Menuai Keberhasilan

"Keadaan Di Negri Mytheria"

"(Tidak Diketahui) Berteriak Dengan Sangat Kencang"

'JANGAN BERGERAK SEDIKITPUN !'

'KALIAN BERDUA TELAH TERSERGAP OLEH KAMI !'

"(Tidak Diketahui) Berjalan Mendekat Ke Arah Penguasa Kegelapan Bersama 1.000.000.000.00 Penjaga Negri"

'Hahahaha, Jumlah Kalian Mungkin Lebih Banyak, Tetapi Tidak Sebanding Dengan Kita' Ucap (Entitas Tidak Di Ketahui)

'Dasar Manusia Lemah Tidak Sadar Diri' Ujar (Penguasa Kegelapan)

"(Entitas Tidak Di Ketahui) Secara Langsung Menggunakan 7% Kekuatan Magis Kegelapan Miliknya Tanpa Sepengetahuan (Tidak Diketahui) Dan Penjaga Negri"

"Noferuiz Lazieras Memancar Ke Arah Penjaga Negri"

"Penguasa Kegelapan Berhasil Membunuh 1.000.000.000.00 Dalam Sekejap Mata"

'Ti-Tidak Mungkin..., Kekuatan Kegelapan Seperti Apa ini..., Sangat Dahsyat..'

"(Tidak Diketahui) Merasa Sangat Ketakutan"

"(Tidak Diketahui) Berjalan mundur Sedikit Demi Sedikit"

"Tidak Menyangka, (Entitas Tidak Di Ketahui) Berlari Ke Arah (Tidak Diketahui) Bagaikan Sinar Rembulan Lalu Menciptakan Darknest Illusionic Field's"

"Tanpa Persiapan Dari Awal Rencana"

"(Tidak Di Ketahui) Secara Langsung Memasuki Darknest Illusionic Field's Milik Penguasa Kegelapan"

'Aku Akan Memberi Pilihan Kepadamu'

'Pertama: Kamu Tunduk Kepadaku Dan Patuh Kepadaku Atau Kedua: Kamu Akan Mati Seperti Gadis Ini'

"Penguasa Kegelapan Menunjukkan Sebuah Ingatan Masa Lalu Ke (Tidak Diketahui)"

"Ingatan Masa Lalu Tersebut Berisikan Penguasa Kegelapan Membunuh Gadis Dengan Cara Menebas Dan Mencincang Seluruh Tubuh Miliknya"

"1 Menit Telah Berlalu"

'A-Apa ?, Ga-Gadis Ini Kan Lebiya ?, Sahabat Terbaik Ku Di Saat Aku Masih Kecil Hingga Aku Beranjak Dewasa..."

"Aku Telah Mengukir Banyak Kenangan Dengan Dirinya, Kamu...'

"(Tidak Diketahui) Berteriak"

'KAMU SANGAT KEJAM !'

'AKU AKAN MEMBUNUH DIRIMU !'

"Aura Mirage Mengelilingi Tubuh (Tidak Diketahui)"

'Akgh, Kekuatan Apa Ini...'

'AAAAAA'

"Tubuh (Tidak Diketahui) Membara Bagaikan Kobaran Api"

"Lalu Dalam Sekejap (Tidak Di Ketahui) Menjadi Dewi Perang Yang Sangat Elegant"

'Kematianmu Telah Tiba Penguasa Kegelapan Acydoria, Ingat Namaku, Aku Adalah DEWI ZALE, Aku Yang Akan Menghentikan Invasi Kalian !'.

