08.Tanpa harapan

Pagi ini Rendy tiba-tiba menelpon ku,dia mengatakan kalau dia sudah bisa bekerja lagi, setidaknya mulai sekarang aku tidak bekerja sendiri lagi karena Rendy sudah masuk hari ini jadi aku sedikit lega.Aku bersiapsiap mandi dan mengganti pakaianku dan sarapan sebelum pergi bekerja, setelah selesai makan akupum pergi bekerja.

"pagi thes gimana kabar kamu."sapa Rendy yang sudah datang lebih dulu ke toko

"aku baik,gimana keadaan kamu udah mendingan belum?"tanyaku

"udah aku dah mendingan kok".jawab Rendy

"syukurlah kalo gitu". ucapku singkat

" ngomong ngomong Kamu pasti bosan kerja disini karena ngak aku ngak ada kan hahah."ucap Rendy yang tiba tiba membuat lelucon

"Iyah sih sebentar aja kok bosannya."ledekku

"alahh sebentar bilang aja lama."ucap Rendy

"Iyah deh kamu menang,yaudah kerja yok."ucapku mengakhiri percakapan

Ketika aku sedang merapikan buku yang berantakan,Satrya datang untuk membeli beberapa buku.Akhir akhir ini dia sangat sering datang ke toko ini.Dia berjalan ke arahku aku pikir dia akan menanyakan sebuah buku kepadaku ternyata tidak dia terus berjalan lurus ke lantai kedua.

bodohnya aku lagian ngapain sih ngarepin dia nanyain sesuatu kepadaku gumanku dan tetap aku tetap melanjutkan menyusun buku buku yang berantakan ini.

"thes bantuin aku ngeberesin buku di lantai dua yok soalnya aku masih mau ngangkatin buku yang rusak ke gudang."ucap Rendy

"Iyah bentar aku selesaiin ngeberesin buku ini,nanti aku nyusul kamu kesana."jawabku

"yaudah jangan lama lama yah."ucap Rendy

......................

Setelah selesai merapikan buku di lantai satu aku pergi ke lantai dua untuk membantu Rendy merapikan buku.

Ternyata Satrya masih duduk disini membaca sebuah buku.seperti nya dia anak yang juga menyukai hal yang berbau buku dan novel gumanku.

***

Setelah selesai merapikan buku,aku duduk sebentar beristirahat aku juga mengambil sebuah novel untuk kubaca.Tiba tiba Satrya datang dan duduk disampingku.

"kamu suka baca novel yah?".tanya Satrya

"Iyah aku suka."jawabku singkat entah kenapa aku merasa sangat gugup berada dekat dengannya jantungku berdegup kencang

"owh gitu."ucapnya singkat dan melanjutkan membaca buku

Aku sangat bingung kenapa dia tibatiba pindah ke duduk kesampingku dia benar benar aneh gumanku

"ngomong ngomong kamu kenapa pindah kesini yah?"tanyaku penasaran

"ngakpapa cuman mau duduk disini aja biar ada teman aja."jawabnya

"owhh gitu yaudah kalo gitu aku pergi dulu soalnya ada buku yang mau aku susun lagi."ucapku

"owh gitu Iyah."jawabnya singkat yang kembali membaca buku

Aku turun kembali ke lantai satu.dia sangat aneh dia bisa bersikap sangat dingin tapi dilain sisi dia juga bisa bersikap seolah aku yang dikenalinya gumanku.

Tapi entah kenapa aku seperti tertarik kepadanya dia diwaktu dia membantuku kemarin.Dia juga memiliki mata yang sangat indah gumanku.

"thes kamu udah selesai beresin buku dilantai dua belum."tanya Rendy yang datang menghampiriku

"udah selesai kok."jawabku singkat

"yaudah sarapan dulu yuk,kamu emang ngak lapar ya ini udah jam12 loh."ucap Rendy

"iyah sarapan dulu yuk."jawabku

Ketika aku dan Rendy ingin pergi keluar makan,tiba tiba Satrya datang dan memanggilku.

