Bab 85

Sampai di ibukota negeri penyihir, kami sarapan terlebih dahulu disebuah restoran.

"kau suka sekali daging" ucap ember.

"ya" jawab ku singkat.

"lagi-lagi kau tidak memesan minum, apa kau tidak haus?" tanya ember lagi.

"Hmm, tidak" jawab ku.

"kau memang aneh" jawab ember.

"terimakasih telah menemani ...

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!