Kemunculan Dewi

"Ruang Dimensi Monster Telah Terbuka Di EnderDow"

"Lina & Thalia Terhempas Keluar Dari Ruang Dimensi Dengan Tubuh Terluka Akibat Terhempas"

Monster (A): Mereka Berdua Belum Sadar, Sebaiknya Kita Siksa Atau Biarkan Disini Untuk sementara waktu hingga mereka tersadarkan ?

Monster (B): Biarkan Saja, Mereka hanyalah manusia lemah, biar [??] (ENTITAS TIDAK DI KETAHUI) yang mengurus mereka berdua

Monster (C): Mereka Sangat Manis, Bukankah Lebih Baik Kita jadikan santapan sahaja ?

Monster (A): Tidak !, Jika kamu mengambil keputusan sendiri seperti ini maka [??] (ENTITAS TIDAK DI KETAHUI) Akan marah

"Monster (A) Mendekati Tubuh Lina & Thalia lalu mengusap kedua paha yang mungil"

Monster (D): Sentuhanmu Membuatku semakin bersemangat untuk memakan nya~

Monster (A): Ah..., paha ini terasa sangat Lembut...

"Monster (A) Mengulurkan Lidah Dan Mendekat Ke Paha Thalia"

"Monster (A) Menjilati Paha Thalia"

"Monster (B &C) Berseru Ke Monster (A)"

Monster (B &C): INI TIDAK ADIL !

"Dari Samping Ke Empat Monster Tersebut Keluar Serangan Magis Kegelapan Melalui Lubang Ruang Dimensi"

"Ke Empat Monster Tersebut Hancur Menjadi Debu Akibat Serangan"

(?): Hahaha, dasar Monster tingkat bawah, ku kira akan terlambat untuk menikmati tubuh mereka

"[??] (ENTITAS TIDAK DI KETAHUI) Muncul Dari Belakang (?) Lalu Mengeluarkan Tebasan Magis Kegelapan"

(?): agh ! Siapa yang berani menyerangku dari belakang !

[??] (ENTITAS TIDAK DI KETAHUI): Kamu hanyalah Bawahanku ! Jangan berani Menggertak !

"[??] (ENTITAS TIDAK DI KETAHUI) Mendekati (?) Dengan Sangat Cepat"

"[??] (ENTITAS TIDAK DI KETAHUI) Sampai Di Hadapan (?) Lalu Mencekik Leher (?) Hingga Terputus dari Kepala"

"Thalia Dan Lina Terbangun Dari Pingsan Dan Sangat Merasa Kaget Karena Wujud Menyeramkan dari [??] (ENTITAS TIDAK DI KETAHUI)"

"[??] (ENTITAS TIDAK DI KETAHUI) Menolehkan Badan Ke Belakang Lalu Berbicara"

[??] (ENTITAS TIDAK DI KETAHUI): Ku kira kalian sudah tidak bernyawa, sangat kasihan sekali jika kamu sudah melihatku !

"[??] (ENTITAS TIDAK DI KETAHUI) Mengeluarkan Aura Kegelapan Lalu Mengendalikan Lina Dan Thalia"

Lina: Ah~~ dimana ini ?

Thalia: Tempat apa ini ? Dan siapa Dia !?

"Thalia Dan Lina merasa Sangat kebingungan akan tetapi kesadaran nya sudah terlambat, Mereka Berdua Sudah Di Dalam Kendali [??] (ENTITAS TIDAK DI KETAHUI) Akibat Aura Kegelapan"

[??] (ENTITAS TIDAK DI KETAHUI): Kalian Berdua Cepat Pergi Ke Negri **** untuk membantu SoulVens menciptakan Kekacauan yang sangat Dahsyat !`

Lina & Thalia (Terkendali Kegelapan): Baik Tuan, Kita Berdua akan membantu SoulVens

"Lina & Thalia Menghilang Menggunakan Kekuatan Magis Kegelapan"

"Secara Mendadak Pedang Cahaya Menusuk Tubuh [??] (ENTITAS TIDAK DI KETAHUI)"

"Pedang Cahaya Tersebut Masuk Kedalam Tubuh [??] (ENTITAS TIDAK DI KETAHUI) Dan Membelah Tubuh [??] (ENTITAS TIDAK DI KETAHUI) Menjadi Dua Bagian Dari Tengah, Bawah Lalu Ke Atas"