'Kematianku ?, Huh, Omong Kosong' Ucap Penguasa Kegelapan

"Dewi Zale Menerjang Ke Arah Acydoria Menggunakan Seluruh Tenaga"

"Dewi Zale Berteriak Saat Menggunakan Kekuatan Magis"

" FEATHER OVERSHOOT "

"Cahaya Bergelombang Besar Menyekitari Tubuh Dewi Zale Setelah Menyerang Acydoria "

"Acydoria Terbunuh Oleh Kekuatan Magis Dewi Zale Dalam Sekejap Mata"

"Darknest Illusionic Field's Hancur"

"Secara Bersamaan Di Saat Dewi Zale Keluar Dari Darknest Illusionic Field's, Penguasa Kegelapan Menerjang Dengan Kekuatan Penuh"

"Terjangan Kekuatan Penuh Ini Mengakibatkan Dewi Zale Terhempas Hingga 7.000 Meter"

"Setelah Terhempas Sesaat, Dewi Zale Berdiri Tanpa Merasa Kesakitan"

"Beberapa Saat Kemudian"

"Dewi Zale Meng-Akselerasi Keseluruhan Tubuh Menggunakan Magis Burizādo Hiringu"

"Magis Ini Membuatnya Bisa Berlari Secepat Cahaya Dalam Satu Detik"

"Sesampainya Di Hadapan Penguasa Kegelapan"

"Dewi Zale Meninju Penguasa Kegelapan "

"Namun Sayangnya, Gerakan Klasik Ini Sudah Bisa Di Tebak Oleh Penguasa Kegelapan"

"Penguasa Kegelapan Menghindari Serangan"

"Tinjuan Dewi Zale Terlihat Sangat Dahsyat Hingga Mengakibatkan 100 Pohon Di Sekitar Penguasa Kegelapan Tumbang"

"Lalu Penguasa Kegelapan Menghilang Dari Tempat Dewi Zale Berdiri"

'Sialan...., Si **** Melarikan Diri, Seharusnya Aku Bisa Membunuh Dia'

"Aura Mirage Muncul Kembali Di Sekitar Tubuh Dewi Zale Untuk Beberapa Saat"

"Kemudian"

"Kekuatan Atas Kendali Dewi Menghilang"

"Dewi Zale Berubah Ke Wujud Manusia Seperti Semula"

"(Tidak Diketahui) Terjatuh Tidak Sadarkan Diri Di Tanah Setelah Kehilangan Kekuatan Atas Kendali Dewi"

"Ruang Dimensi Terbuka"

"Thuk-Thuk-Thuk-Thuk"

"Suara Langkah Kaki Menuju (Tidak Di Ketahui) Terdengar Dari Arah Yang Lumayan Jauh"

"Seseorang Tersebut Berbicara Sambil Berjalan Santai Tanpa Merasa Terancam Dengan Keadaan"

'Eh ?, Apa Itu ?, Terlihat Seperti Gadis ?, Apa Aku Salah Lihat Yah ?, Enggak Mungkin Deh Kalau Aku Nya Salah Lihat'

'Seseorang Ini Berjalan Lebih Dekat Ke Arah Gadis Yang Sedang Terbaring Di Tanah'

'20 Menit Telah Berlalu, Seseorang Ini Telah Sampai Di Hadapan Gadis Yang Terbaring Di Tanah'

'Bangun~, Jangan Tiduran Di Sini~, Heii Tempat ini Bahaya~, Dengerin Aku Dong~' Ucap Seseorang

"(Tidak Di Ketahui) Membuka Matanya Secara Perlahan Sambil Berkata"

'Kamu Siapa ?, Aku Di Mana ?, Kenapa Aku Di Sini ?, Siapa Aku ?' Ucap Tidak Di Ketahui

"Tidak Di Ketahui Memandang Semu Dengan Tatapan Kebingungan Ke Seseorang"

'Namaku Isholdyenca, Aku Pemimpin Negri Veridya'

'Kamu Sekarang Terbaring Di Negri Mytheria'

'Kamu Sepertinya Pejuang Cahaya Deh, yaah aku cuma menebak, kalau kamu bukan pejuang Cahaya, sepertinya enggak mungkin fisik kamu sebagus ini'

'Aku Sendiri Belum Tau Nama Kamu' Ucap Panjang Lebar Isholdyenca

"Tidak Di Ketahui Sedang Berusaha Mengingat Nama Nya Sendiri"

'Aku...., Siapa Yah....., Aku enggak Ingat Apapun....'

'Aku Hanya Ingat Satu Kejadian....'

'Sebelum Aku Terbaring...., Kalau Tidak Salah Ingat...'

'Aku Bersama Dengan Jutaan Penjaga Negri Sedang Mengepung Dua Penguasa Kegelapan Sekaligus'

'Menurut Analisis Dataku Sekarang, Identitas Kedua Kegelapan Tersebut Terungkap'

'Nama Penguasa Kegelapan Pertama: Acydoria, Kekuatan Magis Nya Melebihi Dari Yang Aku Duga, Seingatku Juga..., Aku Berhasil Melawan Acydoria...'

'Mungkin ?, Aku Enggak Ingat Apapun Tentang Kejadian Ini'

'Nama Penguasa Kegelapan Kedua: Calypsco, Kekuatan Magis Penguasa Kegelapan Ini Dua Kali Lipat Sangat Kuat Dari Acydoria, Seingatku Calypsco Yang Membuatku Terhempas'

'Mungkin Calypso Juga Yang Membuat Aku Pingsan Dan Tergeletak Di Tanah Yang Tandus Ini' Ucap Panjang Lebar Tidak Di Ketahui

"Isholdyenca Memahami Cerita Untuk Beberapa Saat Lalu Setelah Memahami, Ia Bertanya Karena Tidak Faham"

'Terus Kenapa Kamu Bisa Tidak Ingat Siapa Nama Kamu Sendiri ?' Tanya Isholdyenca Dengan Tatapan Bingung

'Hump,, Kayak Nya...., Namaku....,, umm..., Siapa yah....'

"Isholdyenca Menatap Dan Menunggu Tidak Diketahui"

"Dua Jam Telah Berlalu"

'.... ?,,..... ?'

"Isholdyenca Tetap Memandang Tidak Di Ketahui"

"Enam Jam Telah Berlalu"

'Duuuh Lapar Banget...., Hump..., Kayak Nya Aku Yang Salah Deh ini..., Harusnya Aku Membawa Gadis Ini Ke Laboratorium Perawatan Intensif Bersama Bayi Istimewa Itu..'

"Kemudian, Tidak Di Ketahui Memberi Tahu Nama Nya Karena Sudah Teringat"

'Namaku...., Luna...., Aku..... Sepertinya Pemimpin Negri Ini....'

"Luna Menggaruk Kepala Sambil Tertawa Tipis-Tipis Dengan Senyuman Milik Nya Yang Unik"

'Kamu Pemimpin Negri Mytheria ?'

"Isholdyenca Menghela Nafas"

'Kenapa Kamu Tidak Membalas Laporan Yang Aku Kirimkan ?'

'Apa Yang Kamu Fikirin Luna ?'

'Aku Bahkan Kehabisan Fikir Tentangmu'

'Bagaimana Cara Kamu Untuk Memimpin Negri Mytheria Jika Dirimu Saja Tidak Membalas Laporan Yang Aku Kirimkan'

"Isholdyenca Menceloteh Karena Sangat Kesal Akibat Tindakan Luna"

"Luna Membentak Isholdyenca"

'DIAM !'

'Bisakah Kamu Melihat Keadaan Ku Saat Ini !?'

'Aku Baru Saja Bangun'

'Aku Enggak Membalas Laporan Milikmu Seenggaknya Mikirlah Jadi Pemimpin Tuh'

'Aku Juga Lagi Berjuang Demi Kedamaian Ini'

'Banyak Hal Yang Harus Aku Lakuin Demi Negriku'

'Kamu Enggak Lihat ?'

'Banyak Penjaga Negri Terbunuh, Banyak Pejuang Cahaya Terbunuh, Banyak Keluarga Ku Terbunuh, Banyak Sahabatku Terbunuh, Banyak Gadis Tidak Bersalah Terbunuh, Banyak Gadis Sedang Di Perbudak, Banyak Gadis Yang Di Manfaatkan Oleh Penguasa Kegelapan Untuk Keperluan Yang Tidak Seharusnya Mereka Lakukan, Banyak Anak Kecil Yang Baru Saja Terlahir Langsung Terbunuh Bahkan..., Suamiku Juga Terbunuh Karena Invasi Ini'

'KAMU FIKIR HAL INI SEDERHANA !?'

'BUKA MATA KAMU'

'Kamu Peduli Apa Tentang Keadaan Negri Mytheria ?'

'Bahkan Di Saat Negri Mytheria Sedang Di Invasi Oleh Dua Penguasa Kegelapan, Kamu Hanya Diam Saja !!?'

'Kamu Itu Udah Datang Terlambat Masih Aja Mencelotehi Diriku Yang Seakan Akan Diriku Yang Salah'

'Jaga Perilaku Kamu, Ingat Tujuan Kita Untuk Menjaga Dunia Magis Ini'

"Isholdyenca Terdiam Sambil Melihat Ke Bawah Karena Merasa Bersalah"

"Secara Tidak Sadar, Isholdyenca Meneteskan Air Mata"

'Maafin Aku..., Aku Hanya Terbawa Emosi...'

'Aku Hanya Kelelahan Dengan Keadaan Ini'

"Isholdyenca Berbicara Sambil Terinsak Tangisan Yang Cukup Kencang"

"Luna Mendekat Ke Isholdyenca Lalu Memeluk Tubuh Isholdyenca Dengan Hangat"

'Maafin Aku Juga Yah Isholdyenca..., Seharusnya Aku Enggak Marah Ke Kamu Seperti Ini...'

'Maaf Aku Enggak Sempat Membalas Laporan Milikmu'

'Maaf Aku Terlalu Jujur Dengan Keadaan Dunia Magis Ini'

'Maaf Aku Telah Membuat Kamu Merasa Sangat Kecewa Karena Penjelasanku'

"Tiba Tiba Di Arah Yang Agak Jauh, Illusionic Field's Muncul"

"(--) Berjalan Mendekat Ke Arah Isholdyenca Dan Luna"

"Tujuh Menit Telah Berlalu"

"(--) Telah Sampai Di Depan Isholdyenca Dan Luna"

'Hai Pemimpin Negri~'

'Apa Yang Terjadi Di Sini ?'

'Apa Aku Terlambat Menikmati Drama Antara Pemimpin Negri ?'

"Isholdyenca Dan Luna Hanya Menatap (--) Sambil Berdiam"

'Aku Mencari Kamu Kemana - Mana, Nona Isholdyenca'

'Aku Tadi Sempat Bertanya Ke Penjaga Negri Atas Kepergian Kamu, Akan Tetapi Tidak Ada Yang Tahu'

'Bahkan Ketika Aku Bertanya Ke Circ, Circ Justru Membuat Suasana Hatiku Menjadi Hancur'

'Gimana Enggak Hancur, Circ Aja Bertanya Tentang Keadaan (?)'

'Huh, Aku Tau Sih, Circ Enggak Tahu Kabarnya Gimana..., Aku Seperti Ini Karena Cinta Dengan (?)...'

'Aku Sangat Sedih Ketika (?) Di Bunuh Oleh Monster Di Hadapanku Sendiri Pas Udah Selesai Berlatih Di Negri ****'

"Isholdyenca Dan Luna Tetap Tidak Menjawab"

"(--) Mengulurkan Tangan"

'Yuk Ikutin Aku Aja Nona'

'Aku Mendapat Sinyal Bantuan Dari Seseorang Di Desa Anturnm'

'Laporan Ini Dari Gurfeda Dan Veni'

'Kata Mereka Berdua, Pemimpin Negri TideAschen Tidak Sadarkan Diri'

'yah, kalian berdua pasti tau lah siapa nama pemimpin itu..., yang sangat menyebalkan banget bagiku..., hump...'

