Betapa terkejut nya Ais ketika membuka pintu apartment yang muncul adalah Steve .
"Ma - maf tuan .."
"Nama saya Steve Nona panggil nama saja . "
"Ah iya maaf tuan Steve ,ada apa ya ? apa saya berbuat kesalahan? " Tanya Ais .
" Tidak Nona , anda tidak Salah sama sekali justru saya ke sini karena ingin minta tolong sama anda " jawab Steve,
" Apa yang bisa saya tolong tuan , saya tidak bisa apa apa kenapa anda tidak meminta tolong sama ahlinya saja . " jawab Ais lagi .
Steve pun menjawab dengan muka datar tanpa ekspresi , " Karna anda lah yang bisa menolong ! "
( sungguh bingung sekali andai ada yang bilang kaki ayam ada empat maka aku akan lebih percaya itu Dari pada manusia tanah kuburan di depanku ini) sayang nya hanya bisa Ais ucapkan dalam hati .
" Tapi apa ya tuan Steve , saya sungguh bingung sekali " Tanya Ais lagi ,
"Ikutlah dengan kami Nona , maka anda akan tau segera " jawab Steve .
" Baik tapi tolong jangan di bun*uh saya nya ya ? "
Steve pun terkekeh " tidak Nona , saya bisa jamin itu , Dan tidak perlu ber beres biarkan itu menjadi urusan pengawal saja , waktu kita tidak banyak , mari nona ."
Tak lama kemudian Ais sudah duduk di Mobil , " pakai sabuk pengaman Nona , Karna anda akan merasakan sensasi baru dalam ber kendara " ujar Steve di kursi kemudian ," Dan di jawab anggukan " baik lah Dan terimakasih sudah mengingatkan"
" Aaa .......tolong jangan ngebut ngebut saya Masih kepingin hidup ,saya juga belum membelanjakan uang yang tuan Steve beriiii , tolong !"
Steve pun ter kekeh berasa dapat hiburan baru , ( ini belum seberapa Nona kalau tuan ku yang mengemudi mungkin anda bisa pingsan, Steve tertawa dalam hati)
Akhirnya waktu yang harusnya di tempuh satu setengah jam akhirnya hanya di tempuh dalam waktu Lima puluh menit saja .
"Cit - brak "
Saat Steve membukakan pintu Mobil , tiba tiba Ais muntah muntah , Steve pun hanya melihat tanpa menolong ( ckckck..dasar manusia kampung ),
Tak lama setelah itu , nafas Ais ter tengah engah karena lemas tanpa daya .
Shrek.....
"Turunkan saya tuan Steve ! sudah saya bilang kita bukan muhrim ! tetapi kenapa anda ngeyel sekali ! "
Di depan pintu kamar yang terdapat ukiran singa mengaum itu pengawal Mondar Mandir .
"Tuan Steve !
Brak !!!
" Masuklah Nona . Tuan Ameer sedang membutuhkan pertolongan Dari anda ! Dan mohon kerja sama nya ! "
Setelah itu Ais pun di dorong masuk .
Bruk !!
" Ah tuan tolong ,tuan kenapa di Kunci tolong ...tolong ..."
sedangkan di kamar itu sepi tidak ada orang sama sekali .
" Aku harus menolong siapa ? tidak ada orang nya . aduh , kok jadi serem begini ya , apa jangan jangan aku mau di jadikan korban tumbal ilmu gelap "sambil melihat lihat interior yang belum pernah di lihat Ais sama sekali ,mewah tapi serem.
Tiba tiba dia mendengar orang melenguh di sebelah kamar ,setelah Ais buka pintunya ternyata kamar mandi .
"Ha - halo tuan , maaf mengganggu , saya boleh masuk ? "
Betapa terkejutnya Ais ketika dengan pencahayaan full , dia bisa melihat sosok laki laki dengan hidung mancung , bibir yang tebal tapi seksi , bulu bulu halus di sekitar wajah menambah kesan macho , serta coretan coretan yang menghiasi tubuhnya .
"Eung,,,siapa kamu ?" dengan suara terbata Ameer bertanya .
"Saya Ais tuan , Dan saya tidak tau tadi tuan Steve yang membawa saya ke sini . katanya suruh menolong seseorang !"
(Aduh sungguh polos sekali anak desa ini ya .)
Ameer pun membuka matanya yang sudah memerah .
