LEPAS KONTROL

"baiklah" ucap Nyonya Daisy beranjak berjalan kearah kamar mandi untuk mencuci muka nya

"berani sekali bocah ingusan itu membuat istri ku menangis, tunggu saja hukuman kamu bocah" ucap Tuan Danil lirih

"ah tidak sabar rasa nya ingin segera menggendong cucu-cucu ku itu, pasti mereka berdua tampan seperti Opa nya ini" ucap tuan Danil tersenyum membayangkan cucu-cucu kecil nya

   🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼

Sedangkan Arthur pria itu masih mematung di ruang kerja nya, bukan karena mendengar nada ancaman dari papa nya

tapi tangisan mama nya terus terngiang-ngiang di kepala nya, Arthur bisa mendengar dengan jelas tangisan mama nya yang terdengar sangat kecewa kepada diri nya

Arthur mengusap wajah nya kasar, perkataan mama nya tadi, membuat Arthur tertampar, Arthur juga tidak tahu ada apa dengan diri nya, kenapa bisa seperti ini, kenapa hati nya bisa sekeras ini

"AAAKKKHH"

Brak

Brak

Prank

Prank

Prank

Arthur berteriak dan menendang sebuah meja yang ada di ruang kerja nya, melempar semua barang yang ada di ruang kerja nya itu

"AAAAAKKKHHHHH"

PYAR

Arthur meninju kaca jendela, membuat tangan pria itu terluka dan mengeluarkan darah, tapi Arthur tidak memperdulikan luka nya, pria itu terus mengamuk seperti orang kesetanan

Brak

Brak

Prank

Arthur benci dengan keadaan nya, perkataan mama nya tadi terus terngiang-ngiang di kepala nya seperti kaset rusak, tidak ada yang salah dengan perkataan mama nya, karena Arthur sadar perkataan mama nya itu semua nya benar, tapi kenapa rasa nya berat sekali, pikir Arthur frustasi

Bhuk

Bhuk

"BRENGSEK KAMU ARTHUR!!!"

"BRENGSEK!!!!"

BRAK

"AAAKKKKKKHHHHHH "

"SIAL!!!!"

BHUK

BHUK

BHUK

Arthur mengamuk semakin tidak terkendali, dan meninju tembok sehingga membuat tangan pria itu semakin mengeluarkan darah

Ruang kerja Arthur sudah seperti kapal pecah, berkas-berkas yang tadi sudah Arthur kerjakan saat ini sudah berhamburan kemana-mana, pecahan barang memenuhi ruang kerja Arthur dengan tetesan darah di mana-mana

BRAK

"AAKKKHHHKKK"

"BRENGSEK!!!"

Arthur membanting dan menendang semua barang yang ada di ruang kerja nya, Arthur marah dengan diri nya sendiri, selalu saja seperti ini, Arthur benci dengan perasaan nya sendiri, Arthur benci mendengar tangisan mama nya, Arthur benci dengan kondisi nya sendiri, karena sampai saat ini Arthur sendiri tidak tahu ada apa dengan diri nya

Brak

"ASTAGA TUAN!!!!"

Teriak Ramos yang baru saja mendobrak ruang kerja Arthur

Awalnya Ramos pergi ke ruang kerja tuan nya untuk mengingatkan Arthur makan malam, karena sedari siang tuan nya itu belum makan, tapi betapa terkejut nya Ramos saat hendak mengetuk pintu ruang kerja Arthur, Ramos mendengar suara teriakan tuan nya di iringi dengan suara pecahan barang

"t-tuan tangan Anda" ucap Ramos gugup, Melihat tetesan darah dari tangan Arthur yang terluka

Arthur tidak menjawab perkataan asisten pribadi nya, Arthur hanya diam dengan Nafas yang memburu, jangan lupa tatapan mata nya begitu tajam membuat Ramos ketakutan

"t-tuan, biar saya panggilkan dokter untuk mengobati tangan anda" ucap Ramos, memberanikan diri walaupun sebenarnya Ramos sangat takut melihat tatapan tuan nya sudah seperti ingin menelan nya hidup-hidup

"tidak perlu" jawab Arthur dingin

"sial" batin umpat Arthur mengeraskan rahangnya

Arthur berjalan keluar dari ruang kerja nya, menuju ke arah kamar nya, Ramos yang melihat tuan nya pergi hanya menghela nafas nya panjang

sejujur Ramos sangat prihatin dengan kondisi tuan nya, tidak ada yang tahu kondisi Arthur selama ini, kecuali Romos

Ceklekk

Arthur berjalan masuk ke dalam kamar nya dan berjalan cepat kearah laci dan mengambil beberapa butir obat, dan menelan semua nya

kira-kira Arthur kenapa ya?

     🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼

Jam sudah menunjukan pukul dua dini hari, di salah satu kamar mewah seorang wanita cantik masih terjaga, wanita cantik yang baru saja mendapatkan gelar mama muda

malam ini perempuan cantik itu sudah lebih dari empat kali terbangun karena mendengar tangisan bayi-bayi nya

Seperti sekarang ini Zevanya sedang duduk bersandar di kepala ranjang dengan kaki selonjoran, Zevanya mengayuh-ngayuh kan kaki nya agar putra sulung nya segera tidur, sedangkan putra bungsu nya saat ini sedang menyu*s*

Hoam

"ngantuk banget" ucap Zevanya lirih, menguap lebar

Zevanya melirik putra bungsu nya yang masih anteng meny*s*, mata bayi kecil itu terlihat sangat cerah tidak ada tanda-tanda untuk tidur, begitu pula dengan putra sulungnya yang di baring kan di selonjoran kaki nya, bayi-bayi nya itu seperti nya tidak akan tidur kembali dan malam ini Zevanya harus kembali begadang seperti malam-malam sebelumnya

Hoam

"gini amat jadi orang tua" ucap Zevanya mengelus lembut pipi putra bungsunya

"mau di tinggal tidur kasian ini bayi" lanjut Zevanya dengan mata terkantuk-kantuk

"boy sudah?" tanya Zevanya melihat putra sulung nya sudah berhenti meny*s*

Cup

"Tidur yuk" ucap Zevanya tersenyum mencium pipi putra bungsunya

Zevanya meletakkan putra bungsunya di samping nya, setelah itu Zevanya memindahkan putra sulung nya yang sedari tadi Zevanya letakkan di selonjoran kaki nya

"kalian tidak mengantuk Hem" ucap Zevanya melihat putra-putranya masih terjaga

"mami ngantuk sayang, Hoam" lanjut Zevanya menguap merebahkan tubuhnya di samping putra-putranya

Zayn dan Azka tidur satu Ranjang dengan Zevanya, karena Zevanya tidak tega membiarkan putra-putranya yang masih berumur beberapa hari harus tidur di box bayi nya sendiri, nanti setelah umur putra-putra nya agak besaran, mungkin Zevanya akan membiarkan putra-putra nya tidur sendiri, tapi untuk sekarang tidak dulu

Apalagi baby New brown seperti Zayn dan Azka lebih sering terbangun, dan menangis, entah karena lapar atau karena mereka pup, dan masih banyak lagi, jadi dengan tidur satu ranjang memudahkan Zevanya juga, Zevanya tidak perlu turun dari tempat tidur nya, seperti sekarang ini Zevanya tidur di samping putra-putra nya

Sedari tadi tangan nya mempuk-puk pelan putra-putranya berharap Zayn dan Azka akan segera tidur, jujur saja Zevanya sangat mengantuk, banyangkan saja ini masih pukul dua dini hari, dan Zevanya sudah terbangun sebanyak empat kali malam ini

Sebagai ibu baru tentu saja tidak mudah bagi Zevanya, yang biasa nya tidur pulas semalam, kali ini diri nya harus terjaga beberapa kali, kalau di tanya cape? Jelas cape, tapi mau bagaimana lagi, tidak mungkin juga Zevanya mengabaikan putra-putra kecil nya, Zevanya tidak sejahat itu

Hoam

"tidur ya sayang, ini masih malam nak" ucap Zevanya menguap untuk ke seratus kali nya

Bukan nya tidur bayi-bayi kecil itu malah tersenyum dan menggerakkan-gerakkan tangan dan kaki kecil mereka

"seperti nya malam ini aku akan begadang lagi" ucap Zevanya tersenyum paksa

Saking ngantuk nya tanpa sadar Zevanya ketiduran, sedangkan dua bayi nya masing terjaga, tidak ada tanda-tanda akan terlelap, beruntung nya bayi-bayi itu tidak rewel, mungkin Zayn dan Azka bisa merasakan kalau mami nya sangat lelah