'Hisssh, Ayolah Semangat Yaah~, Kalian Berdua Harus Menyelamatkan Pemimpin Negri TideAschen~'

"(--) Memberi Senyuman"

"Isholdyenca Menggapai Uluran Tangan (--) Lalu Berdiri"

"Luna pun Menggapai Uluran Tangan Di Saat Bersamaan Lalu Berdiri"

"Setelah Selesai Membantu Isholdyenca Dan Luna Untuk Berdiri, (--) Membacakan Mantra Magis Untuk Menciptakan Illusionic Field's"

" Please, Goddess of Light, Open the Dimension for me ! "

"(--) Menghayati Dan Berkonsentrasi"

"Illusionic Field's Tercipta"

'Bukankah Lebih Baik Kita Menggunakan Magis Furyügeru Field's ?' Tanya Luna

'Enggak, Illusionic Field's Ini Seperti Nya Lebih Efektif' Jawab (--)

"Isholdyenca Menghela Nafas"

'Lagi Dan Lagi Kamu Belum Berubah yah Pearl'

'Kamu Harus Tau Yang Luna Tanyakan Ini Benar, Gunain Illusionic Field's Untuk Berteleportasi Adalah Cara Yang Tidak Efektif Dan Terlalu Membuang Banyak Energi Kita Sendiri'

"Pearl Membaca Mantra Untuk Menutup Illusionic Field's Sebelum Isholdyenca Menasehati Dirinya Lebih Panjang"

"Illusionic Field's Menghilang"

'Hump Maaf...'

"Isholdyenca Membacakan Mantra Magis Untuk Menggunakan Furyügeru Field's"

"Dalam Hitungan Sekejap Mata"

"Isholdyenca - Pearl Dan Luna Menghilang Dari Tempatnya Berada Meninggalkan Secercah Cahaya"

~|Berlanjut|~

-!! PERINGATAN !!-

Karya ini bersifat khayalan semata, Keseluruhan Cerita ini Menggunakan Chat Dialog.

Jika Ada Nama Tokoh Maupun Dialog Atau Chat Dialog yang Kurang Sesuai Seperti Memiliki Kesamaan Dan Lain Sebagainya, Aku Mohon untuk di maafkan karena cerita ini di kembangkan oleh satu orang.