"Pedang Cahaya Tersebut Kembali Ke Tangan Seseorang Tidak Diketahui Dengan Wujud Yang Sangat Indah Dan Cantik"

(Seorang Dewi): Akhirnya aku bisa menyerangmu secara diam diam, sekarang aku tinggal mencari ke sembilan penguasa Kegelapan yang masih membuat kekacauan atas kedamaian Dunia Magis

"Seorang Dewi Tersebut Menghilang seperti Cahaya"

"Di Sisi Lain (--) Sudah Sampai Di Negri ****"

"(Tidak Diketahui) TELAH MENERIMA LAPORAN"

"Laporan Di Buka"

Isi Keterangan Surat Laporan:

Beberapa Wilayah di Desa Maupun Negri Sudah Mencapai Batas Krisis Populasi, Kita Harus Mempertingkatkan Kekuatan untuk membuat pertahanan agar tidak terlalu cepat di kuasai oleh kegelapan

"Laporan Tersebut Di tutup"

"(Tidak Diketahui) Menghela Nafas Setelah Membaca Laporan Tersebut Dan Berbicara Beberapa Kata"

(Tidak Diketahui): huh, Aku akan mengaktifkan Perlindungan Magis Secara Menyeluruh untuk melindungi 20 Titik Lokasi, Setidaknya pelindung ini akan membunuh 999.999.999.99 Monster

"Perlindungan Magis Telah Di Aktifkan"

"(--) Turun Dari Pesawat Darurat"

(--): Fyuh...., Akhirnya Sudah Sampai

"Setelah Merasa Lega, (--) Dibuat Terbelalak Karena Kondisi Negri ****"

(--): iiiiiih apa ini ? Kenapa Banyak Temanku yang tewas mengenaskan seperti ini ?

"(--) Mendekati Kepala"

(--): iiiiuuuuh kepala tukang gosip, menjijikkan banget jadi hitam seperti ini

"Kepala tersebut di ambil lalu di tendang seperti Bola oleh (--)"

(--): hahaha menyenangkan banget bisa melampiaskan kekesalanku sama tukang gosip ini

"Penjaga Negri Menghampiri (--)"

"Penjaga Negri Memberi Hormat Dengan Cara Menunduk Dan Memberi Beberapa Peringatan"

Penjaga Negri: Non, Disini Tidak Aman, Silahkan Menuju Bunker Di Sebrang Sana

"Penjaga Negri Menunjukkan Arah Ke (--)"

(--): kenapa aku harus bersembunyi di bunker kalau aku bisa melawan mereka

(--): Udah Sana, Aku Tidak Butuh Bantuanmu

"Penjaga Negri Tersebut Terkena Serangan Dari Belakang lalu kehilangan nyawa"

(--): tuhkan bandel sih, udah aku bilang jangan sembarangan mengatur

"(--) Meningkatkan Vision Lightning Dan Memperhatikan Sekitar"

"Setelah Itu (--) menyerang Monster yang mencoba untuk menyamar sebagai Benda"

(--): hanya ini saja kan ?

"(--) Merasa Kaget Karena Cekikan Monster Tidak Terlihat yang tidak Bisa di tembus oleh Kekuatan Vision Lightning"

(--): Ahhh ! "Merasa Kesakitan"

"Monster Tersebut Menghempaskan (--) ke tanah berulang kali dari arah depan dan belakang lalu di lempar ke samping hingga terkena ke dinding"

"Dinding yang terkena oleh tubuh (--) menjadi hancur"

"setelah itu (--) Mencoba Berdiri Dan Mengeluarkan Kekuatan Magis"

(--): `Membacakan Magis` "ForceVer TyenVer" !