"Tolong "
Ais pun mendekati bathup , sebelum Ais bisa berbicara tiba tiba Ameer menarik tangan Ais Dan ,
Byurrr,..
"Ah tuan ke...."
Belum sempat Ais bertanya , Ameer sudah lebih dulu melabuhkan bibirnya ke bibir Ais ,dengan beringasnya Ameer mencium Dan menggigit bibir nya ,sehingga Ais membuka mulut nya , Dan tidak di sia siakan oleh Ameer ,dia pun langsung meng eksplor nya .
Ais pun meronta ronta ,tapi apalah daya yang Ais cuma botol yakult sedang kan yang Laki laki seperti botol kecap .
Setelah hampir kehabisan nafas baru lah Ameer melepaskan , tetapi tangan nya Masih anteng di pinggang Ais,dengan kaki yang di lilitkan di tubuh nya .
" Tuan lepaskan saya ini dosa ! "
Ameer pun terkekeh " apa itu dosa Nona ?apa di jual di toko ?"
Belum juga Ais menjawab tiba tiba....
"Ah..
Ais pun di bopong keluar bathup Dan di rebahkan di ranjang king size "bruk..."
Dan betapa terkejutnya Ais ternyata orang yang membopong nya sudah dalam keadaan bug*l , dengan terong berukuran super jumbo nya yang sudah berdiri sempurna ,Ais pun hanya bisa melotot kan ke Dua matanya dengan seluruh tubuh yang memanas ,Dan tanpa sadar ke Dua tangan Ais pun sudah di borgol Dan di kaitkan dengan sudut ranjang .
Tanpa basa basi Ameer pun naik ke ranjang dan mulài" bret,," baju luar sudah robek .
"Tuan ! Tolong jangan ini dosa saya tidak bisa ampun " sekuat tenaga Ais memberontak .
"bret,,,
Pelindung gunung kembar pun teronggok di lantai .
Hu,,hu,,hu,, tanpa memperdulikan tangisan nya ,Ameer pun menindih tubuh nya , Dan kembali melancarkan dengan membabi buta tangan kiri menopang tubuhnya Dan tangan kanan ber gerilya ke bawah .
Shrek ......
celana kulot pun kembali teronggok di lantai . tinggallah kain segi tiga Bermuda . Bahkan penutup kepalanya pun sudah entah di mana .
" (Ya Allah hamba pasrahkan takdir hidupku kepadamu , setelah hari ini apapun yang terjadi sungguh hamba benar benar pasrah) ."
Ais pun hanya pasrah ketika apa yang dia jaga selama ini harus terenggut oleh orang yang di tolongnya .
Tanpa ikatan pernikahan , kesucian Ais terenggut oleh sang mafia , di dalam pikirkan nya ,hanya ada bayang bayang ibu bapaknya yang ketika mau ke luar negri sampai di jual kan gabah( PADI) hasil mereka bertani selama satu tahun .
(Maaf kan Anakmu mamak - bapak , Ais gagal menjadi wanita hu..hu .huu.)" di dalam hati Ais menangis .
Sudah yang ke berapa kali Ais pun tidak tau karena saking kasar nya Ameer menggaulinya , Ais pun sampai pingsan .
Jam setengah tuju pagi barulah Ameer menyudahi aksinya ,Dan dia pun merebahkan tubuhnya di samping Ais , setelah dia melepas kan borgol yang membelit tangan ais Ameer pun tertidur .
"Eung ,,," Ais pun terbangun dengan terlilit selimut ,,ketika membuka mata Ais pun langsung teringat akan kejadian tadi malam ,tak terasa air mata kembali menetes ,
"Ya Allah badanku .
"Aduh " Seperti di timpa dengan batu satu ton "
"Ssss , perih sekali " bahkan sampai bengkak area kewanitaan nya,mau bergerak susah tidak bergerak sungguh tidak sudi sekali Ais kalau harus tidur di ranjang ini lagi sekalipun dengan dalih menolong orang .
Saat Ais mau turun Dari ranjang tiba tiba ada suara bariton " sudah bangun Nona Ais khumaira salim?,mari saya antar ke kamar mandi ."
Di luar dugaan Ais pun ber teriak menjerit " jangan,,,,ampun ,,jangan tuan jangan lagi hu,,hu,,hu,,maaf kan saya kalau saya sudah melakukan kesalahan tolong pulangkan saya hu,,hu,,hu "
Bersambung....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments