibu (panggilnya pelan)
tara 5 th
(turun dari ranjang dan berjln mendekat ke pintu)
ruangan yg gelap tidak membuat tara merasa takut sedikitpun karna dia sudah terbiasa tidur dlm ruangan yg gelap. apalagi mlm ini cahaya dari kilatan petir ,juga terlihat dlm ruangannya. karna masuk dari gorden dan cela cela ruangan.
tara 5 th
(gerakan tangannya yg hendak membuka pintu jadi terhenti. ketika dia mendengar pecahan barang dari luar kamarnya disertai dgn suara pertengkaran kedua orang tuanya secara samar )
prakk.... ctiarrr.... (anggap aja bunyi pecahannya kayak gitu)
kyoko tania
aku sama sekali gk ada uang sekarang,uang simpanan terakhirku di bulan ini juga sudah kau ambil kan kemarin
makoto hans
halah, boong aja kamu itu. aku yakin kamu pasti masih ada uang simpenan yg coba kamu sembunyiin dari aku kan
makoto hans
dimana uang yg kamu sembunyiin itu, ayo ngaku!!. pasti ada di sekitar sini
hans menggeledah setiap laci dan lemari yg ada di sana. hingga ruangan tersebut pun menjadi berantakan
kyoko tania
(merasa gelisah)
makoto hans
!!ini, apa ini .katanya udah gk punya simpanan lagi.kamu mau mencoba membodohiku ya 😡
kyoko tania
mas jangan di ambil, itu adl uang untuk biaya sekolah putri kita tahun ini
kyoko tania
kasihan tara kalo sampai dikeluarin dari sekolah karna belum bayar (mencoba menghalangi hans yg ingin pergi meninggalkan rumah)
makoto hans
💢ck, minggir (mendorong tania ke lantai)
kyoko tania
(jatuh ke lantai + nangis)
makoto hans
kamu tahu apa!!!karna anak itu .semua hal buruk menimpa keluarga kita
makoto hans
keluarga kita jadi hancur berantakan gara gara dia!!!!karna kelahirannya juga aku jadi kehilangan pekerjaanku. DIA ANAK PEMBAWA SIALLLL!!!!
Air mata tara pun mulai bercucuran membasahi pipinya, tdk tahu sudah berapa kali hati tara terluka karna perkataan yg tdk manusiawi dari ayahnya sendiri.sekalipun dia adl putri kandungnya, tapi hans tdk pernah menganggap tara sebagai putrinya sekalipun
tara 5 th
(duduk bersandar di bawah pintu sambil menangis sesegukan dan memeluk kedua lututnya)
kyoko tania
cukup,dia itu putrimu
kyoko tania
apa pantas kau berbicara seperti itu tentang putrimu sendiri!!!
tara 5 th
(menutup kedua telingannya mengunakan telapak tangan)
makoto hans
sampai kapanpun aku tdk akan pernah menganggapnya sebagai putriku. dia hanya pembawa sial dlm hidupku dan aku membencinya. bahkan hanya melihat wajah dari anak itu saja sudah membuatku muak!
kyoko tania
CUKUP HENTIKAN!!!
tara 5 th
hiks... hiks... hiks...
makoto hans
sudahlah berdebat dgnmu sama sekali tdk ada gunanya.lebih baik aku pergi, teman temanku sudah menunggu
kyoko tania
(memeluk kedua kaki hans) kembalikan uang itu, kembalikan dulu
makoto hans
!!kau, apa apaan kau ini lepaskan kakiku
kyoko tania
tdk akan, sebelum kau mengembalikan uang itu terlebih dahulu
makoto hans
kau (menggertakkan giginya) baiklah jika itu maumu,maka jangan salahkan aku jika aku berbuat kasar padamu
yg tanpa di duga, hans menendang kasar tubuh tania agar mau melepaskan kakinya
makoto hans
lepaskan! ayo, cepat lepaskan!!
makoto hans
sialan! cepat lepaskan kakiku dasar wanita j*lang!!!!
walau kesakitan, tania tetap bertahan demi uang yg dirampas oleh hans. tara yg mendengar ibunya terus mengerang kesakitan akibat tendangan kasar dari ayahnya. mulai tdk tahan lagi
tara 5 th
hentikan ayah, jangan sakiti ibu lagi (pekik tara dgn air mata yg sudah membasahi pipinya)
makoto hans
diam! jangan ikut campur. ini semua juga gara gara kau dasar anak sialan!
tara 5 th
(gemetar ketakutan)
kyoko tania
!!apa yg kau lakukan tara, cpt masuk kembali ke dlm kamarmu
kyoko tania
tdk ada tapi tapian, cepat masuk. ini perintah!!!
tara 5 th
!!(tara masih berdiri di depan pintu kamarnya)
tara 5 th
(menggertakkan giginya dgn air mata yg kembali mengalir di pipinya)
kyoko tania
tara cepat masuk, kenapa malah diam saja di sana
kata² tania terhenti ketika Hans berhasil melepaskan cengkraman tania di kakinya dlm sekali hentak
makoto hans
dasar istri tdk berguna, kenapa kau malah membela putrimu yg pembawa sial itu
makoto hans
harusnya sedari awal kau tdk melahirkan anak pembawa sial itu
makoto hans
harusnya sedari awal kau tdk mengandung anak itu. rasakan ini dasar j*lang sialan!!!
