••|RJ ° 15 ••• ‧₊ ᵎᵎ ⋅ ˚

Langit semakin gelap seiring dengan suara dentuman ledakan yang memekakkan telinga. Marcus, Lila, dan Ethan berlari keluar dari kabin Gardner dengan panik
Haya senja di pegunungan tak lagi terlihat, tergantikan oleh cahaya lampu kendaraan yang berderet di lereng bukit. Tim elit Nathan telah tiba, dan mereka tidak berniat memberikan ampun
𝐌𝐚𝐫𝐜𝐮𝐬 𝐑𝐞𝐞𝐝
𝐌𝐚𝐫𝐜𝐮𝐬 𝐑𝐞𝐞𝐝
Kita harus segera pergi! Mereka datang!
𝐋𝐢𝐥𝐚 𝐉𝐨𝐡𝐧𝐬𝐨𝐧
𝐋𝐢𝐥𝐚 𝐉𝐨𝐡𝐧𝐬𝐨𝐧
Kemana? Mereka sudah mengepung kita!
Sementara itu, Gardner tetap berada di dalam kabin, menatap situasi di luar dengan ekspresi datar. Dia tampak tidak terganggu oleh kekacauan yang terjadi. Ada sesuatu yang lebih besar sedang direncanakan dalam benaknya.
𝐄𝐭𝐡𝐚𝐧 𝐂𝐚𝐫𝐭𝐞𝐫
𝐄𝐭𝐡𝐚𝐧 𝐂𝐚𝐫𝐭𝐞𝐫
Kita harus pergi sekarang!
Dr. Gardner:
Dr. Gardner:
Tidak ada yang bisa kabur dari takdir, Ethan. Mereka datang untukku, bukan kalian.
𝐄𝐭𝐡𝐚𝐧 𝐂𝐚𝐫𝐭𝐞𝐫
𝐄𝐭𝐡𝐚𝐧 𝐂𝐚𝐫𝐭𝐞𝐫
Apa maksudmu? Kau sudah tahu mereka akan datang?
Dr. Gardner:
Dr. Gardner:
Tentu saja. Nathan selalu mengikuti jejakku. Tapi apa yang dia tidak tahu adalah aku sudah mempersiapkan segalanya untuk menyambut kedatangannya
Gardner berjalan menuju meja di sudut ruangan, membuka laci dan mengambil sebuah perangkat kecil berwarna hitam. Dia memutar tombol pada perangkat itu dan, seketika, suara getaran rendah mulai terdengar dari bawah tanah.
Di luar, Marcus dan Lila berusaha melarikan diri, namun pasukan Nathan sudah semakin dekat. Mereka terpojok di tepi tebing, dengan hanya satu jalur pelarian yang tampak—turun melalui tali yang terpasang di sebuah batu besar
𝐋𝐢𝐥𝐚 𝐉𝐨𝐡𝐧𝐬𝐨𝐧
𝐋𝐢𝐥𝐚 𝐉𝐨𝐡𝐧𝐬𝐨𝐧
Apakah kita benar-benar harus turun ke sana?!
𝐌𝐚𝐫𝐜𝐮𝐬 𝐑𝐞𝐞𝐝
𝐌𝐚𝐫𝐜𝐮𝐬 𝐑𝐞𝐞𝐝
Kita tidak punya pilihan lain. Kita akan terjebak jika tidak segera turun!
Namun, sebelum mereka bisa bergerak, rentetan tembakan terdengar. Ethan berlari keluar dari kabin, berteriak pada mereka untuk mengambil perlindungan
𝐄𝐭𝐡𝐚𝐧 𝐂𝐚𝐫𝐭𝐞𝐫
𝐄𝐭𝐡𝐚𝐧 𝐂𝐚𝐫𝐭𝐞𝐫
Awas! Mereka sudah mulai menyerang!
Marcus segera menarik Lila ke balik bebatuan besar, sementara Ethan membalas tembakan dengan pistolnya. Di tengah hiruk-pikuk itu, suara gemuruh semakin terdengar jelas dari bawah tanah. Tanah di sekitar kabin mulai bergetar hebat, seolah-olah sesuatu yang besar sedang bangkit dari dalam bumi
Sementara itu, Nathan dan Seraphine duduk di dalam kendaraan lapis baja mereka, mengamati serangan tim mereka melalui monitor. Namun, Nathan tiba-tiba merasakan ada yang tidak beres
Nathan
Nathan
Ada yang salah. Seharusnya mereka sudah menghabisi Marcus dan Lila sekarang. Tapi...
𝐒𝐨𝐩𝐡𝐢𝐚 𝐋𝐞𝐞
𝐒𝐨𝐩𝐡𝐢𝐚 𝐋𝐞𝐞
Gardner tidak pernah berperang tanpa strategi. Dia pasti sudah merencanakan sesuatu. Segera periksa keadaan!
