Pagi itu ketiga anak Hasna sudah berangkat , Danis yang bekerja dipabrik berangkat pagi-pagi sekali karena hari ini dia sif pagi , Dita yang kuliah jelang semester akhir yang saat ini sedang menyiapkan skripsi ,sedangkan Susi masih kelas dua sekolah menengah atas sedang mengerjakan tes semester akhir dan Hasna sendiri kini berangkat untuk bekerja ,dia sudah tidak mau memikirkan masalah kemaren .
" Danis ,kamu dipanggil sama pak Diki di ruangannya sekarang !" ucap Maman si mandor . Danis hanya menganggukkan kepala dan pergi dari hadapan Maman . Begitu sampai diruangan bosnya Danis mengetuk pintu dan terdengar suara dari dalam , lalu membuka pintu dan masuk ruangan bosnya . "Selamat siang pak ,kata Bang Maman bapak memanggil saya ada apa ya pak ?" tanya Danis . Diki mempersilahkan Danis duduk terlebih dahulu .
"Begini Danis , kamu akan saya pindahkan diperusahaan saya yang ada dikota x ,nanti kamu disana saya tempatkan dibagian management ,saya harap kamu bisa amanah dalam menjalankan tugas dengan baik ,"kata Diki dengan yakin ,
"Benarkah pak apa bapak tidak salah memilih saya karena masih ada yang lebih pandai dari saya ," kata Danis tak percaya dengan apa yang dikatakan bosnya . "Tidak saya tidak salah memilihmu karena saya tahu kinerja kamu , jangan menolak kesempatan yang saya berikan tidak sembarangan saya memilih orang kepercayaan . "jelas Diki dengan senyum tipis ,Danis menyalami tangan bosnya.
"Terimakasih banyak atas kepercayaan yang bapak berikan kepada saya dan saya akan berusaha dengan sungguh-sungguh ,sekali lagi terimakasih. "kata Danis merasa terharu . " Jadi mulai besok kamu sudah bekerja disana ,berhati-hatilah karena semakin tinggi derajatmu semakin banyak rintangan yang akan kamu hadapi , "ucap Diki .
Danis merasa tersanjung dan terharu mendapat nasehat dari bosnya . "Baik pak saya akan berusaha semaksimal saya ,"kata Danis dengan memantapkan hati .
"Susi ,cepat kemari . "Teriak Delia yang duduk dikantin sekolah . "Ada apa ,Del ?"tanya Susi begitu sampai langsung duduk diseberang Delia . "Ada titipan dari Anton kakak kelas ,"ucap Delia menyerahkan sebuah kotak kecil kepada Susi .
"Apa isinya kamu bilang Anton orangnya agak item itu ?" tanya Susi sedikit malu . "Cieee ,,cieee,,,kamu naksir sama dia ya ,,ehem ?" goda Delia melihat Ekspresi di wajah Susi sangat gemas
"Eh apaan nih coba lihat ... Tak ada nama pengirimnya apa aku buka aja kali ya ,"ucap Iren tiba-tiba datang mengambil kotak dari tangan Susi ,sedangkan Susi dan Delia terkejut melihat tingkah laku Iren yang tiba-tiba datang . " Kembalikan itu punya ku ,"Teriak Susi berusaha merebut miliknya . "Benarkah ,jadi penasaran siapa pengirimnya ,'ucap Iren mencoba membuka kotak tersebut .
Delia melihat Iren yang akan membuka kotak berusaha merebut kembali kotak dari tangan Iren dan berhasil ia dapatkan ."Jangan mengambil sesuatu yang bukan hakmu pergi sana jauh-jauh ,ayo Sus kita pergi dari sini, "ajak Delia menatap tajam kearah wajah Iren lalu mengajak Susi pergi ,Iren merasa kesal ,lihat saja nanti aku balas kalian karena sudah berani sama aku ,ancam Iren dalam hati ,
"Mba Hasna bisa tolong saya ?" tanya Yuni teman kerja Hasna . "Tolong apa ya ,mba ?" tanya Hasna bukan menjawab . " Hari ini Yana libur mba Hasna kirim kuenya ke alamat ini soalnya saya tidak bisa ," kata Yuni . "Baiklah ," Jawab Hasna.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 114 Episodes
Comments