"Monster tidak terlihat yang terkena magis (--) menjadi hancur lebur"

"(--) Berjalan Dengan keadaan merintih"

"Beberapa Saat kemudian (--) tidak sadarkan diri"

"Di Sisi Lain Semua Penjaga Negri Sedang Berusaha Untuk Membinasakan Semua Monster, Hingga 500.000 Penjaga Negri Kehilangan nyawa Akibat Melawan Monster-monster Kuat"

"Keadaan Semakin Sangat Krisis di Negri TideAschen, Untungnya Saja Penjaga Negri Telah Berhasil Mengalahkan Semua Monster Yang Berusaha Untuk Menginvasi"

"100.000 Doktor Darurat Telah Sampai Ke Penjaga Negri Lalu Mengobati Semua Penjaga yang terluka Ringan (Seperti Goresan), agak berat (Seperti Tusukan), berat (Seperti Lengan Patah) dan sangat berat (Seperti kaki tangan terbelah)"

"Waktu Telah Berlalu Sangat Lama, Beberapa Tahun Sudah Di Lalui Akan Tetapi Ke Sembilan Penguasa Kegelapan Belum Juga di Temukan Dimana Keberadaan Nya"

"Invasi Monster Dan Penguasa Kegelapan Semakin Sangat Merajalela, Kekacauan Semakin Merembak Kemana-Mana"

"Langit sudah menjadi sangat gelap akibat invasi penguasa Kegelapan, Beberapa Generasi juga tewas karena Invasi Monster"

"Negri TideAschen Mengerahkan Seluruh Penjaga Negri Untuk Mengurangi Invasi Akan Tetapi Banyak Monster Baru yang Muncul Akibat ulah Penguasa Kegelapan"

"Tidak Hanya itu, bahkan 20 Negri Sudah Berjuang Untuk Mendapatkan Ke damaian Namun Belum Saja Kunjung Membaik"

"Di Sisi Lain Semakin Memburuknya Keadaan, Gurfeda terbangun dengan keadaan kebingungan"

Gurfeda: ugh...., aku sudah berapa lama disini ?, Desa ini sudah sangat buruk

"Gurfeda Melihat Sekeliling"

"Desa Untecine Terlihat Sangat Kumuh, Banyak Bangunan Bangunan Sudah Menjadi Abu, Bahkan Fondasi Dari bangunan yang di Tinggali Oleh Gurfeda Terlihat Sangat Berantakan"

"Gurfeda Kaget Lalu Matanya Terbelalak Karena Baru Teringat Kalau Dirinya Masih Berada Di Rumah Lina"

Gurfeda: Duhh... Iyah... Aku disinikan kalau engga salah ingat karena jatuh pingsan akibat seseorang menghisap kekuatanku

"Gurfeda Membuka Ponsel Lalu Mengecek Waktu Serta Tanggal"

"Gurfeda Terkejut karena diri nya sudah berada di tahun 2150"

Gurfeda: tidak mungkin aku pingsan selama puluhan tahun

"Gurfeda Menutup Ponsel nya Lalu Melihat Kondisi Tubuh nya,  Lagi-Lagi Gurfeda Dibuat Terkejut Karena Tubuh nya Sudah Sembuh,  Luka-Luka yang dulu juga sudah menghilang tanpa bekas sedikitpun"

"Langkah kaki seseorang dari kejauhan terdengar oleh Gurfeda"

~|Berlanjut|~

-!! PERINGATAN !!-

Karya ini bersifat khayalan semata, Keseluruhan Cerita ini Menggunakan Chat Dialog.

Jika Ada Nama Tokoh Maupun Dialog Atau Chat Dialog yang Kurang Sesuai Seperti Memiliki Kesamaan Dan Lain Sebagainya, Aku Mohon untuk di maaf karena cerita ini di kembangkan oleh satu orang.

×Pembaca Di perbolehkan untuk Mengkritik dan mengasih saran secara halus×

×Aku akan selalu memperbaiki cerita ini agar lebih di minati serta di nikmati×

Kontak Penulis: eyquf {Instagram}

Episodes
1 Awal Mula
2 Magis Terlarang
3 [Masa Lalu Lebiya] - [Bela Diri Magis]
4 (Masa Lalu Lebiya) × {Gadis Misterius}
5 Bela Diri Magis
6 Gadis Misterius
7 Kehancuran Desa Anturnm
8 Kemunculan Dewi
9 Krisis Perjuangan
10 Penemuan Benda Berharga Di Dalam Goa
11 Pengasuh Cemerlang Veni
12 Teknologi Terbaru Untuk Medan Perang
13 Rencana Berujung Sia-Sia
14 Pesan Author Untuk Pembaca
15 Evakuasi Darurat
16 Rencana Tidak Di Ketahui
17 Menuai Keberhasilan
18 Ketenangan Di Desa Anturnm
19 Saling Berbagi Cerita
20 Masa Lalu Gurfeda
21 Pesan Author untuk pembaca
22 Tindakan Tidak Terpuji
23 Ketenangan Di Desa MoonTales
24 Jalan Kebenaran
25 Masa Lalu Aiko
26 Masa lalu Aiko
27 Masa Lalu Aiko
28 Masa Lalu Aiko
29 Masa Lalu Aiko
30 Masa Lalu Aiko
31 Masa Lalu Aiko
32 Masa Lalu Aiko
33 Takdir Berkabut
34 Keindahan Sang Rembulan
35 Pemulihan Dan Pelatihan Intens
36 Mimpi buruk tidak berujung
37 Mahkota Yang Menghilang
38 Mengukir Kenangan
39 Mencekam
40 Meredupnya Sang Cahaya
41 Takdir Jiwa Terikat Kegelapan
42 Realita & Illusi
43 New World
44 Anti ∞ Hero
45 Cinta Dalam Bayangan
46 Masa Lalu Ayumi
47 Masa Lalu Ayumi
48 Masa Lalu Ayumi
49 Masa Lalu Ayumi
50 Masa Lalu Ayumi
51 Masa Lalu Ayumi
52 Masa Lalu Ayumi
53 Masa Lalu Ayumi
54 [Masa Lalu] Perang Illahi Pertama Bagian Arianna
55 [Masa Lalu] Perang Illahi Pertama Bagian Aiko
56 [Masa Lalu] Perang Illahi Pertama Bagian Flaura
57 [Masa Lalu] Perang Illahi Pertama Bagian Calestien
58 Apakah ini sebuah takdir ?
59 Jejak air mata berlinang di jalan setapak
60 Kiasan Masa Depan
Episodes

Updated 60 Episodes

1
Awal Mula
2
Magis Terlarang
3
[Masa Lalu Lebiya] - [Bela Diri Magis]
4
(Masa Lalu Lebiya) × {Gadis Misterius}
5
Bela Diri Magis
6
Gadis Misterius
7
Kehancuran Desa Anturnm
8
Kemunculan Dewi
9
Krisis Perjuangan
10
Penemuan Benda Berharga Di Dalam Goa
11
Pengasuh Cemerlang Veni
12
Teknologi Terbaru Untuk Medan Perang
13
Rencana Berujung Sia-Sia
14
Pesan Author Untuk Pembaca
15
Evakuasi Darurat
16
Rencana Tidak Di Ketahui
17
Menuai Keberhasilan
18
Ketenangan Di Desa Anturnm
19
Saling Berbagi Cerita
20
Masa Lalu Gurfeda
21
Pesan Author untuk pembaca
22
Tindakan Tidak Terpuji
23
Ketenangan Di Desa MoonTales
24
Jalan Kebenaran
25
Masa Lalu Aiko
26
Masa lalu Aiko
27
Masa Lalu Aiko
28
Masa Lalu Aiko
29
Masa Lalu Aiko
30
Masa Lalu Aiko
31
Masa Lalu Aiko
32
Masa Lalu Aiko
33
Takdir Berkabut
34
Keindahan Sang Rembulan
35
Pemulihan Dan Pelatihan Intens
36
Mimpi buruk tidak berujung
37
Mahkota Yang Menghilang
38
Mengukir Kenangan
39
Mencekam
40
Meredupnya Sang Cahaya
41
Takdir Jiwa Terikat Kegelapan
42
Realita & Illusi
43
New World
44
Anti ∞ Hero
45
Cinta Dalam Bayangan
46
Masa Lalu Ayumi
47
Masa Lalu Ayumi
48
Masa Lalu Ayumi
49
Masa Lalu Ayumi
50
Masa Lalu Ayumi
51
Masa Lalu Ayumi
52
Masa Lalu Ayumi
53
Masa Lalu Ayumi
54
[Masa Lalu] Perang Illahi Pertama Bagian Arianna
55
[Masa Lalu] Perang Illahi Pertama Bagian Aiko
56
[Masa Lalu] Perang Illahi Pertama Bagian Flaura
57
[Masa Lalu] Perang Illahi Pertama Bagian Calestien
58
Apakah ini sebuah takdir ?
59
Jejak air mata berlinang di jalan setapak
60
Kiasan Masa Depan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!