Ibuku Wanita Kuat
Malam itu seorang ibu sedang bercengkerama dengan keempat anak-anaknya ,sambil bercanda anak pertama bernama Sudarma djayadi ,berkata pada ibunya
"Ibu , mulai besok aku mulai bekerja bersama Wawan ,tadi sore Wawan ngajak aku ,besok berangkat, "ucap Sudarma dengan perasaan senang .
Ibunya berpikir sejenak kemudian berkata, " Apakah sudah kamu pikirkan matang-matang ,nak dan apakah pekerjaannya baik dan halal ,ibu takut kamu nanti terjebak dengan orang diluar sana ?" tanya ibunya merasa khawatir ,
Sudarma dengan yakin menjawab pertanyaan ibunya.
"Wawan sudah membicarakan dengan bosnya kok ,ibu tenang saja dan doakan aku agar betah bekerja sama dia dan menambah pengalaman juga wawasanku, "ucap Sudarma kemudian.
Ibunya dibuat takjub dengan kata anak sulungnya. "Baiklah ibu beri ijin kamu bekerja ,berhati-hatilah disana ,"pesan ibunya
Setelah waktu menunjukkan pukul sembilan malam mereka pergi kekamar masing-masing , Danis anak kedua bertanya pada Sudarma,
"Memangnya kakak tidak takut kerja jauh, terus kita bagaimana ,kakak kan yang selama ini mencari nafkah buat kita semua ?" tanya Danis sedih.
Sebenarnya Sudarma tidak rela meninggalkan keluarganya ,tapi kalau mengandalkan satu pekerjaan apalagi pekerjaan jadi kuli pasar belumlah cukup untuk makan ibu dan ketiga adik-adiknya , apalagi kebutuhan lainnya ,kasihan ibu bekerja sendiri banting tulang demi anak-anaknya ,
"Sudahlah tidak usah dipikirkan kakak kerja buat kita semua ,kamu jaga ibu dan adik-adik dengan baik, "jelas Sudarma sambil menepuk pundak Danis ,
" Baiklah kalau itu demi kita semua ,aku akan jaga mereka dengan baik ," sambung Danis dengan muka sedih ,lalu mereka berpisah menuju kamar masing-masing.
Tengah malam Susi anak terakhir terbangun karena ingin pipis ,ia pun pergi ke kamar mandi ,setelahnya waktu melewati kamar Sudarma mendengar suara yang agak keras lalu ia tempelkan telinga kearah pintu kamar Sudarma
"Jangan lupa barangnya dibawa siapa tahu bisa jadi cuan , kan kita yang nemuin tuh barang ,sayang kalau dibuang ya sudah aku mau tidur sudah ngantuk ,"ucap sudarma.
Pikiran Susi menerawang jauh dan dadanya berdetak tak karuan dalam hatinya berkata ,"barang apa ya yang kakak maksud ,apa aku tanya saja besok ,au ah pusing, "ucap Susi kemudian pergi ke kamarnya
Hasna ibu dari keempat anaknya tidak bisa tidur , ia kepikiran omongan Sudarma yang akan bekerja jauh ,lalu ia pergi ke kamar mandi mengambil air untuk berwudhu dan ia shalat malam lalu berdoa kepada Allah swt ,setelah cukup lama diatas sajadah.
Hasna beranjak menuju ke tempat tidur merebahkan badannya berkata , "Pak anak kita sudah dewasa dan bisa bekerja mereka anak-anak yang rajin dalam bekerja juga jujur ,semoga bapak disana senang melihat anak-anak kita .
Waktu menunjukkan pukul enam pagi . "Ibu masak apa hari ini ?"tanya Susi begitu mencium wangi masakan Ibunya, Hasna tersenyum melihat anaknya yang agak manja.
"Masak ayam semur sama sayur lodeh , bantu ibu siapin ya biar ibu yang cuci alat bekas masakan ,"Ucap Hasna ,
"Siap komandan , "sahut Susi senang.
"Wah sudah kumpul semua ,ayo kita sarapan sudah lapar nih, "ucap Dita anak ketiga yang baru muncul.
"Ayo kita sarapan bersama, " ajak Hasna kepada anak-anaknya .
Selama makan tidak ada percakapan semua diam , setelah selesai sarapan mereka bergegas pergi dengan tugas masing-masing.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 114 Episodes
Comments