Hari ini aku memutuskan untuk pergi ke taman kota,sudah lama aku tidak mengunjungi tempat tersebut.Kebetulan hari ini toko sedang tutup karena hari ini libur nasional.Aku mengemas barang barang yang aku butuhkan karena aku memutuskan untuk menghabiskan waktu libur ini ditaman.
Aku juga membawa beberapa alat gambar dan buku,serta beberapa cemilan.
Aku melihat lihat tempat yang cocok untukku beristirahat di taman ini.Tiba tiba pikiranku tertuju ke pohon yang besar di dekat kolam ikan,jadi aku memutuskan untuk beristirahat disana.
Aku melebarkan tikar dan meletakkan barang-barang ku disini.Disini udaranya sangat sejuk karena di tempat ini terdapat pohon pohon yang besar nan rindang serta kolam ikan dan bunga yang sangat indah tepat di depanku.
Aku jadi teringat kepada Rendy,dialah yang membawa ku ke tempat ini, sebelum aku pertama kali mengunjungi taman ini aku tidak sempat mengunjungi kolam ikan ini.Rendy juga mengenalkan beberapa tempat tempat yang indah di taman ini.Aku mengeluarkan alat lukis yang sudah kubawa tadi dan mulai melukis pemandangan yang ada di depanku saat ini.
"heii thes sendiri aja ya?"ucap seseorang yang tiba tiba berbicara denganku dari belakang.
Aku sedikit terkejut,akupun melirik ke belakang siapa yang mengajakku berbicara, ternyata dia Satrya yang datang entah dari mana mengetahui aku disini.
"ehh sat,kamu disini juga?"tanyaku
"Iyah, aku tadi mau lihat lihat ikan di kolam ini.eh ngak sengaja lihat kamu disini lagi ngelukis."jawab Satrya
"owhh gitu yah."ucapku singkat
"Iyah, ngomong ngomong kamu disini sendiri aja ya?"tanya Satrya
"Iyah aku disini sendiri aja."ucapku
"owh gitu,yaudah aku temenin aja boleh kan?"ucap Satrya yang tiba tiba duduk di sampingku
"Iyah boleh."ucapku singkat
"btw ternyata kamu hebat ngelukis juga ya thes,lukisan kamu bagus banget."ucap Satrya
"ngak terlalu juga,aku juga sebenarnya masih pemula."ucapku
"tapi lukisan kamu yang ini bagus banget."ucap satrya
"makasih ya,btw kamu mau coba lukis juga ngak?"tanyaku
"boleh , sebenarnya aku juga hobi ngelukis."ucap Satrya yang mengambil alat lukis dan meletakkan ke depannya.
"owh gitu,kamu mau ngelukis apa?"tanyaku
"ada sesuatu,tapi aku minta kamu jangan liat aku ngelukis dulu,kamu bisa baca buku kamu kamu bawa tuh."jawab Satrya
"loh kenapa emangnya,kamu malu ya?".ucapku tertawa melihat tingkah Satrya
"aku ngak malu,aku mau kasih kamu suprise aja."ucap Satrya
"owhh gitu,yaudah Iyah kamu fokus ngelukis aja,aku mau pergi beli sesuatu didepan sana."ucapku
"beli apa thes,mau ditemanin ngak?"tanya Satrya
"ngak usah,aku sebentar aja kok cuman beli Aqua aja soalnya aku lupa bawa tadi."ucapku
"owhh yaudah,hati hati ya."ucap Satrya
"Iyah,yaudah lanjutin ngelukis nya."ucapku
Aku berjalan tidak jauh dari dekat taman untuk membeli Aqua,karena ini toko satu satunya yang menjual berbagai makanan serta cemilan disini.
Setelah membeli Aqua aku bergegas pergi.
