kejahilan Lion

Ke esokan hari nya meyra beserta keluarga Kendrick sedang berada bersiap siapa

Karena pagi tadi Leyla tiba tiba membangunkan mereka menggunakan Mic, Dan yah mereka akan melakukan Traveling sama sama

"Oke Aku udah telpon kak Rasya sama kak Allen, kata mereka nanti Berangkat bareng suami, haa insecure akoo yang udah punya suamo" Ucap Leyla

"Tapi sejak kapan Bang Vazan sama bang Bobby ke rumah Istri mereka ya"

Meyra yang sedari tadi selalu men dengar ocehan Leyla di buat menggeleng tak mengerti dengan sikap Gadis itu

Meyra sudah tak canggung dengan perempuan itu, dan saat mereka sedang ber ada di dalam kamar Leyla karena masih ber siap

Tok tok tok

Ke dua nya saling menatap satu sama lain,

"Lama"

Suara di luar itu seperti suara Bang Lion, "kak ayo cepatan, kek nya mereka dah siap dari tadi deh"

Leyla ber decak, kembali menarik Meyra yang tadi sempat berdiri, "udah, dengerin aja," Leyla kembali menatap kembali ke arah pintu

"Sabar Bang singa, Kek nggak tau perempuan siap siap aja," Teriak Leyla

Ter dengar suara decakan kesal dari Lion, Pintu di buka dan menampil kan raut wajah pria itu yang menatap mereka menyipit

"Jangan racun meyra dengan Segala Makeup nggak jelas mu itu ya dek," Lion me langkah men dekat

Leyla memutar malas bola mata nya, sedang kan meyra tak tahu harus ber bicara apa

"Ini apa nih, banyak banget dah warna, mau hias wajah kek ondel ondel, "

"Dih sensi amar sih, ini nih kalau nggak tau, maka nya jadi cewek dong biar tahu," Kesal Leyla,

Lion mencubit keras pipi Leyla, "udah makeup nya yang lain udah nunggu dari tadi"

"Issh sabar SINGA"

Lion ter gelak, tatapan nya mengarah pada meyra yang hanya menampil kan Tawa pelan nya, Lion sempat ter paku menatap wajah Meyra, pantesan Hans ter gila gila ternyata nih cewek cakep bet dah, pikir nya

"Hayoo, bang singa liatin meyra segitu nya"

Ucapan leyla sontak membuat meyra menatap Ke arah pria itu yang kini ter lihat gelagapan, dengan menggaruk belakang leher nya yang tak gatal, Lion terlihat menyengir

"Naksir ya sama Meyra, emang sih, dia gadis yang wajah nya natural aja udah cantik banget kan, tapi terlambat bang, meyra udah ada yang punya "desis Leyla

"Ngomong apaan sih" Lion ber usahan mengelak

"Alah nggak usah ngelak bang, muka lo nggak boong tuh" Ucap Leyla di akhiri dengan tawa pecah nya

Lion ber decak, dengan melangkah keluar dengan cepat, lion sempat menoleh, "cepat jangan lelet" ucap nya setelah nya meninggal kan ruangan itu

Tawa Leyla seketika ter henti dengan mengusap ujung mata nya yang mengeluar kan air mata sedikit akibat menertawa kan abang nya tadi

Menoleh ke arah meyra yang hanya meng kerut kan kening nya, "nggak usah di pikirin mey, dia orang memang gitu, sekali liat yang bening bening pengen nya di embet mulu"

"Dan jangan ter lalu deket dengan dia mey, dia playboy soal nya" lanjut nya

"Udah ah, lanjut lagi yok mey"

Meyra mengangguk walaupun gadis itu di buat ke bingungan dengan ke dua saudara tadi, Tapi gadis itu tak bertanya lebih

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!