Nathan
Nathan
Mungkin Gardner memiliki rencana lain. Kita harus bersiap menghadapi kejutan.
Seraphine memberikan perintah kepada salah satu operator untuk mengaktifkan drone pengintai yang mereka bawa. Dalam beberapa detik, layar monitor mereka menampilkan gambar dari langit di atas kabin
Dan yang mereka lihat membuat darah Nathan mendidih—di sekitar kabin, tanah mulai retak, dan dari celah-celah itu, muncul deretan mesin berbentuk silinder besar yang menjulang tinggi, dipenuhi oleh kabel dan cahaya yang berkedip-kedip.
Nathan
Nathan
Apa-apaan itu?!
Kembali ke kabin, Gardner berdiri di ambang pintu, tersenyum licik ketika melihat kekacauan di sekitarnya. Mesin-mesin yang baru saja muncul mulai bergerak
Mengeluarkan suara mekanis yang mengerikan. Mereka bukan hanya mesin biasa—ini adalah senjata canggih yang diciptakan dari teknologi yang tidak pernah dibayangkan oleh orang-orang seperti Nathan.
Dr. Gardner:
Dr. Gardner:
Sekarang saatnya memperlihatkan kekuatan yang sebenarnya
Dengan satu gerakan cepat, Gardner menekan tombol lain di perangkatnya, dan mesin-mesin itu mulai menembakkan laser ke arah pasukan Nathan. Tembakan itu memotong tanah dan bebatuan dengan akurasi tinggi
Menghancurkan kendaraan dan peralatan mereka dalam hitungan detik. Marcus, Lila, dan Ethan menatap takjub ketika pasukan Nathan yang tadi tampak begitu kuat kini hancur dalam sekejap.
Di sisi lain, Nathan terkejut melihat kehancuran itu melalui monitornya. Dia memukul meja keras, frustrasi
Nathan
Nathan
Sialan! Gardner sudah mempersiapkan ini semua. Kita tidak bisa kalah di sini!
𝐒𝐨𝐩𝐡𝐢𝐚 𝐋𝐞𝐞
𝐒𝐨𝐩𝐡𝐢𝐚 𝐋𝐞𝐞
Kita masih punya kartu truf. Evelyn. Jika kita bisa menahan Evelyn, Gardner tidak akan punya alasan untuk melawan kita.
Nathan
Nathan
Evelyn... Ya, dia kuncinya.
Seraphine tersenyum licik, dan dalam hitungan detik, dia mulai mengatur rencana cadangan. Meskipun Gardner telah menunjukkan kekuatan teknologi canggihnya
Nathan dan Seraphine masih memiliki senjata yang lebih besar—kemampuan untuk memanipulasi Evelyn, yang masih berada di tangan mereka.
Kembali ke kabin, pertempuran di sekitar mereka mulai mereda saat mesin-mesin Gardner menghancurkan sebagian besar pasukan Nathan.
Marcus dan Lila keluar dari tempat persembunyian mereka, mendekati Gardner yang masih berdiri tenang di ambang pintu.
𝐌𝐚𝐫𝐜𝐮𝐬 𝐑𝐞𝐞𝐝
𝐌𝐚𝐫𝐜𝐮𝐬 𝐑𝐞𝐞𝐝
Apa... apa yang baru saja terjadi? Apa mesin-mesin itu?
Dr. Gardner:
Dr. Gardner:
Ini adalah senjata yang aku ciptakan selama bertahun-tahun. Nathan mungkin punya pasukan dan uang, tapi dia tidak punya apa yang aku miliki—pengetahuan
𝐋𝐢𝐥𝐚 𝐉𝐨𝐡𝐧𝐬𝐨𝐧
𝐋𝐢𝐥𝐚 𝐉𝐨𝐡𝐧𝐬𝐨𝐧
Dan sekarang? Apa rencanamu selanjutnya?
Dr. Gardner:
Dr. Gardner:
Aku akan memburu Nathan. Tapi sebelum itu, ada sesuatu yang harus kalian tahu tentang Evelyn
Marcus dan Lila saling bertukar pandang, menyadari bahwa permainan ini jauh lebih besar dari yang mereka bayangkan. Gardner tampaknya memiliki kekuatan yang luar biasa
Tapi mereka masih harus menghadapi fakta bahwa Evelyn masih dalam genggaman Nathan. Dan satu hal yang pasti—pertempuran ini belum selesai
Gardner (berbisik pelan, sambil menatap jauh ke depan)
Dr. Gardner:
Dr. Gardner:
Ini baru permulaan...

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!