Draft
dua minggu kemudian ,setelah sembuhnya tara dari patah tulang yg di alaminya .waktunya tara menjalankan tugasnya sebagai seorang pelayan atas bimbingan dari sanzu yg menurutnya begitu menyebalkan
pakaian yg ia kenakan, abaikan yg di pake di kepalanya itu
kyoko tara
(tengah mengelap kaca jendela )
kyoko tara
*benar² menyebalkan, mansion sebesar ini tapi hanya aku yg membersihkannya*
kyoko tara
*dasar para manusia berhati iblis *😤
setelah selesai mengelap kaca, tara beralih membawa air di dlm ember .namun Air yg penuh di dlm ember dan roknya yg terlalu panjang membuat tara sedikit kesulitan dlm membawa ember tersebut dirinya hanya membawa ember tersebut dgn satu tangan, sementara tangannya yg lain memengang roknya agar mudah baginya untuk melangkah
namun tiba tiba langkah tara menjadi sedikit oleng dan air yg ia bawa pun tumpah semua ke lantai
kyoko tara
(menggerutu kesal tanpa suara)
haruchiyo sanzu
(lewat sambil membaca dokumen di tangannya)
sanzu yg tdk melihat jln dengan benar pun terpeleset oleh tumpahan air milik tara
sret... bruk (anggap aja bunyinya kek gitu)
haruchiyo sanzu
(meringis pelan, lalu menatap tara dgn tatapan membunuh)
haruchiyo sanzu
(bangkit berdiri kemudian mengibas ngibaskan pakaiannya dgn tangan)
haruchiyo sanzu
oy,onna kau itu bisa bekerja dgn benar atau tdk, sih (kesalnya) lihat dokumen yg harus ku kerjakan jadi basah gara² kau
kyoko tara
(membungkukkan badan sebentar,sebagai bentuk permintaan maaf )
kyoko tara
*maafkan aku ,aku tdk sengaja*
haruchiyo sanzu
apa orang tuamu tdk pernah mengajarkanmu sesuatu dgn benar ,ya .sehingga kau tumbuh menjadi orang yg buruk dan tdk berguna
mendengar nama orang tuanya di sebut, wajah tara berubah
kyoko tara
*bukannya aku juga sudah Meminta maaf ,ya*
kyoko tara
*knp dia masih saja berkata kasar, apalagi sampai menghina orang tuaku*
haruchiyo sanzu
knp, kau menatapku seperti itu
haruchiyo sanzu
apa yg kau umpatkan tentangku dlm hatimu, hah!!.dasar gadis bisu
kyoko tara
*orang berambut pink ini*
kyoko tara
*rasanya aku ingin sekali berteriak di dekat telingannya saat ini, tapi sayangnya aku tdk bisa bersuara*😑
kyoko tara
*berani sekali dia menghina tentang karakter orang tuaku. dia ini.... sudah sangat keterlaluan*😡
haruchiyo sanzu
berhentilah menatapku seperti itu. cepat bersihkan kericuhan yg tlah kau perbuat ini
haruchiyo sanzu
apa kau ingin di beri hukuman lebih berat lagi
sanzu dan tara menoleh ke sumber suara secara bersamaan
kokonoi hajime
Mikey memanggilmu ke ruangannya
haruchiyo sanzu
...
baiklah
haruchiyo sanzu
kali ini kau slamat, tapi tdk untuk lain kali. camkan ini baik²
kakucho hitto
kau baik² saja kan, tdk ada yg luka
kyoko tara
(menggeleng cpt)
kyoko tara
(membungkukkan badan)
kyoko tara
*terima kasih koko kun,kakucho kun. kalian sudah menyelamatkanku dari si rambut pink menjengkelkan itu*
koko yg bisa memahami mengenai apa yg ingin di katakan oleh tara pun bersuara
kokonoi hajime
bukan masalah, lain kali lebih berhati hatilah .kau juga sudah tahu sendiri bukan seperti apa sanzu itu
kokonoi hajime
dia itu bukanlah orang yg suka bermain main dgn keadaan di sekitarnya
kakucho hitto
(tersenyum kecil) kalau begitu biar aku bantu membersihkan air yg tumpah ini
kyoko tara
!!(menggeleng cepat + menyilangkan tanganya)
kyoko tara
*tidak usah, aku tdk ingin merepotkan kakucho Kun*
kakucho hitto
tdk papa, toh. lagi pula aku juga tdk merasa di repotkan tentang hal ini
kakucho hitto
dan lagi pula apapun pekerjaannya. jika di kerjakan bersama pasti akan lebih cepat selesai bukan
tara tertegun sebentar sebelum akhirnya mengangguk dgn semangat
kokonoi hajime
kalau begitu, aku juga akan membantu kalian. biar lebih cpt selesai lagi
kokonoi hajime
akhirnya selesai juga
kokonoi hajime
bagaimana, tara chan. hal yg di kerjakan bersama akan lebih cpt selesai bukan
kokonoi hajime
(menepuk pelan puncak kepala tara) kau ini memang gadis yg sangat menarik
kakucho hitto
(menatap tara dgn tatapan sulit di artikan)
kakucho hitto
tara chan, ada sesuatu yg ingin ku berikan kepadamu
ini ceritanya, mereka lagi bersandar di dekat jendela, ya guis.