Terpopuler

Comments

Jung YeonMin

Jung YeonMin

kasian banget zeva huhu😭😭

2025-01-18

0

aphrodite

aphrodite

mungkin dia sebenernya sakit jiwa

2025-01-19

1

awesome moment

awesome moment

kasihan zeva. btul2 sndirian

2024-10-11

2

lihat semua
Episodes
1 TERTABRAK
2 TRANSMIGRASI
3 MELAHIRKAN
4 ZEVANYA AURELIA ERNEST
5 MENGUBAH ALUR
6 DI PERIKSA
7 FIGURAN
8 DI ROMBAK
9 DEWI YUNANI
10 SEPENGGAL KISAH
11 ZAYN & AZKA
12 OBAT AJAIB
13 KAYA RAYA
14 JANJI ZEVANYA
15 ARTHUR SAGARA JASON
16 BRENGSEK
17 MARAH
18 KECEWA
19 LEPAS KONTROL
20 RAYA & DAVA
21 KELUAR KAMAR
22 TERPESONA
23 SKILL BERBISNIS
24 BERTEMU
25 TINGGAL BERSAMA
26 KEPONAKAN
27 TIDAK BOLEH
28 PULANG
29 KEPERGIAN ZEVANYA
30 AKAN PULANG
31 NONA MUDA
32 BERTEMU
33 TANGISAN BAYI
34 KEMARAHAN TUAN JEROME
35 BONYOK
36 GADIS KECIL
37 EDWARD
38 SIAGA SATU
39 POSISI TERANCAM
40 BAHAYA
41 Z JEWELRY
42 MRS. Z
43 PEMOTRETAN
44 KEBAKAR JENGGOT
45 DR. ANDREAS
46 TIDAK DI INGINKAN
47 SAINGAN BERAT
48 FRUSTASI
49 MENYERAH?
50 PENYESALAN
51 RUMAH SAKIT
52 KHAWATIR
53 NEGARA M
54 AURELIA HOSPITAL
55 IZIN
56 AYAH DAN ANAK
57 PENYESALAN & KEBAHAGIAAN
58 TIDAK MAU DITINGAL
59 TERPAKSA PULANG
60 KESEMPATAN KEDUA
61 SETITIK HARAPAN.
62 MEDUSA
63 WELCOME BACK
64 DRAMA TUMBUH GIGI
65 PESTA
66 LAUNCHING Z JEWELRY
67 RENCANA ZEVANYA
68 TERKEJUT
69 KEJUTAN BESAR
70 CEO Z JEWELRY
71 TIDUR BERSAMA
72 PAGI YANG BERBEDA
73 INGIN BERCERAI
74 GALAU
75 KECELAKAAN
76 CEMARA
77 JEALOUS
78 MABUK
79 KESIALAN ZEVANYA
80 KECOLONGAN
81 MACAN TUTUL
82 KETINGGALAN
83 RAMOS & KAYLA
84 DI LAMAR
85 BERSATU (END)
86 TERIMAKASIH READERS
Episodes

Updated 86 Episodes

1
TERTABRAK
2
TRANSMIGRASI
3
MELAHIRKAN
4
ZEVANYA AURELIA ERNEST
5
MENGUBAH ALUR
6
DI PERIKSA
7
FIGURAN
8
DI ROMBAK
9
DEWI YUNANI
10
SEPENGGAL KISAH
11
ZAYN & AZKA
12
OBAT AJAIB
13
KAYA RAYA
14
JANJI ZEVANYA
15
ARTHUR SAGARA JASON
16
BRENGSEK
17
MARAH
18
KECEWA
19
LEPAS KONTROL
20
RAYA & DAVA
21
KELUAR KAMAR
22
TERPESONA
23
SKILL BERBISNIS
24
BERTEMU
25
TINGGAL BERSAMA
26
KEPONAKAN
27
TIDAK BOLEH
28
PULANG
29
KEPERGIAN ZEVANYA
30
AKAN PULANG
31
NONA MUDA
32
BERTEMU
33
TANGISAN BAYI
34
KEMARAHAN TUAN JEROME
35
BONYOK
36
GADIS KECIL
37
EDWARD
38
SIAGA SATU
39
POSISI TERANCAM
40
BAHAYA
41
Z JEWELRY
42
MRS. Z
43
PEMOTRETAN
44
KEBAKAR JENGGOT
45
DR. ANDREAS
46
TIDAK DI INGINKAN
47
SAINGAN BERAT
48
FRUSTASI
49
MENYERAH?
50
PENYESALAN
51
RUMAH SAKIT
52
KHAWATIR
53
NEGARA M
54
AURELIA HOSPITAL
55
IZIN
56
AYAH DAN ANAK
57
PENYESALAN & KEBAHAGIAAN
58
TIDAK MAU DITINGAL
59
TERPAKSA PULANG
60
KESEMPATAN KEDUA
61
SETITIK HARAPAN.
62
MEDUSA
63
WELCOME BACK
64
DRAMA TUMBUH GIGI
65
PESTA
66
LAUNCHING Z JEWELRY
67
RENCANA ZEVANYA
68
TERKEJUT
69
KEJUTAN BESAR
70
CEO Z JEWELRY
71
TIDUR BERSAMA
72
PAGI YANG BERBEDA
73
INGIN BERCERAI
74
GALAU
75
KECELAKAAN
76
CEMARA
77
JEALOUS
78
MABUK
79
KESIALAN ZEVANYA
80
KECOLONGAN
81
MACAN TUTUL
82
KETINGGALAN
83
RAMOS & KAYLA
84
DI LAMAR
85
BERSATU (END)
86
TERIMAKASIH READERS

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!