"Thes,thesaa"
Aku menoleh ke belakang melihat siapa orang yang memanggilku barusan,aku melihat Kanan dan kiri tetapi orang yang memanggilku tadi tidak terlihat,jadi aku memutuskan untuk pergi dari tempat ini
"Thes,thesa"ucap seorang pria yang tidak aku kenali siapa, tetapi suaranya sangat familiar suara itu sangat mirip dengan suara Rendy
"yaampun thes kamu disini juga,capek Banget tau lari ngejar kamu kesini."ucap Rendy yang ngosngosan berlari dari arah belakang.
"kamu emang dari mana sih,aku perhatiin tadi ngak ada,eh tiba tiba nimbrung gitu aja."ucapku bingung
"Aku habis dari ujung taman sana,disana tempat tempatnya bagus banget."ucap Rendy
"owhh gitu,yaudah aku pergi dulu yah."ucapku singkat
"buru buru amat,kamu mau pulang yah.Yaudah kita sama aja aku antarin kamu pulang."ucap Rendy
"Aku masih disini kok,aku mau ke tempat dekat kolam ikan itu,ohiyah Satrya juga lagi disitu juga kamu mau ikut ngak?"tanya ku
"Satrya?kamu kesini bareng Satrya?"tanya Rendy
"ngak bareng,dia ngak sengaja liat aku di dekat kolam lagi ngelukis jadi dia samperin aku."ucapku
"owhh gitu,yaudah aku ikut kamu kesana."ucap Rendy
"yaudah yok."ucapku
"sat,kamu belum siap juga yah ngelukis nya?"tanyaku
"Iyah thes belum selesai,lohh Ren kamu disini juga?"tanya Satrya
"Iyah tadi ngak sengaja ketemu sama thesa,jadi ikut dia deh kesini."ucap Rendy
"yaudah sat kamu lanjutin ngelukisnya."ucapku
"Iyah thes."ucap Satrya
Aku dan Rendy duduk di depan Satrya,agar aku tidak bisa melihat apa yang lagi dilukisnya, jadi kami duduk menghadap depan sambil melihat kolam ikan yang ada didepan kami.
"Thes,kesana yok jalan jalan lihat bunga mawar yang lagi mekar disana."ucap Rendy yang mengajakku pergi melihat taman mawar.
"yok aku juga mau lihat lihat bunga disana."ucapku
"sat,kami pergi ke taman bunga mawar yang didepan dulu ya,kamu nggakpapa kan?"tanyaku kepada Satrya
"owhh Iyah ngakpapa kok thes."ucap Satrya
Aku dan Rendy berjalan jalan melihat bunga mawar yang sangat banyak ditanam disini,warna bunga mawar disini juga tidak hanya satu tetapi ada 5 varian mawar yang warnanya berbeda benar benar sangat indah.
"Wah Ren,aku belum pernah sebelumnya lihat bunga mawar sebanyak dan seindah ini."ucapku
"Iyah mawar disini bagus banget."ucap Rendy yang juga kagum melihat taman mawar yang berbagai macam warna ini
"thes kamu coba berdiri di dekat bunga mawar yang merah itu deh biar aku fotoin."ucap Rendy
"disini yah?"tanyaku
"Iyah disitu,kamu duduk sambil liatin bunga mawarnya biar aku fotoin."ucap Rendy
"okehh."ucapku singkat
"ganti tempat yang lain thes,didekat mawar yang putih kayaknya bagus deh."ucap Rendy
"disini yah?"tanyaku
"Iyah,Iyah disitu bagus banget."ucap Rendy
Aku ingin memegang salah satu bunga mawar yang ada di sampingku, tetapi aku tidak sengaja memegang duri bunga mawar ini,yang membuat tanganku terluka.
"aduuh,bentar ren tangan aku kena tusuk duri mawar".ucapku
"Sini aku lihat dulu thes."ucap Rendy yang melihat jari tanganku
"ngak terlalu parah kok ren,cuman berdarah dikit aja.'ucapku
"kebetulan aku bawa plester kok sini aku pasang biar darahnya ngak keluar lagi."ucap Rendy
"Makasih ya ren."ucapku
"Iyah sama sama."ucap Rendy
Aku dan Rendy berjalan jalan melihat bunga mawar dan ikan hias yang ada dikolam.