keh lanjott.
iklan dikit nggak peting wkwkwk
seketika mata tara berbinar ketika menatap sebuah buku berukuran kecil beserta dgn penanya
kyoko tara
*i-ini *menatap kakucho
kakucho hitto
ambillah, aku tahu kau masih sering kesulitan dlm berkomunikasi dgn orang lain
kakucho hitto
buku ini akan membantumu
kyoko tara
*kakucho kun *mata berkaca
kokonoi hajime
(hanya tersenyum)
tara pun mengambil buku tersebut dari tangan kakucho
kyoko tara
*terima kasih kakucho kun *😄(membungkukkan badan)
kokonoi hajime
dgn begini kau tdk akan kesulitan lagi bukan
kakucho hitto
aku sudah memakaian tali pengait pada bukunya, jadi kau bisa mengalunkannya pada lehermu dan tdk bingung membawanya
tara pun mengkalungkan tali tersebut ke lehernya
kyoko tara
*wah! ini jadi lebih mudah di bawa dan tdk ribet *Merasa senang
koko dan kakucho hanya bisa tersenyum menanggapi tingkah tara yg terlihat menggemaskan bagi mereka
setelah itu tara pun pamit pergi untuk melanjutkan pekerjaannya yg lain, sebelum kena omel sanzu
kakucho hitto
(tersenyum sambil melihat punggung tara yg berjln semakin menjauh)
kokonoi hajime
tdk kah menurutmu dia adl gadis yg tangguh
kakucho hitto
(senyum memudar dan langsung menoleh ke arah koko)
kokonoi hajime
(masih tetap menatap kepergian tara) entah hal buruk apa yg sudah dia alami selama ini
kokonoi hajime
tapi dia masih tetap bisa bertahan sampai sejauh ini .yg padahal dia juga masih berumur sangat muda.harusnya diumurnya yg sekarang. dia harusnya menjalani kehidupan yg cemerlang seperti kebanyakan gadis lain di luar sana.tapi tdk untuknya. dia malah harus menanggung begitu banyak luka di hidupnya ,hingga berakhir di tempat penjual belian budak
kakucho hitto
(kembali menatap ke depan)
kakucho hitto
aku juga tahu itu , tapi pastinya tara bisa bertahan sampai sejauh ini. juga berkat dari dukungan orang² terdekatnya yg juga menyayangi dan memahami isi hati gadis itu
kakucho hitto
dia... tidak sepenuhnya sendirian
senyuman kecil koko pun merekah di bibirnya
kokonoi hajime
setidaknya dia masih memiliki orang² yg menyayanginya dgn tulus
tachibana hinata
(sedang mengelap meja di ruang tamu)
tachibana naoto
kakak, aku pergi ke kantor dulu ya
tachibana hinata
oh, iya hati² naoto
tachibana hinata
jangan pulang terlalu larut
naoto melihat ekspresi hina yg terlihat sedih ,ia pun menjadi kasihan
tachibana naoto
*kakak *gumamnya merasa tak tega
tachibana naoto
j-jika aku pulang nanti, mau nitip apa (ujar naoto mencoba mengembalikan mood sang kakak)
tachibana hinata
hmm, tdk usah repot. lagi pula aku juga sedang tdk ingin apapun
tachibana naoto
(semakin tdk tega)
bersamaan dgn naoto yg ingin membuka suara, terdengarlah suara ketukan pintu dari luar rumah mereka
naoto dan hina saling menatap sebentar, hingga akhirnya naoto lah yg berjln untuk membuka pintu
tachibana naoto
oh, takemichi. ada apa
hanagaki takemichi
ah, naoto. kau masih belum berangkat ke kantor ,ya
tachibana naoto
ini, mau berangkat
tachibana naoto
ada apa tumben datang ke sini secara Tiba² tanpa mengabari terlebih dulu
hanagaki takemichi
itu, anu (takemichi menggaruk kepalanya yg tdk gatal) aku pikir jika kau berangkat kerja, aku bisa menemani hina di rumah agar dia tdk merasa kesepian sendirian di rumah
hanagaki takemichi
hina ada di dlm bukan
tachibana hinata
takemichi kun (masih ada di tempat yg sama)
hanagaki takemichi
!!oh, hina
tachibana naoto
(ikut menoleh ke arah hina sebentar)
tachibana hinata
(tersenyum kecil) masuklah takemichi kun
hanagaki takemichi
ah, i-iya
naoto sedikit menyingkir agar bisa memberi takemichi jln untuk masuk
tachibana naoto
(mengang bahu takemichi)
hanagaki takemichi
(sedikit tersentak)
tachibana naoto
aku titip dia .ya, takemichi kun (gumamnya pelan)
hanagaki takemichi
...(mengerti maksud naoto)
hanagaki takemichi
(mengangguk yakin) hai'k ,percayakan saja padaku naoto
Comments