×Pembaca Di perbolehkan untuk Mengkritik dan mengasih saran secara halus×

×Aku akan selalu memperbaiki cerita ini agar lebih di minati serta di nikmati×

Kontak Penulis: geminator twoside {Instagram}

Episodes
1 Awal Mula
2 Magis Terlarang
3 [Masa Lalu Lebiya] - [Bela Diri Magis]
4 (Masa Lalu Lebiya) × {Gadis Misterius}
5 Bela Diri Magis
6 Gadis Misterius
7 Kehancuran Desa Anturnm
8 Kemunculan Dewi
9 Krisis Perjuangan
10 Penemuan Benda Berharga Di Dalam Goa
11 Pengasuh Cemerlang Veni
12 Teknologi Terbaru Untuk Medan Perang
13 Rencana Berujung Sia-Sia
14 Pesan Author Untuk Pembaca
15 Evakuasi Darurat
16 Rencana Tidak Di Ketahui
17 Menuai Keberhasilan
18 Ketenangan Di Desa Anturnm
19 Saling Berbagi Cerita
20 Masa Lalu Gurfeda
21 Pesan Author untuk pembaca
22 Tindakan Tidak Terpuji
23 Ketenangan Di Desa MoonTales
24 Jalan Kebenaran
25 Masa Lalu Aiko
26 Masa lalu Aiko
27 Masa Lalu Aiko
28 Masa Lalu Aiko
29 Masa Lalu Aiko
30 Masa Lalu Aiko
31 Masa Lalu Aiko
32 Masa Lalu Aiko
33 Takdir Berkabut
34 Keindahan Sang Rembulan
35 Pemulihan Dan Pelatihan Intens
36 Mimpi buruk tidak berujung
37 Mahkota Yang Menghilang
38 Mengukir Kenangan
39 Mencekam
40 Meredupnya Sang Cahaya
41 Takdir Jiwa Terikat Kegelapan
42 Realita & Illusi
43 New World
44 Anti ∞ Hero
45 Cinta Dalam Bayangan
46 Masa Lalu Ayumi
47 Masa Lalu Ayumi
48 Masa Lalu Ayumi
49 Masa Lalu Ayumi
50 Masa Lalu Ayumi
51 Masa Lalu Ayumi
52 Masa Lalu Ayumi
53 Masa Lalu Ayumi
54 [Masa Lalu] Perang Illahi Pertama Bagian Arianna
55 [Masa Lalu] Perang Illahi Pertama Bagian Aiko
56 [Masa Lalu] Perang Illahi Pertama Bagian Flaura
57 [Masa Lalu] Perang Illahi Pertama Bagian Calestien
58 Apakah ini sebuah takdir ?
59 Jejak air mata berlinang di jalan setapak
60 Kiasan Masa Depan
Episodes

Updated 60 Episodes

1
Awal Mula
2
Magis Terlarang
3
[Masa Lalu Lebiya] - [Bela Diri Magis]
4
(Masa Lalu Lebiya) × {Gadis Misterius}
5
Bela Diri Magis
6
Gadis Misterius
7
Kehancuran Desa Anturnm
8
Kemunculan Dewi
9
Krisis Perjuangan
10
Penemuan Benda Berharga Di Dalam Goa
11
Pengasuh Cemerlang Veni
12
Teknologi Terbaru Untuk Medan Perang
13
Rencana Berujung Sia-Sia
14
Pesan Author Untuk Pembaca
15
Evakuasi Darurat
16
Rencana Tidak Di Ketahui
17
Menuai Keberhasilan
18
Ketenangan Di Desa Anturnm
19
Saling Berbagi Cerita
20
Masa Lalu Gurfeda
21
Pesan Author untuk pembaca
22
Tindakan Tidak Terpuji
23
Ketenangan Di Desa MoonTales
24
Jalan Kebenaran
25
Masa Lalu Aiko
26
Masa lalu Aiko
27
Masa Lalu Aiko
28
Masa Lalu Aiko
29
Masa Lalu Aiko
30
Masa Lalu Aiko
31
Masa Lalu Aiko
32
Masa Lalu Aiko
33
Takdir Berkabut
34
Keindahan Sang Rembulan
35
Pemulihan Dan Pelatihan Intens
36
Mimpi buruk tidak berujung
37
Mahkota Yang Menghilang
38
Mengukir Kenangan
39
Mencekam
40
Meredupnya Sang Cahaya
41
Takdir Jiwa Terikat Kegelapan
42
Realita & Illusi
43
New World
44
Anti ∞ Hero
45
Cinta Dalam Bayangan
46
Masa Lalu Ayumi
47
Masa Lalu Ayumi
48
Masa Lalu Ayumi
49
Masa Lalu Ayumi
50
Masa Lalu Ayumi
51
Masa Lalu Ayumi
52
Masa Lalu Ayumi
53
Masa Lalu Ayumi
54
[Masa Lalu] Perang Illahi Pertama Bagian Arianna
55
[Masa Lalu] Perang Illahi Pertama Bagian Aiko
56
[Masa Lalu] Perang Illahi Pertama Bagian Flaura
57
[Masa Lalu] Perang Illahi Pertama Bagian Calestien
58
Apakah ini sebuah takdir ?
59
Jejak air mata berlinang di jalan setapak
60
Kiasan Masa Depan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!