"thes ada ulat bulu nempel di belakang blakng baju kamu."ucap Rendy
aku menjerit berlari terkejut menjauh dari dekat bunga sembari mengibaskan tanganku ke blakang bajuku.
"ahahaa aku becanda kok thes."ucap Rendy tertawa
"Serius,kamu ngak becanda kan."ucapku sambil berusaha melihat pundakku.
"Iyah serius,ahahaa takut amat sih."ucap Rendy
"ya abis nya sih muka kamu serius banget ngomongnya."ucapku
"maaf maaf udah buat kamu takut kek gitu."ucap Rendy
Aku dan Rendy pergi kembali ke kolam untuk melihat ikan hias,ternyata dari tadi Satrya melihat kami.Aku juga lupa kalau Satrya sedang melukis disana.
"Ren aku minum dulu kesana ya haus banget soalnya,kamu ngak haus?"tanyaku
"aku ngak haus kok,aku masih mau fotoin pemandangan disini dulu,kamu duluan aja nanti aku nyusul."ucap Rendy
"owhh gitu yaudah aku duluan ya."ucapku
"Iyah thes."ucap Rendy
"sat kamu udah siap ngekukis ya?"tanyaku
"udah,aku nungguin kamu dari tadi disini soalnya aku mau pulang,aku takut ganggu kamu sama Rendy tadi jadi aku mutusin buat nunggu kamu aja disini."ucap Satrya.
"loh kamu buru buru amat,ada urusan yah."ucapku sedikit bingung
"ngak ada urusan apa -apa kok,aku takut aja ganggu kamu sama Rendy."ucap Satrya
"ganggu?maksud kamu apasih sat?"tanyaku bingung
"Aku dari tadi liatin kamu sama Rendy dari sini.kamu dekat banget yah sama Rendy,kayaknya dugaan aku selama ini benar thes."ucap Satrya
"hahh?maksud kamu apasih sat,aku ngak paham apa maksud kamu.Aku sama Rendy itu cuman temanan doang."ucapku
"udah ngak usah bohong lagi thes,mana ada cewek sama cowok temanan se akrab itu tanpa melibatkan perasaan."ucap Satrya
"Aku ngak bohong sat,aku sama Rendy cuman temenan doang kami nggak punya hubungan seperti yang kamu pikirin."ucapku
"eii thess."ucap Rendy yang tiba tiba datang
"loh kok pada hening kayak gini,ada apa?"tanya Rendy yang kebingungan melihat aku dan Satrya tidak berbicara setelah kehadirannya
"ngak ada apa kok Ren,kamu udah selesai fotoin pemandangan nya yah?"ucapku mengalihkan pembicaraan
"udah makanya aku datang kesini."ucap Rendy
"yaudah aku pulang dulu,takut ngeganggu kalian disini."ucap Satrya
"owhh gitu,yaudah hati hati bro."ucap Rendy
"Sat,kamu kenapa sih tiba tiba aneh banget kamu ngak ngenganggu sama sekali kok."ucapku
Satrya melihatku dengan tatapan yang tajam
"Thes kamu ngak usah bohong lagi,bilang aja kamu punya hubungan sesuatu sama Rendy udah ngak usah ngelak lagi."ucap Satrya
"Aku ngak punya hubungan sama Rendy sat,kita itu cuman temenan doang."ucapku
"Lo kenapa sih sat,kalo Lo mau pergi yaudah pergi aja ngak usah desak desak thesa buat jujur sama Lo,emang lo siapa nya dia."ucap Rendy marah
Satrya terus melihatku dengan tatapan yang marah,aku benar benar bingung kenapa dia bersikap sangat marah sekarang.