"thes kamu mau makan siang ya,aku boleh makan bareng sama kalian ngak?" tanya Satrya

Aku sedikit terkejut melihat satrya yang tiba tiba datang dan ingin makan bersama dengan aku dan Rendy.Rendy juga sedikit bingung karena Rendy tau kalau aku tidak mempunyai teman di kota ini selain Kiara.

"Iyah boleh kok."jawabku sedikit gugup

"makasih yah."ucap Satrya singkat

kami pergi ke warung makan yang berada dekat dengan toko ini.

"thes kamu mau makan apa?"tanya Rendy

"Aku Nasi sama ayam goreng aja Ren,kamu pesan apa sat?"tanyaku

"sama aku juga pesan nasi sama ayam goreng aja."ucap Satrya

Aku melihat wajah Rendy yang sangat bingung melihat Aku dan Satrya memesan makanan yang sama.

"yaudah bentar aku pesanin."ucap Rendy yang pergi ke depan untuk memesan

"ngomong ngomong kok kamu tiba tiba banget mau makan bareng sama kita kan kita baru kenal."tanyaku yang sangat canggung berbicara dengannya

"Ngakpapa kok aku cuman mau makan bareng aja sama kalian,ngak masalah kan aku makan bareng sama kalian?lagi pula kamu gausah takut aku orang baik baik kok."

***

Setelah kami selesai makan aku dan Rendy kembali ke toko sedangkan Satrya sudah langsung pergi setelah kami selesai makan.

Aku sedikit heran melihatnya dia sepertinya bukan orang yang berasal dari kalangan biasa tetapi dia mau makan bersama kami di warung makan yang sederhana.

"Thes yang tadi itu siapa kamu?"tanya Rendy

"bukan siapa siapa,dia itu orang yang nabrak aku kemarin kamu masih ingat ngak"?jawabku

"pria misterius yang kamu bilang itu yah"?ucap Rendy yang sedikit kaget

"Iyah dia orangya,kemarin dia juga bantuin aku ngangkat buku waktu kamu ngak datang jadi kami kenalan kemarin."ucapku

"owhh gitu,kirain dia pacar kamu".ledek Rendy

"ngak lagian kamu tahu sendiri aku ngak punya teman di kota ini selain kamu sama Kiara."jawabku

"iya juga sih,tapi aneh aja dia tiba tiba mau makan bareng kita di warung makan kecil soalnya kalo aku perhatiin dia kayaknya orang berada."ucap Rendy

"nah kamu kepikiran kesitu juga yah,aku juga berpikir seperti itu karena kemarin itu aku lihat dia beli buku tapi dia kayak punya pengawal gitu."ucapku

"Pengawal?? Hahah emang dia pangeran di kawal kawal."jawab Rendy yang tertawa

"ihh benaran aku ngak bohong tapi ngak tau juga sih itu pengawalnya atau pamannya."ucapku

"Dahlah ke atas yuk baca buku,ada buku yang mau aku kasih lihat sama kamu."ucap Rendy

***

Malam ini aku ingin pergi ke swalayan untuk membeli beberapa bahan makanan.Aku juga membeli sabun dan shampo.

Disaat aku membayar belanjaan ku dan pergi pulang aku melihat Satrya turun dari mobil bersama seorang gadis yang sepertinya seusiaku mereka juga ditemani 2 orang pria yang sama waktu Satrya ke toko buku.

Entah kenapa aku merasa kecewa melihat Satrya bersama gadis itu aku berpikir bahwa satrya tidak memiliki hubungan ternyata aku salah,dia sudah memiliki kekasih.

Aku tidak sadar aku terus berdiri disini melihat mereka berdua berjalan kearah toko baju didekat swalayan ini.Tiba tiba pandangan kami bertemu Satrya melihatku sedang memerhatikan mereka.Akupun langsung berpura pura melihat barang belanjaannku dan bergegas pergi.

 Bodohnya aku yang sempat menyukai nya, ternyata dia sudah mempunyai kekasih tapi dilain sisi aku juga tidak mengetahui apakah gadis itu pacar nya atau saudaranya karena tadi aku memerhatikan mereka tidak seperti sepasang kekasih tapi sudahlah buat apa aku berharap kepada orang yang baru aku kenal gumanku dan pergi untuk menyimpan barang yang ku beli tadi dan pergi tidur.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!