hans terus menginjak injak tubuh tania tanpa ampun. sementara tania hanya bisa meringkuk kesakitan di bawah dgn air mata yg sudah bercucuran tanpa henti. ia terus mencoba bertahan dari pijakan juga tendangan sang suami
tara menatap dgn kedua matanya yg mulai kosong melihat ibunya yg terus di pukuli oleh ayahnya. nafasnya menjadi tdk beraturan dan kedua kakinya pun mendadak gemetaran dan sulit di gerakkan
tara 5 th
hosh.. hosh... hosh... (lalu kemudian jatuh terduduk di lantai)
kyoko tania
akh.... uhuk uhuk, hosh... hosh...
tara 5 th
(gemetar ketakutan + tdk berdaya )
makoto hans
rasakan itu (lalu pergi meninggalkan tania yg masih terkapar tdk berdaya di lantai)
kyoko tania
(menoleh ke arah tara yg sedari tadi sudah gemetar ketakutan)
kyoko tania
(menyunggingkan senyuman tipis di bibirnya) ja-ngan menangis ,i-bu baik baik saja (ujarnya dgn nada bertele tele)
tara 5 th
(menatap sang ibu dgn tatapan ingin menangis)
dan begitulah hari hari yg di jalani oleh mereka setiap harinya, bagaikan hidup di neraka. yg setiap harinya akan semakin memburuk dgn siksaan hans yg tiada hentinya. hingga pada akhirnya tania pun mengalami sakit yg parah hingga dia tdk bisa bangun ataupun beraktifitas seperti biasa lagi. dan hanya bisa berbaring di atas tempat tidur saja.
mereka sudah tdk memiliki uang lagi untuk membawa tania berobat ke rumah sakit. ataupun untuk makan sehari hari saja mereka sudah sangat kekurangan
kyoko tania
uhuk... uhuk.. hosh.. hosh... uhuk
tara 5 th
ibu ini minumlah, tara merebuskan air hangat untuk ibu
kyoko tania
(sebisa mungkin bangun dari posisinya lalu kemudian berbaring lagi setelah meminum beberapa teguk air buatan tara)
tara 5 th
(menaruh gelas di atas meja samping ranjangnya)
kyoko tania
(mencoba tersenyum dgn bibir pucatnya) tara
kyoko tania
(mengelus surai putrinya) terima kasih karna sudah merawat ibu slama ini, maaf karna ibu sudah banyak menyusahkan tara
tara 5 th
ibu jangan bicara seperti itu, ibu tdk pernah menyusahkan tara
tara 5 th
bagi tara, sekarang yg terpenting adl kesehatan ibu. cepatlah sembuh ibu agar bisa beraktivitas seperti biasa dan bisa bersenang senang lagi bersama
kyoko tania
ibu -sudah tdk punya banyak waktu lagi
tara 5 th
(menunduk sambil menahan tangisnya) ibu jangan tinggalkan tara sendiri
kyoko tania
ibu tdk akan pergi kemana mana karna ibu ada di dlm hati tara bukan. walau ibu sudah tdk ada nanti, tapi ibu akan slalu berada di dekat tara dan melindungi tara
kyoko tania
(air mata pun jatuh di ekor matanya)
kyoko tania
tara jangan pernah membenci ayah ya. walaupun ayah tdk pernah menyayangi tara. tapi tara harus tetap menyayangi ayah
kyoko tania
karna biar bagaimanapun dia tetaplah ayah kandung tara
tara 5 th
(hanya diam menunduk)
kyoko tania
ibu sangat menyayangimu tara
setelah mengatakan demikian, tiba tiba tangan yg terus menghelai surai tara pun terjatuh
kyoko tania
(menutup kedua matanya dgn air mata terakhir yg menetes)
tara 5 th
(kedua bahu mulai bergetar)
tara 5 th
hiks... hiks... hiks... (menangis sambil terus menunduk dgn air mata yg berjatuhan ke lantai)
itu adl hari terakhir, tara bisa melihat ibunya untuk yg terakhir kalinya
tara 5 th
(berdiri diam sambil melihat jasad sang ibu yg berada di dlm peti mati)
?
kasian ya anaknya masih sangat kecil, tapi sudah di tinggal pergi oleh ibunya (ibu ibu yg sedang bergosip tdk jauh dari sana)
?
dengar dengar rumah tangga kedua orang tuanya tdk baik. mereka sering bertengkar
?
hah, ya ampun apa itu benar
?
iya, tetangga mereka yg bilang. dengar² setiap suaminya pulang ke rumah. slalu terdengar kegaduhan
?
apalagi ayahnya itu seorang pengangguran. yg slalu bermain judi dan mabuk mabukkan setiap hari. mereka juga memiliki hutang dimana mana akibat ulah ayahnya itu
?
astaga kalau begitu malang sekali nasib anak itu
?
memiliki ayah yg tdk bertanggung jawab sama sekali
tara 5 th
(menggertakkan giginya)
hai leaders 👋di sekmen kali ini juga kemarin hanya menceritakan kisah masa kecil tara yg kelam dan penuh kesedihan. dan di beberapa episode berikutnya pun juga begitu jadi harap di maklumi, ya
dan nanti juga akan ada seseorang di masa kecil tara yg akan bertemu secara tdk terduga dgnnya .dlm eps selanjutnya. penasaran bukan, jadi baca terus karya author
udah dulu ya, segitu dulu infonya author capek mau ngedem otak dulu setelah nguras energi dan otak untuk ngedapetin cerita yg ,,waw,untuk kalian semuanya para membaca setia author
terima kasih sudah mampir dan bye bye 👋 👋
Comments