"Aku bodoh banget yah,aku pikir selama ini kamu punya perasaan sama aku thes ternyata aku salah."ucap Satrya
"kamu salah paham sat,aku sama Rendy cuman temenan aja."ucapku
Tiba tiba Rendy menarik pergelangan tanganku ke dekat nya.
"emang kenapa kalo kami punya hubungan,jangan bilang Lo suka sama thesa."ucap Rendy marah
Aku melepas pergelangan tanganku dari tangan Rendy
"Iyah gua suka sama thesa."ucap Satrya
"udah cukup kalian ngak usah berdebat disini."ucapku menghentikan perdebatan Rendy dan Satrya
"Rend,Lo kenapa sih kita kan ngak ada hubungan sama sekali kita cuman temanan."ucapku
"Tapi thes,aku sayang sama kamu aku cinta sama kamu thes.jangan bilang orang yang lu suka selama ini Satrya thes."ucap Rendy marah
Aku benar benar tidak tahu harus mengatakan apa sekarang,aku takut mengecewakan Rendy tetapi dilain sisi aku takut Satrya salah paham kepadaku.
"thes,ngomong jangan diam aja.Jangan bilang kalau kamu sebenarnya suka sama Satrya."ucap Rendy
"thes ngak udah takut,bicara aja yang sejujurnya biar ngak ada yang salah paham lagi."ucap Satrya
"Rend aku minta maaf ke kamu, sebenarnya seseorang yang aku suka itu benar Satrya orangnya."
Aku menunduk,aku benar benar tidak bisa berbohong mengenai perasaanku sekaran,aku juga takut kehilangan sosok teman sebaik Rendy.
Rendy melihatku dengan tatapan yang tidak aku mengerti dia seperti ingin menangis.
"Kenapa harus dia sih thes,kamu ngak bisa lihat aku sekali aja."ucap Rendy menangis
Tibatiba Rendy menarik pergelangan tanganku.
"thes pliss sekali aja Lo lihat ke gua thes."ucap Rendy
"lepasin tangan dia,Lo ngak berhak buat narik narik dia kek gitu."ucap Satrya yang melepaskan tanganku dari Rendy
"maaf ren aku ngak bisa maafin aku."ucapku
Tanpa mengatakan kata apapun Rendy pergi begitu saja meninggalkan aku dan Satrya
"thes tangan kamu ngakpapa kan,ada yang sakit ngak?"tanya Satrya
"aku ngakpapa kok sat."
"thes aku ngak salah dengar kan tadi?"tanya Satrya
"Iyah sat, sebenarnya aku suka sama kamu tapi aku takut kalau kamu cuman pura pura suka sama aku jadi aku ngak kasih tau sama kamu."ucapku
Satrya tiba tiba memelukku
"makasih thes kamu udah mau jujur tadi,aku pikir kamu suka sama Rendy,kamu ngak perlu takut aku benar benar sayang sama kamu,aku tulus cinta sama kamu."
Aku terdiam dipelukan Satrya,aku benar benar tidak tau harus berkata apa lagi,aku melepas pelukan Satrya.
"Thes kamu mau kan jadi pacar aku,aku janji aku bakal jagain kamu."ucap Satrya
Aku terdiam sejenak di depan Satrya,aku benar benar bingung aku menyukai Satrya tetapi aku tidak ingin mempunyai hubungan dengan dia.Ada hal yang aneh dihatiku setiap kali aku bersamanya.
"maaf sat,aku ngak bisa jawab sekarang."ucapku
"Iyah ngakpapa kok,aku bakal tunggu jawaban dari kamu sampai kamu benar benar yakin sama perasaan kamu,aku ngak bakal paksa kamu buat jawab sekarang ngak usah khawatir." ucap Satrya
"Iyah makasih sat."ucapku singkat
"yaudah ini udah sore,aku anterin kamu pulang ya,soal lukisan ini aku bakal bawa pulang dulu soalnya baru selesai setengah kalau udah siap aku bakal kasih kekamu."ucap Satrya
"Iyah sat."ucapku singkat
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 40 Episodes
Comments